Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Target Zero Stunting di Pamekasan Sulit Dicapai, Apa Alasannya?

Hera Marylia Damayanti • Rabu, 25 Oktober 2023 | 18:33 WIB
SEHAT: Bocah bermain di lapangan Mandhapa Ronggosukowati di Jalan Kabupaten, Pamekasan, Selasa (24/10). (UBAIDILLAHIR RA’IE/JPRM)
SEHAT: Bocah bermain di lapangan Mandhapa Ronggosukowati di Jalan Kabupaten, Pamekasan, Selasa (24/10). (UBAIDILLAHIR RA’IE/JPRM)

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Penderita stunting di Kota Gerbang Salam masih mencapai ribuan orang. Meski begitu, pemerintah pusat menargetkan semua kabupaten di Jawa Timur zero stunting.

Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinkes Pamekasan Achmad Syamlan mengatakan, angka stunting masih lumayan tinggi. Angkanya di kisaran 6,3 persen. ”Sekitar 2.000 anak masih terdampak stunting,” terangnya Selasa (24/10).

Ditargetkan, setiap tahun angka stunting di Pamekasan mengalami penurunan. Target tersebut tercapai. Pada 2021, angka stunting 38,7 persen, pada 2022 mengalami penurunan menjadi 8,1 persen. ”Sekarang sudah turun lagi menjadi 6,3 persen,” paparnya.

Menurutnya, pemerintah pusat menargetkan di Jawa Timur (Jatim) nol persen stunting. Namun, untuk mewujudkan target itu memerlukan kerja sama dengan lintas instansi. ”Jika hanya dilakukan oleh dinkes sendiri tidak bisa,” ujarnya.

Dia menambahkan, untuk mewujudkan kabupaten zero stunting sangat sulit. Namun, institusinya akan mengusahakan semaksimal mungkin untuk terus menekan angka penderita penyakit tersebut.

Ketua Komisi IV DPRD Pamekasan Imam Hosairi mengatakan, eksekutif harus lebih serius menekan angka stunting. Jangan hanya memberikan janji, tapi tidak ada tindakan pasti.

”Paling tidak dinas terkait terus bergerak dengan terjun langsung ke lapangan mengedukasi masyarakat untuk menurunkan angka stunting,” ujarnya. (bai/pen)

Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

Editor : Hera Marylia Damayanti
#jawa timur #zero stunting #anak #target #pamekasan #stunting #pemerintah pusat #penurunan #jatim