PAMEKASAN, RadarMadura.id – Pendapatan asli daerah (PAD) Gedung Olahraga (GOR) Nyalaran jauh melampaui target. Namun, dinas kepemudaan, olahraga dan pariwisata (disporapar) hanya mengajukan kenaikan 10 persen.
Kepala Bidang (Kabid) Olahraga dan Prestasi (Olgapres) Disporapar Pamekasan Apriyanto mengatakan, GOR Nyalaran dalam setahun ditargetkan PAD sebesar Rp 7.400.000. Sedangkan capaiannya sampai akhir November sebesar 158,7 persen. ”PAD yang sudah diperoleh dari GOR Nyalaran tersebut yakni RP 11.750.000,” ujarnya.
Menurutnya, capaian target PAD tersebut lantaran beberapa faktor. Antara lain, sosialisasi pada yang masif kepada masyarakat. Sehingga, banyak yang tertarik menggunakan fasilitas tersebut. ”Baik digunakan untuk penyelenggaraan event maupun latihan biasa,” ujarnya.
Agar tetap nyaman digunakan, pihaknya melakukan perbaikan beberapa sarana. Mulai dari portal parkir hingga musala sebagai sarana untuk ibadah. ”Sehingga, penyewa lebih nyaman jika fasilitasnya juga dibuat bagus,” ujarnya.
Institusinya sudah mengajukan kenaikan target PAD. Dari sebelumnya hanya Rp 7,4 juta menjadi Rp 9 juta. Target tersebut jauh lebih rendah dibandingkan capaian tahun ini. ”Kami usulkan untuk menaikkan target PAD menjadi Rp 8–9 juta,” ujarnya.
Ketua Komisi IV DPRD Pamekasan Imam Hosairi mengatakan, sudah selayaknya target PAD GOR Nyalaran tersebut dinaikkan. Namun jika hanya 10 persen, sepertinya terlalu sedikit dan dinas terkait kurang serius untuk menaikkannya.
”Capaiannya sudah seperti itu, tapi hanya dinaikkan 10 persen. Apalagi sudah di-support anggaran pemeliharaan, mesti dipertimbangkan lagi. Hasil PAD-nya juga untuk kemajuan Pamekasan nanti,” paparnya. (bai/han)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Hera Marylia Damayanti