PAMEKASAN – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan santri Mambaul Ulum Bata-Bata (Muba) di kancah nasional. Dua santri Muba putri menyabet dua gelar juara final musabaqah kitab kuning 2017 di Graha Gus Dur, Jakarta, Sabtu (22/7). Kegiatan itu digelar Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Dua santri itu adalah Ayu Aprilia Muzdalifah. Dia peraih juara dua lomba baca kitab Fathul Qorib. Sedangkan Khusnul Khotimah juara tiga lomba Nadhom Imrithi. Mereka menjadi perwakilan Jawa Timur setelah lolos di zona Madura.
”Sebenarnya kita juga delegasikan santri putri atas nama Umki Fauzah Asysafiqoh untuk lomba baca kitab Uhya’ Ulumuddin. Namun kesuksesannya tertunda di final,” terang Dewan Ma’hadiyah Ponpes Muba Achmad Khusairi.
Ustad Khusairi menjelaskan, persaingan dalam lomba tersebut sangat ketat. Lomba itu diikuti ratusan delegasi dari berbagai pesantren di Indonesia. ”Alhamdulilah, untuk wilayah Madura hanya delegasi Bata-Bata yang berhasil meraih juara,” terangnya.
Pria kelahiran Situbondo itu mengapresiasi kesuksesan santri di kancah nasional dalam lomba baca kitab kuning. Hal itu menjadi bukti bahwa santri putri juga mampu bersaing dan fasih membaca kitab turats. ”Alhamdulillah, Bata-Bata masih mampu mempertahankan tradisi kelimuan baca kita kuning yang menjadi ciri khas pesantren,” terangnya.
Sementara Ayu Aprilia Muzdalifah mengaku sangat bangga dengan raihan prestasi tersebut. Meskipun tidak meraih juara pertama, dirinya bangga karena berhasil menyisihkan ratusan peserta lain. ”Apalagi juara dua dan tiga semuanya dari delegasi Bata-Bata. Tentu ini merupakan prestasi yang sangat membanggakan bagi kami,” ujarnya.
Editor : Abdul Basri