PAMEKASAN, RadarMadura.id – Sebagaimana organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya, dinas kepemudaan dan olahraga (disporapar) juga memiliki anggaran perjalanan dinas (Perdin).
Anggaran tersebut terdata dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) Pamekasan dan nilainya mencapai ratusan juta.
Kepala Disporapar Pamekasan Kusairi mengatakan, institusinya memang memiliki anggaran perdin dalam setiap tahun. Anggaran tersebut dialokasikan untuk biaya perjalanan ke luar daerah. ”Setiap OPD juga memiliki anggaran perdin tersebut,” tuturnya.
Baca Juga: Simpel Banget, Tahun Depan Tebus Pupuk Subsidi Pakai KTP, Dewan: Tetap Kontrol Penyalurannya
Kusairi membenarkan, sebelum dilakukan pemangkasan, anggaran perdin di institusinya sebesar Rp 100 juta. Namun setelah dilakukan pemangkasan, nominalnya pun berubah. ”Pasca terjadi pemangkasan, menyusut menjadi Rp 30 juta pada tahun ini,” ujarnya.
Menurutnya, anggaran tersebut dialokasikan untuk membiayai perdin ke luar kota. Di antaranya, rapat koordinasi ke Malang, Surabaya, dan kota lain.
”Bergantung kebutuhan dan disesuaikan dengan acara yang harus kami hadiri. Berdasarkan surat yang masuk ke (institusi) kami,” ujarnya.
Dia menambahkan, pemangkasan anggaran tersebut dilakukan karena beberapa faktor. Di antaranya, anggaran yang dimiliki oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan defisit.
Baca Juga: Dukungan Mengalir Deras Makin Dorong Prabowo-Gibran Menang Satu Putaran
Kemudian, karena ada program yang harus diprioritaskan. ”Karena sudah di-refocusing, kami harus mematuhi aturan yang ada,” tandasnya.
Ketua Komisi IV DPRD Pamekasan Imam Hosairi mengatakan, anggaran yang dimiliki pemkab pada tahun ini memang minim. Karena itu, anggaran banyak yang dikurangi karena tidak terlalu urgen.
”Sepertinya anggaran yang dialokasikan pada OPD sudah lebih dari cukup. Saran kami, manfaatkan semaksimal mungkin,” pungkasnya. (bai/yan)
Editor : Fatmasari Margaretta