Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Diduga Karena Asmara, Kasus Pembunuhan Kembali Terjadi di Pamekasan

Hendriyanto • Rabu, 25 Oktober 2023 | 16:08 WIB
DIAMANKAN: Tersangka Romli (peci putih) saat diamankan oleh personel kepolisian di Polsek Tamberu, Pamekasan, Selasa (24/10). (POLSEK TAMBERU UNTUK JPRM)
DIAMANKAN: Tersangka Romli (peci putih) saat diamankan oleh personel kepolisian di Polsek Tamberu, Pamekasan, Selasa (24/10). (POLSEK TAMBERU UNTUK JPRM)

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Kasus pembacokan hingga menewaskan korban jiwa kembali gegerkan warga Pamekasan, Jawa Timur. Insiden berdarah tersebut terjadi lantaran diduga karena persoalan asmara.

Kapolsek Tamberu, Pamekasan Iptu Muh Syaiful Bahri Maulana membenarkan insiden tersebut. Pelaku penganiayaan diduga dilakukan oleh Romli warga Desa Blaban, Kecamatan Batumarmar, Pamekasan. Sedangkan korban meninggal atas nama Asmoni, 39 tahun.

”Sehingga, Asmoni warga Dusun Lonpelle Daya, Desa Batubintang, Kecamatan Batumarmar, Pamekasan itu meninggal dunia,” ujarnya.

Menurutnya, insiden tersebut bermula pada Selasa (24/10) pukul 18.30 WIB. Diduga terlibat persoalan asmara antara korban dan diduga pelaku. Pelaku kemudian mengejar korban di Dusun Rojing, Desa Blaban, Kecamatan Batumarmar, Pamekasan.

”Korban lari ke lahan milik warga setempat kemudian tersandung jatuh ke tanah hingga tidak bisa melarikan diri,” ujarnya

Perwira dengan dua pangkat balok emas di pundaknya itu menerangkan, korban sudah jatuh ke tanah dan tidak bisa melarikan diri. Terduga pelaku kemudian membacok korban dengan senjata tajam (sajam).

”Setelah mendengar informasi itu kami langsung ke lokasi. Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Batumarmar untuk dilakukan perawatan medis. Namun korban sudah tidak bisa terselamatkan (meninggal dunia, Red),” terangnya.

Saat mendatangi TKP, tim aparat kepolisian mengamankan terduga dengan barang bukti sajam jenis celurit. Terduga pelaku langsung diamankan oleh personel Polsek Tamberu untuk ditindak lebih lanjut.

”Kami sudah serahkan tersangka kepada Satreskrim Polres Pamekasan untuk menindak lanjuti kasus tersebut,” ujarnya.

Dia mengimbau, apabila masyarakat memiliki problem jangan sampai main hakim sendiri. Apalagi menggunakan senjata tajam hingga menelan korban.

”Karena sudah ada penegak hukum yang bisa menyelesaikannya,” ujarnya. (bai/dry)

Editor : Hendriyanto
#polres pamekasan #pamekasan #pembacokan #asmara #batubintang