”Dengan perawakan tinggi dan kumis tebal yang identik dengan seorang blater, memandang saja sudah cukup ketar-ketir. Kami memang sengaja melibatkan mereka untuk menjaga pesantren karena kedatangan pangdam,” ujar RH. Lora Abbas Muhammad Rofi’i.
Saat menyambut kedatangan Mayjen TNI Farid Makruf bersama rombongan, mereka berbaris gagah. Sebanyak 20 orang bertugas dalam kunjungan jenderal bintang dua asal Tanah Merah, Bangkalan, itu. ”Mereka ini yang tinggal di dekat-dekat pesantren, kalau dilibatkan semua bisa sampai seratus orang dari berbagai kabupaten,” ujarnya.
Kedatangan pangdam langsung disambut hangat oleh Pengasuh Ponpes Al-Hamidy Banyuanyar Raden KH. Muhammad Rofi’i Baidowi beserta keluarga. Di antaranya, RKH. Abdul Majid Mudatssir, KH. Abdullah Syarqawi, KH. Ahmad Kusairi, Lora Abd. Aziz Muhammad Rofii, dan tokoh lainnya.
Dandim 0826/Pamekasan Letkol Inf. Ubaydillah dan Kapolres Pamekasan AKBP Satria Permana turut hadir dalam silaturahmi tersebut. Dua pengusaha besar Pamekasan juga menyambut kedatangan Jendral Farid. Yakni, H. Saleh dan H. Khairul Umam.
”Semoga dengan kunjungan ini bisa meningkatkan sinergisitas dan kolaborasi antara tokoh pesantren dan aparat. Khususnya dengan Kodam V Brawijaya. Semoga kita semua bisa mengabdi di porsi masing-masing dan saling bekerja sama demi kemaslahatan nusa dan bangsa,” terang Lora Abbas Katandur.
Sementara itu, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf sangat berterima kasih atas sambutan hangat dari keluarga besar Ponpes Al-Hamidy Banyuanyar. Dalam kesempatan ini, pihaknya mengajak semua pihak ikut menjaga kondusivitas di Pulau Garam. Apalagi, menjelang tahun politik.
”Saya bersyukur bisa diterima dengan hangat di Ponpes Al-Hamidy Banyuanyar untuk mempererat tali silaturahmi. Semoga kerja sama antara pesantren dan aparat penegak hukum (APH), khususnya TNI, semakin baik ke depan,” harapnya. (afg/daf/par) Editor : Abdul Basri