PAMEKASAN, RadarMadura.id – Menjelang akhir 2023, Polres Pamekasan membeberkan hasil pengungkapan kasus. Salah satunya, pengungkapan kasus penyalahgunaan narkoba hingga kecelakaan lalu lintas (laka lantas).
Kapolres Pamekasan AKBP Jazuli Dani Iriawan mengatakan, sepanjang 2023 institusinya berhasil menyelesaikan penanganan berbagai kasus kejahatan. ”Kami berupaya semaksimal mungkin untuk mengungkapnya,”ujarnya.
Perwira menengah (Pamen) dengan pangkat dua melati di pundaknya itu memaparkan, sepanjang tahun 2023 ada tiga kasus yang paling menonjol. Di antaranya, curanmor, penyalahgunaan narkoba, dan Pembunuhan. ”Ketiga kasus itu perlu diwaspadai dan menjadi atensi kami. Polres Pamekasan komitmen menjaga ketertiban dan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas),” tegasnya.
Dani memaparkan, angka kasus kejahatan pada 2023 menurun jika dibandingkan pada 2022 (lihat grafis). ”Pada 2023, kami berhasil menyelesaikan 535 kasus. Sedangkan pada 2022 sebanyak 610 perkara. Penyelesaian kasus perlu ditingkatkan,” akunya.
Ditambahkan, secara kuantitatif, kasus kejahatan tersebut mengalami penurunan. Namun, masih menyisakan beberapa pekerjaan rumah (PR). ”Ke depan, semoga saja terus membaik dan ada penurunan. Sehingga, tercipta kamtibmas seperti yang diinginkan kita bersama,” paparnya.
Dani menuturkan, untuk kasus penyalahgunaan narkoba pada 2023 juga mengalami penurunan (lihat grafis). ”Begitu juga dengan jumlah tersangka yang mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya,” ujarnya.
Menurutnya, barang bukti (BB) kasus penyalahgunaan narkoba juga meningkat. Sebab, BB narkoba jenis ganja mengalami peningkatan signifikan dibanding dengan tahun sebelumnya. ”Ganja mulai mengotori Kota Gerbang Salam,” terangnya.
Baca Juga: Kopri Pamekasan Desak Polisi Tuntaskan Pengusutan Kasus Asusila
Dijelaskan, narkoba merupakan ancaman yang paling berbahaya bagi masa depan generasi muda. Sebab, dapat merusak keluarga, pendidikan, dan karier. ”Mari sama-sama saling menjaga untuk menghindari narkoba yang dapat mengancam masa depan anak cucu kita nanti,” ujarnya.
Dani menambahkan, kasus laka lantas pada tahun ini juga perlu mendapatkan perhatian khusus. Sebab, mengalami peningkatan sekitar 4,34 persen. ”Salah satu pemicunya karena kurang hati-hati saat berkendara. Mari jaga keselamatan, jangan kebut-kebutan. Sebab, laka lantas merugikan diri sendiri dan orang lain,” ingatnya.
Selain itu, institusinya memperketat pengamanan balap liar (bali) yang masih marak terjadi di beberapa titik. Sebanyak 50 knalpot brong milik warga yang terlibat bali telah diamankan jajarannya. ”Ke depan, mudah-mudahan kamtibmas Pamekasan dapat terus terjaga dengan baik dan lebih baik dari tahun sebelumnya,” harapnya. (bai/yan)
Editor : Fatmasari Margaretta