Satpol PP Sosialisasikan Pencegahan Rokok Ilegal melalui Pamekasan Bersalawat dan Bermunajat
Fatmasari Margaretta• Kamis, 30 November 2023 | 21:14 WIB
SOSIALISASI: Plh Sekkab Pamekasan Akhmad Faisol (berdiri) menyampaikan sambutan sosialisasi rokok ilegal pada acara Pamekasan Bersalawat dan Bermunajat dalam rangka Hari Jadi Pamekasan, Rabu (29/11).
PAMEKASAN, RadarMadura.id – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pamekasan gencar melakukan upaya pemberantasan. Kegiatan yang dilakukan tidak hanya melalui operasi.
Namun, juga dilaksanakan dengan kegiatan religi. Seperti kegiatan Pamekasan Bersalawat dan Bermunajat dalam Rangka Hari Jadi Ke-493 Kabupaten Pamekasan.
Kegiatan yang dihadiri ribuan warga Pamekasan itu menampilkan grup salawat Riyadlul Jannah Madura. Serta beberapa kiai dan ulama asal Hadramaut, Yaman. Yakni, Syekh Sholeh Muhammad Al Faqir.
Kegiatan itu juga dihadiri anggota forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda). Serta dari Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean (TMPC) C Madura.
Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Pamekasan Akhmad Faisol menyatakan, kegiatan yang dilaksanakan diharapkan mampu memberikan spirit bagi seluruh warga. Dengan begitu, kenyamanan, keamanan, dan kondusivitas Bumi Gerbang Salam terus terjaga.
”Kita memohon agar Pamekasan ini aman, kondusif, tenteram, dan damai. Itu bisa kita capai dengan pendekatan spiritual. Memohon pertolongan dari Allah, dan syafaat Nabi Muhammad,” ucapnya,” mewakili Pj Bupati Pamekasan Masrukin.
Masyarakat wajib mematuhi peraturan perundang-undangan demi kepentingan bersama. Termasuk kepatuhan dalam undang-undang bea dan cukai.
Sebab, cukai dapat meningkatkan pendapatan pemerintah pusat. Dampaknya juga positif bagi pemkab. Itu karena bisa memperlancar pembangunan daerah.
”Kami berdoa, dan kami support para petani kita. Sebab, pendapatan daerah dari dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) itu luar biasa besar. Maka, kita harapkan mulai sekarang untuk berhenti mengonsumsi rokok ilegal,” pintanya.
Sebagai warga yang baik, kesadaran tentang cukai harus dipatuhi. Pemerintah melalui satpol PP dan KPPBC TMP C Madura berupaya memberikan edukasi.
”Kita sama-sama berupaya menjadi warga yang baik dengan mematuhi undang-undang,” tandasnya. (Di/jup)