Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Mahasiswa UTM Berikan Pelatihan Pembuatan Selai Mangga sebagai Produk Olahan

Ina Herdiyana • Jumat, 24 November 2023 | 04:15 WIB
SEMANGAT: Mahasiswa kelompok MBKM KKN-T UTM 2023 bersama warga Desa Dasok setelah pelatihan pembuatan selai mangga sebagai produk olahan di Desa Dasok, Minggu (20/11). (FOTO KKN-T UTM 2023 UNTUK JPRM)
SEMANGAT: Mahasiswa kelompok MBKM KKN-T UTM 2023 bersama warga Desa Dasok setelah pelatihan pembuatan selai mangga sebagai produk olahan di Desa Dasok, Minggu (20/11). (FOTO KKN-T UTM 2023 UNTUK JPRM)

PAMEKASAN, Radarmadura.id – Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) yang tergabung dalam KKN-T 2023 melaksanakan pengabdian kepada masyarakat Desa Dasok, Kecamatan Pademawu. Salah satu program kerja yang digelar berupa pelatihan pembuatan selai mangga sebagai produk olahan pada Minggu (20/11).

Pelatihan pembuatan selai mangga yang diaadakan di posko KKN di Dusun Lobuk tersebut diikuti warga Desa Dasok. ”Menurut pengakuan warga, potensi mangga yang melimpah saat panen kebanyakan pemilik pohon menjual kepada pengepul dengan harga murah,” kata Ketua Kelompok MBKM KKN-T UTM 2023 Purnamasari.

Melihat kondisi tersebut, mahasiswa KKN-T mencari solusi agar hasil panen buah mangga memiliki nilai jual yang lebih tinggi sehingga bisa menunjang perekonomian warga. ”Sehingga tercetuslah olahan selai mangga” ujar mahasiswi fakultas hukum itu.

SEMRINGAH: Lima mahasiswi yang tergabung dalam MBKM KKN-T UTM 2023 berfoto bersama usai memberikan pelatihan pembuatan selai mangga di Desa Dasok, Minggu (20/11).   
SEMRINGAH: Lima mahasiswi yang tergabung dalam MBKM KKN-T UTM 2023 berfoto bersama usai memberikan pelatihan pembuatan selai mangga di Desa Dasok, Minggu (20/11).  

Pemaparan produk olahan selai mangga dilakukan dengan pengenalan karakteristik dan manfaat produk selai buah. Lalu, dilanjutkan dengan mempraktikkan cara pembuatan produk selai buah mangga.

”Dan juga membagikan selembar resep pembuatan selai mangga yang diberikan pada peserta sehingga peserta bisa membuat sendiri di rumah dan bisa ditularkan ke tetangga sekitar. Uga prototipe produk selai mangga yang diaplikasikan pada roti tawar,” paparnya.

Mahasiswi yang juga menjabat ketua Forum Mahasiswa Kamal (Formaka) itu  bersyukur kegiatan ini disambut hangat warga setempat. Menurut warga Desa Dasok, selai buah mangga ini mudah untuk dibuat dan rasanya enak sehingga bisa menjadi salah satu ide jualan.

Acara penyuluhan dan pelatihan pembuatan selai mangga ini diharapkan mampu memanfaatkan sumber daya alam (SDA) di Desa Dasok secara maksimal. ”Setelah melakukan observasi, potensi di Desa Dasok selain tembakau, padi, dan garam adalah buah mangga,” ungkap sekretaris DPW Asmipa Madura Raya itu.

MENYIMAK: Warga mengikuti pelatihan pembuatan selai mangga di Desa Dasok, Minggu (20/11).
MENYIMAK: Warga mengikuti pelatihan pembuatan selai mangga di Desa Dasok, Minggu (20/11).

Mangga menjadi salah satu buah yang mudah ditemukan di Desa Dasok. Meskipun bukan komoditas unggulan di desa setempat, mayoritas pekarangan rumah warga ditanami pohon mangga yang berbuah lebat pada musimnya.

Tujuan memilih buah mangga sebagai produk olahan diharapkan dapat menjadikan ide bisnis atau peluang bisnis baru bagi masyarakat setempat. ”Dengan adanya ide bisnis baru diharapkan dapat meningkatkan perekonomian daerah setempat. Salah satu contoh produk olahan mangga adalah selai,” pungkas Purnamasari penuh semangat. (*/onk)

Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

Editor : Ina Herdiyana
#universitas trunojoyo madura (utm) #mahasiswa #pengabdian masyarakat #KKN 2023 #radar madura