Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Masuk 18 Besar, Faiqoh Winda Pratiwi Ingin Harumkan Nama Pamekasan di Ajang KDI 2023

Hera Marylia Damayanti • Kamis, 12 Oktober 2023 | 19:57 WIB
BERBAKAT: Faiqoh Winda Pratiwi berada di Pendopo Mandhapa Agung Ronggosukowati Pamekasan, Selasa (10/10). (UBAIDILLAHIR RA’IE/JPRM)
BERBAKAT: Faiqoh Winda Pratiwi berada di Pendopo Mandhapa Agung Ronggosukowati Pamekasan, Selasa (10/10). (UBAIDILLAHIR RA’IE/JPRM)

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Waktu menunjukkan pukul 11.00. Seorang perempuan berkerudung hitam terlihat duduk di Pendopo Mandhapa Agung Ronggosukowati setelah menemui Penjabat (Pj) Bupati Masrukin, Selasa (10/10). Perempuan itu Faiqoh Winda Pratiwi.

Dia baru saja menemui orang nomor satu di Pamekasan untuk memohon restu tampil dalam ajang pencarian bakat tarik suara paling bergengsi, yaitu Kontes Dangdut Indonesia (KDI). Sehingga, percakapan Jawa Pos Radar Madura dengan Winda diawali dengan nyanyian.

”Alhamdulillah, saya mendapatkan tiket gerbang KDI 2023 untuk langsung tampil pada 24 besar,” ujarnya.

Anak dari pasangan Kurdi dan Urniasih itu menyatakan, di 24 besar sudah ada enam peserta yang tereliminasi Rabu (11/10). Sementara dirinya akan berangkat ke Ibu Kota Jakarta untuk tampil di babak 18 besar guna bisa memperebutkan tiket menuju 12 besar.

”Bismillah, semoga bisa menampilkan yang terbaik mewakili Pamekasan,” ujarnya.

Perempuan yang tercatat sebagai mahasiswa IAIN Madura itu mengaku menyukai dunia tarik suara sejak duduk di bangku taman kanak-kanak (TK). Kemampuan itulah yang melatarbelakangi dirinya untuk ambil bagian dalam kompetisi tarik suara yang dilaksanakan stasiun televisi nasional.

”Saya pernah lolos sampai lima besar pada Islamic Nexgen Fest 2019. Tapi, genre islami, sedangkan KDI 2023 bergenre dangdut,” ujarnya.

Winda mengaku memiliki tanggung jawab besar untuk bisa mengharumkan Kota Gerbang Salam di ajang pencarian bakat KDI 2023. Untuk itu, dirinya harus menampilkan kemampuan terbaiknya demi bisa membuat dewan juri terpukau. ”Saya ingin membawa nama baik Pamekasan dalam kancah nasional melalui ajang KDI 2023,” ujarnya.

Selain itu, Winda menyatakan, tantangan yang harus dihadapi untuk bisa lolos ke babak 18 sangat besar. Namun, dengan motivasi dan moto optimistis, ikhtiar, dan tawakal, dirinya mampu tampil dengan baik.

”Saat kita mau berusaha, pasti ada jalan untuk dimudahkan. Sebab, Sang Pencipta membekali kita dengan kelebihan di tengah kekurangan yang dimiliki,” ujarnya.

Winda mengatakan, selama ini kedua orang tuanya selalu mendukung keputusan yang diambil. Asalkan tidak keluar dari koridor syariat Islam dan tetap di jalan yang benar. ”Selalu didampingi dan di-support sepenuh hati,” ujarnya.

Di usia muda jangan pernah takut untuk menggapai mimpi. Sebab, setiap manusia memiliki banyak potensi. Setiap perjuangan dan langkah yang diambil, pasti banyak tantangan dan rintangan yang mesti dilewati. ”Jangan pernah takut gagal. Kalau gagal, coba lagi. Jika mau berusaha, pasti akan ada jalan untuk dimudahkan,” pungkasnya. (*/jup)

Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

Editor : Hera Marylia Damayanti
#Kontestan #iain madura #Islamic Nexgen Fest #pamekasan #mahasiswa #jprm #Faiqoh Winda Pratiwi #kdi #layar kaca #pencarian bakat #babak 18 besar #kontes dangdut indonesia