PAMEKASAN, RadarMadura.id – Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Pamekasan kecipratan anggaran ratusan juta merehabilitasi Gedung Olahraga (GOR) M. Tabrani. Yakni, program pavingisasi dan rehab gedung. Namun, proyek konstruksi rehabilitasi dipastikan gagal terealisasi.
Kepala Bidang (Kabid) Olahraga dan Prestasi Disporapar Pamekasan Apriyanto mengakui lembaganya mendapat alokasi anggaran Rp 363.000.000 untuk peningkatan sarana dan prasarana (sarpras) GOR M. Tabrani. Anggaran tersebut dipecah untuk dua proyek.
Baca Juga: Dianggap Mengganggu dan Bikin Risi, Pasutri Lansia Telantar di Bangkalan Diusir dari Kos
”Yakni, untuk pavingisasi area parkir dan rehab konstruksi GOR M. Tabrani dan tempat parkirnya,” ucapnya.
Proyek pavingisasi sudah rampung. Pengerjaan proyek yang bersumber dari APBD 2023 tersebut tuntas 100 persen. Pavingisasi itu dilakukan lantaran sebelumnya tidak memiliki lahan parkir untuk kendaraan roda 4.
”Sehingga saat digunakan untuk turnamen, pengendara mobil memarkirkan kendaraannya di luar GOR (pinggir jalan)” ujarnya.
Sedangkan proyek rehabilitasi GOR M. Tabrani dipastikan gagal terealisasi. Sebab, waktunya terlalu mepet. ”Nanti anggarannya bakal dijadikan dokumen pelaksanaan anggaran lanjutan (DPAL) di tahun depan,” ujarnya.
Lembaganya menilai, perbaikan GOR M. Tabrani dianggap sangat urgen. Sebab, dinding GOR M. Tabrani banyak yang keropos dan retak. Dengan begitu, memerlukan perbaikan agar dapat lebih bagus lagi dan layak digunakan kembali.
”Jika sudah dijadikan DPAL, pada awal tahun bakal segera dilaksanakan,” ujarnya.
Baca Juga: Bea Cukai Permudah Pendaftaran IMEI HP Pekerja Migran Indonesia
Ketua Komisi IV DPRD Pamekasan Imam Hosairi menyatakan, jika memang sudah dinilai perlu diperbaiki seharusnya disegerakan.
Sementara apabila belum bisa dilaksanakan tahun ini anggarannya harus dimasukkan di DPAL dan mulai dikerjakan di awal 2024.
”Agar dapat kembali berfungsi maksimal dan tidak membahayakan,” harapnya. (bai/jup)