Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Mobil Sehat Antar Pengantin

Abdul Basri • Sabtu, 8 Agustus 2020 | 02:36 WIB
Mobil Sehat Antar Pengantin
Mobil Sehat Antar Pengantin

PAMEKASAN, Jawa Pos Radar Madura – Sesuai namanya, mobil Siaga Tanggap Peduli (Sigap) diperuntukkan kepentingan masyarakat. Kendaraan roda empat tersebut digunakan antar-jemput warga untuk mendapat layanan kesehatan. Dua hari terakhir, viral mobil Sigap dihias seperti kendaraan pengantin.


Mobil bernomor polisi M 1492 AP itu milik Desa Lesong Laok, Kecamatan Batumarmar. Suparti selaku kepala desa membenarkan mobil tersebut mengangkut pengantin. Menurut dia, yang terpenting mobil Sigap berguna bagi masyarakat.


”Kalau masyarakat butuh, mana mungkin tidak dikasih?” katanya yang diwakili sang suami, Pardi. Dia menambahkan, terpenting mobil tersebut tidak dipakai pada hal-hal negatif. ”Karena mobil itu milik masyarakat dan berguna ke masyarakat,” imbuhnya.


Bupati Pamekasan Baddrut Tamam mengatakan, trial and error pada penggunaan mobil Sigap itu bisa dianggap wajar. Menurut dia, jika orang bekerja sudah seratus persen, ada satu persen yang salah itu wajar. Yang tidak baik jika tidak bekerja. ”Kalau tidak bekerja, apa yang mau dievaluasi?” katanya.


Mobil Sigap adalah perangkat atau fasilitas turunan dari program Pamekasan Call Care (PCC). Mobil Sigap didistribusikan ke seluruh desa untuk menjemput dan mengantar warga yang sakit ke pusat pelayanan kesehatan.


”Kita akan edukasi dulu, dan dalam mengedukasi orang, dididik dulu dengan baik.  Setelah itu akan diingatkan,” sambung politikus PKB tersebut.


Yang akan dievaluasi oleh pemkab pertama adalah aplikasi Call Care. Kedua, tata penggunaan mobil Sigap. Ketiga, pusat layanan kesehatan. ”Bukan hanya di mobilnya yang akan kita perbaiki, tapi juga di manajemennya,” jelasnya.


Ketua Pansus Mobil Sigap DPRD Pamekasan Ali Masykur meminta pemkab untuk matang membuat regulasi penggunaan mobil Sigap, sehingga tidak rentan disalahgunakan. ”Pemkab harus mengoptimalkan bagaimana mobil Sigap ini bermanfaat bagi semua lapisan masyarakat di Pamekasan,” harapnya. (ky)

Editor : Abdul Basri
#pemkab pamekasan