PAMEKASAN, RadarMadura.id – Jumlah pengunjung Perpustakaan M. Tabrani Pamekasan menurun drastis. Pada 2022 tercatat ada 66.307 pengunjung. Sedangkan tahun ini hingga Jumat (14/12) hanya 39.721 pengunjung.
Pustakawan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Pamekasan Kusairi mengatakan, penurunan terjadi setelah pelayanan perpustakaan pindah ke Gedung Pemuda di Jalan Kabupaten, Kelurahan Bugih. ”Awal 2023 kita pindah ke Gedung Pemuda. Sejak saat itu kunjungan menurun,” katanya.
Kusairi mengatakan, awalnya dalam satu hari ada 200 hingga 300 pengunjung. Namun, saat ini hanya berkisar 100 hingga 150 pengunjung Perpustakaan M. Tabrani. Mayoritas dari kalangan mahasiswa.
Jumlah peminjaman buku dan pemanfaatan layanan internet gratis juga menurun. ”Tentu ini menjadi atensi bagi kami untuk kembali melahirkan ide-ide baru untuk itu,” kata Kusairi.
Dia mengaku, beberapa hal sudah dilakukan. Seperti halnya sosialisasi di media sosial, kunjungan secara langsung, dan pemberitaan di beberapa media. Bahkan, SSID di perpustakaan sudah diganti ke Gedung Pemuda, Jalan Kabupaten, Kelurahan Bugih.
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Pamekasan Ahmad Fauzi mengatakan, DPK harus terus berinovasi. Sehingga, ada daya tarik dari masyarakat untuk mengunjungi Perpustakaan M. Tabrani kembali.
”Harus ada gebrakan baru. Kalau hanya itu-itu saja, tidak ada perkembangan, ya percuma juga,” tukasnya. (ail/han)
Editor : Fatmasari Margaretta