Menurut Zawawi, orang-orang hebat asal Pamekasan memiliki pengaruh luar biasa. Sehingga, bisa dijadikan sebagai tokoh inspiratif oleh semua kalangan. Sebut saja salah satunya Mohammad Tabrani Soerjowitjitro yang dikenal sebagai M. Tabrani. Dia merupakan Ketua Kongres Pemuda I yang dilaksanakan pada 30 April sampai 2 Mei 1926.
Tabrani lahir pada 10 Oktober 1904 dan wafat pada 12 Januari 1984. Dia yang menginisiasi penggunaan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan. ”Maka sejatinya, M. Tabrani sangat pantas menyandang gelar pahlawan nasional,” ucap Zawawi.
Kemudian, sambung Zawawi, orang hebat asal Pamekasan berikutnya adalah Oemar Sastrodiwirjo. Sebenarnya, almarhum lahir di Sumenep pada 12 Februari 1892. Namun, menetap dan menjadi warga Kabupaten Pamekasan hingga akhir hayat. ”Dia merupakan sastrawan dan penulis buku yang sangat terkenal,” katanya.
Kehebatan yang dimiliki oleh Oemar diwariskan kepada salah satu anaknya, yakni Kadarisman Sastrodiwirjo. Sejak 2003 sampai 2013, pria yang akrab disapa Dadang itu dipercaya masyarakat Pamekasan untuk menempati posisi sebagai wakil bupati.
Zawawi mengungkapkan, Pamekasan memiliki putra daerah karismatik. Dia adalah Raden Bugan, yang pernah menjadi santri Sunan Giri. Menurutnya, perjuangan yang pernah dilakukan Raden Bugan tercatat dalam sejarah pemberontakan Pangeran Trunojoyo.
”Bahkan, dengan sikapnya yang sangat santun, Raden Bugan pernah menjabat sebagai adipati di Kerajaan Sumenep. Pada masa itu, dia sangat disegani,” tutur penyair kelahiran Sumenep itu.
Pada dasarnya, orang yang berasal dari Madura memiliki prinsip yang teguh. Termasuk, beberapa orang hebat asal Kabupaten Pamekasan. ”Bagi orang Madura, akhlak adalah bagian terpenting dalam kehidupan.Terutama untuk membuat orang lain merasa senang,” tegas Zawawi.
Zawawi menambahkan, ilmu pengetahuan yang dimiliki setiap individu tidak akan cukup menjadi modal menjalani kehidupan. Karena itu, harus memiliki etika dan saling menghormati satu sama lain. ”Jika pengetahuan, keberanian, dan akhlak baik seseorang disatukan, dapat dipastikan yang bersangkutan bisa menjadi orang hebat,” pungkasnya. (bus/yan) Editor : Abdul Basri