Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Pembaca Galang Dana untuk Anisa

Abdul Basri • Kamis, 26 Desember 2019 | 03:51 WIB
Pembaca Galang Dana untuk Anisa
Pembaca Galang Dana untuk Anisa

PAMEKASAN – Masyarakat empati terhadap penyakit Lymphangioma yang diderita Nur Anisa Maharani. Warga tergerak menggalang dana demi kesembuhan bayi 7 bulan tersebut.


Berbagai kalangan dari lintas profesi tergerak mengumpulkan dana. Mereka menginginkan bayi asal Gang V, Kelurahan Jungcangcang, Kecamatan Pamekasan, tersebut cepat sembuh.


Aksi solidaritas penggelangan dana dilakukan di kawasan Arek Lancor kemarin (24/12). Dengan menggunakan megafon, mereka meminta pengendara memberikan sumbangan. Sambil lalu, mereka menjelaskan penyakit yang diderita Nur Anisa Maharani.


Satu pers atu pengendara yang melintas melemparkan uang ke dalam kardus yang disediakan. Aksi solidaritas tersebut digelar pagi dan sore. Uang yang terkumpul sudah mencapai jutaan rupiah. ”Setelah membaca Radar Madura (edisi Senin, 23/12) kami semakin terpanggil untuk membantu anak itu. Kami akan gelar aksi solidatitas ini hingga beberapa hari ke depan, ” kata Abd. Kholiq.


Uang yang terkumpul diberikan kepada orang tua bayi untuk biaya pengobatan. Sebab, mereka tidak mampu membiayai pengobatan anaknya. ”Semoga bantuan ini bisa meringankan beban orang tua sang bayi. Sebab, mereka membutuhkan dana yang cukup banyak untuk pengobatan penyakitnya itu,” terangnya.


Penggalangan dana juga diikuti anggota DPRD Pamekasan Ali Maskur. Aksi tersebut dilakukan sebagai wujud kepedulian untuk kesembuhan bayi malang itu. Penyakit yang diderita Nur Anisa Maharani perlu tindakan cepat. ”Saya tidak tega melihat bayi itu selalu menangis kesakitan. Orang tuanya ingin anaknya cepat sembuh dan ada tindakan medis,” kata Ali.


Dia beharap, pemerintah memberikan perhatian. Sebab, selain dari masyarakat, keluarga sangat membutuhkan kepedulian pemerintah. ”Misalnya, dikomunikasikan ke rumah sakit yang bisa menangani penyakit tersebut dengan cepat,” terangnya.


Plt Kepala Dinkes Pamekasan Farid Anwar mengaku, pihaknya telah melakukan pendataan. ”Pasien itu sebenarnya sudah dirujuk ke RS dr Soetomo, Surabaya,” tukasnya.

Editor : Abdul Basri
#pembaca