Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Pemkab Minta Segera Penuhi Standar Operasional Dapur MBG

Amin Basiri • Minggu, 26 April 2026 | 22:29 WIB
DISANKSI: SPPG Kemala Bhayangkari Pamekasan lakukan perbaikan setelah di-suspend BGN.
DISANKSI: SPPG Kemala Bhayangkari Pamekasan lakukan perbaikan setelah di-suspend BGN.

 

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Jumlah satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) untuk program makan bergizi gratis (MBG) di Kabupaten Pamekasan sebanyak 128 dapur. 120 SPPG sudah beroperasi dan 8 lainnya dalam persiapan. Namun sebagian besar SPPG belum memenuhi standar operasional.

Karena itu, Satuan Tugas (Satgas) Percepatan MBG Pamekasan melakukan rapat koordinasi (rakor) dengan stakeholder terkait pada Jumat (24/4). Terungkap, ada berbagai persoalan yang muncul di lapangan. Di antaranya, standar instalasi pengolahan air limbah (IPAL) hingga infrastruktur lain yang tidak sesuai.

Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pamekasan, dari 128 dapur MBG, baru 62 dapur yang dilakukan survei IPAL. Hasilnya, hanya 17 dapur yang dinyatakan telah memiliki IPAL, sementara 45 lainnya belum dilengkapi IPAL.

Selain itu, terdapat dua SPPG yang di-suspend BGN karena fasilitas sarana dan prasarananya dinilai tidak sesuai. Dua SPPG itu diminta untuk melakukan perbaikan sebelum dioperasikan kembali.

Baca Juga: Jaksa Belum Panggil SDM PKH,  Dugaan Pemotongan Bansos di Waru Masih Tahap Verifikasi

Wakil Ketua Satgas MBG Pamekasan Taufikurrachman menegaskan, pemkab terus mendorong agar percepatan pemenuhan standar operasional dapur tersebut segera ditindaklanjuti oleh setiap dapur. Sehingga, pelaksanaan MBG di Kota Gerbang Salam berjalan sesuai aturan yang berlaku.

”Butuh komitmen bersama, baik dari satgas, korwil, dan pemilik SPPG untuk segera memenuhi syarat-syarat yang telah ditentukan agar berjalan lebih baik,” pinta Taufik.

Menurut Taufik, dari hasil rakor tersebut, semua pihak akan segera menindaklanjuti kekurangan di setiap SPPG. Termasuk 45 dapur yang mendapat catatan khusus dari BGN Pusat saat rakor di Azana Style Hotel, Pamekasan, Rabu (15/4).

”Ke depan kami, dari tim satgas juga akan terus melakukan pengawasan secara ketat. Di Samping juga akan terus melakukan evaluasi secara berkala dan berjenjang,” tegasnya.

Koordinator Wilayah (Korwil) Badan Gizi Nasional (BGN) Pamekasan Hariyanto Rahmansyah Tri Arif menyatakan, semua evaluasi saat rakor akan ditindaklanjuti. ”Pembenahan akan terus dilakukan. Kami juga sudah berkoordisasi dengan semua SPPG, agar segera melengkapi yang menjadi catatan satgas,” pungkasnya. (lil/bil)

Editor : Amin Basiri
#pamekasan #standar operasional prosedur #dapur MBG