PAMEKASAN, RadarMadura.id – Belakangan ini sering terjadi gangguan listrik. Bahkan, trafo milik PLN yang terletak di Desa Sumedangan, Kecamatan Pademawu, terbakar pada Senin (6/11) sekitar pukul 18.45.
Akibatnya, terjadi pemadaman listrik hingga kemarin (7/11) sekitar pukul 14.09. Warga pun mengeluhkan hal tersebut.
Imam Zaka, warga Desa Sumedangan mengatakan, pemadaman listrik itu otomatis mengganggu aktivitas warga.
”Benar-benar rumit kalau terjadi gangguan listrik dan pemadaman. Apalagi, saat musim kemarau seperti sekarang. Stok air di kamar mandi juga habis,” katanya.
Menurut Imam Zaka, trafo milik PLN yang ada di desanya sering mengalami gangguan dan bahkan pernah meledak.
PLN sebenarnya sudah melakukan perbaikan meski insiden serupa kembali terulang.
”Warga menyarankan (trafo) dipindah di dekat kuburan yang jaraknya sekitar 500 meter dari lokasi awal.
Sebab, trafo yang ada sekarang berada di lingkungan rumah warga serta berdempetan dengan konter HP. Bahaya kalau tetap ada di sana. Itu saran kami, disetujui atau tidak, terserah PLN,” ucapnya.
Manajer ULP PLN Pamekasan Agung Setyobudi mengakui adanya gangguan listrik tersebut.
Dikatakan, gangguan teknis itu terjadi karena korsleting listrik. ”Sehingga menimbulkan percikan api pada kabel PLN yang ada di Gardu Trafo 60.
Sementara di bagian bawahnya ada panel trafo yang terbuat dari fiber,” jelasnya.
Setelah menerima laporan, pihaknya langsung berkoordinasi dengan petugas di lapangan.
Salah satu tujuannya, agar tidak merusak jaringan dan kerusakannya tidak semakin fatal.
”Pagi ini kami berkoordinasi dengan tim teknik untuk mempercepat penggantian materiel agar pasokan listrik bisa normal kembali,” tegasnya. (ail/yan)
Editor : Abdul Basri