PAMEKASAN, RadarMadura.id – Pabrik rokok mampu meningkatkan perekonomian masyarakat. Karena itu, sebaiknya bea cukai memberikan pelatihan dan bimbingan. Terutama kepada pabrikan rokok di Pamekasan. Sebab, melenyapkan pabrikan rokok tersebut sama saja menghanguskan ekonomi masyarakat.
Pernyataan itu diungkapkan Sekretaris Jenderal Lembaga Pengembangan Kesejahteraan Rakyat (LPKR) Junaidi. Dia meminta Presiden Joko Widodo beserta Menteri Keuangan Sri Mulyani menyampaikan kepada bea cukai pusat hingga daerah untuk tidak membombardir secara rata pabrikan rokok di Pulau Garam.
Dengan hal itu, Junaidi menyampaikan, alangkah baiknya bea cukai memberikan pelatihan serta bimbingan khusus kepada pabrikan rokok di Pamekasan. Menurut dia, melenyapkan pabrikan rokok tersebut sama saja menghanguskan ekonomi masyarakat.
”Alangkah baiknya bimbing mereka cara memiliki legalitas resmi terkait pabrikan rokok itu,” katanya.
Junaidi berharap, pemerintah termasuk bea cukai, baik pusat maupun daerah, bisa mempertimbangkan kembali cara yang lebih efektif. Di juga meminta pemerintah mengawal pelatihan dan bimbingan kepada pabrikan rokok di Madura, termasuk Pamekasan.
”Masyarakat lebih senang menggunakan cara-cara yang santai daripada langsung memutuskan sepihak seperti itu," pungkasnya. (ail/luq/par)
Editor : Abdul Basri