PAMEKASAN, RadarMadura.id – Sejak Senin (18/12), Jazuli Dani Iriawan menjabat Kapolres Pamekasan. Hal itu, berdasar surat telegram Kapolri Nomor: ST/2750/XII/KEP/2023 tanggal 7 Desember lalu. Mantan Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda Jatim itu menggantikan AKBP Satria Permana yang kini dipercaya menjadi Kapolres Magetan.
Setelah cukup intens merajut komunikasi, Jawa Pos Radar Madura (JPRM) berkesempatan bersilaturahmi dengan Jazuli Dani Iriawan. Saat disambangi di ruang kerjanya, dia menyambut koran ini dengan ramah. Setelah mempersilakan JPRM duduk, kami pun saling memperkenalkan diri.
Jazuli Dani Iriawan menuturkan, sejak kecil memang tertarik menjadi anggota polisi. Hal itu sangat wajar. Apalagi, ayahandanya kebetulan juga berprofesi sebagai anggota Polri. ”Sejak kecil hidup di lingkungan Polri. Karena itu, sejak kecil sudah bercita-cita menjadi anggota Polri,” katanya.
Menurut dia, banyak ilmu dan pengalaman yang diperoleh sejak menjadi anggota Polri. Kepercayaan pimpinan dan pengalaman penugasan membuatnya semakin mantap mengabdi kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). ”Di mana pun saya bertugas, harus sigap dan cepat beradaptasi dengan lingkungan kerja. Termasuk dengan semua anggota,” ujarnya.
Pria kelahiran Jakarta itu mengungkapkan, selain mewujudkan cita-cita, salah satu alasan menjadi anggota Polri adalah karena ingin membahagiakan kedua orang tuanya. Dia bersyukur diterima dan lulus dari akademi kepolisian (akpol) dengan menyandang pangkat inspektur polisi dua (ipda) atau langsung menjadi perwira pertama (pama).
”Saya ingin membuktikan kepada kedua orang tua dan alhamdulillah berhasil. Sebab, ayahanda saya dulu saat menjadi anggota Polri, pangkat pertamanya adalah tamtama. Apa yang saya peroleh sampai hari ini, semuanya berkat perjuangan dan doa orang tua,” ulasnya.
Saat bekerja, ada beberapa prinsip yang dipegang teguh pria kelahiran Jakarta itu. Salah satunya, harus menjadi orang yang bertanggung jawab. ”Sehingga, bisa memberikan manfaat bagi orang lain. Itu pesan orang tua saya,” papar pria berusia 41 tahun itu.
Alumnus Akpol 2004 itu menerangkan, begitu dipercaya menjadi Kapolres Pamekasan, dia komitmen menjadikan Kota Gerbang Salam sebagai kawasan yang aman, damai, bersahabat, dan sejahtera. ”Hal itu sebagaimana harapan para tokoh dan masyarakat,” ungkap pria yang akrab disapa Dani itu.
Mantan Kabagbinopsnal Ditresnarkoba Polda Jatim itu menegaskan, dirinya datang ke Pulau Garam, dalam hal ini bertugas sebagai Kapolres Pamekasan, dilatarbelakangi dengan niat yang ikhlas. Dia komitmen menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.
”Kami akan memberikan pengabdian yang terbaik untuk Pamekasan. Dengan bantuan anggota, kami bertekad memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Pamekasan harus lebih baik dan aman,” tandas pria berbadan tegap yang pernah menjabat Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Jatim itu. (bai/yan)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Hera Marylia Damayanti