RadarMadura.id - Produsen otomotif asal China, Xpeng, memperluas kehadiran kendaraan listriknya di Eropa melalui peluncuran Xpeng G9L.
Mobil crossover listrik berukuran besar tersebut ditawarkan dengan harga sekitar 75.000 euro atau setara Rp1,5 miliar.
Mengutip laporan CarNewsChina pada Senin, 12 Oktober 2026, model ini diperkenalkan di delapan negara Eropa.
Pasar yang disasar meliputi Prancis, Jerman, Belanda, Belgia, Norwegia, Denmark, Swedia, dan Austria.
Xpeng G9L menjadi salah satu model yang memperkuat pilihan kendaraan listrik premium di pasar Eropa.
Mobil ini juga tercatat sebagai kendaraan keempat Xpeng yang diproduksi di pabrik Magna di Graz, Austria.
Produksi di fasilitas tersebut menjadi bagian penting dalam penyediaan kendaraan untuk pasar yang dituju.
Kehadirannya memperlihatkan upaya Xpeng memperluas jangkauan produk sekaligus memenuhi kebutuhan konsumen Eropa.
Baca Juga: GAC AION UT Urban Hadir di Indomobil Expo 2026, Simak Lokasi First Preview dan Keunggulan Terbarunya
Salah satu pembeda Xpeng G9L versi Eropa terletak pada konfigurasi kabinnya.
Jika di China model ini hanya tersedia dengan dua baris kursi, versi Eropa menawarkan tiga baris tempat duduk.
Konsumen dapat memilih tata letak enam penumpang atau tujuh penumpang sesuai kebutuhan.
Konfigurasi tersebut membuat G9L berpotensi menarik perhatian keluarga yang membutuhkan ruang kabin lebih luas.
Dari segi dimensi, Xpeng G9L memiliki panjang 5.120 mm, lebar 1.999 mm, dan tinggi 1.788 mm.
Jarak sumbu rodanya mencapai 3.100 mm, memberikan gambaran mengenai proporsi bodi yang besar.
Ukuran tersebut menempatkannya dalam kategori kendaraan yang mengutamakan ruang kabin dan kenyamanan perjalanan.
Dimensi besar juga menjadi salah satu aspek yang perlu dipertimbangkan konsumen ketika menggunakan mobil di jalan perkotaan atau area parkir terbatas.
Untuk sektor baterai, Xpeng G9L versi Eropa menggunakan baterai NMC ternary berkapasitas 106,7 kWh.
Berdasarkan standar pengujian WLTP, jarak tempuhnya diklaim mencapai 553 hingga 591 kilometer, bergantung pada sistem penggerak yang digunakan.
Angka tersebut memberikan gambaran mengenai kemampuan kendaraan untuk menunjang perjalanan jarak menengah hingga jauh.
Namun, jarak tempuh aktual dapat berbeda sesuai kondisi jalan, cuaca, kecepatan, dan gaya berkendara.
Xpeng menyediakan pilihan penggerak roda belakang atau rear-wheel drive (RWD) serta penggerak semua roda atau all-wheel drive (AWD).
Varian dasar RWD mampu berakselerasi dari nol hingga 100 km per jam dalam tujuh detik. Sementara itu, varian AWD dapat mencapai kecepatan yang sama hanya dalam 4,9 detik.
Perbedaan tersebut memberikan pilihan bagi konsumen yang mempertimbangkan efisiensi penggunaan maupun respons akselerasi.
Baca Juga: Apple HomeView Hadir dengan Apple Intelligence, Tawarkan Layar 7 Inci untuk Kendali Rumah Pintar
Dengan harga sekitar Rp1,5 miliar, Xpeng G9L menyasar segmen kendaraan listrik premium yang menawarkan kombinasi ruang kabin luas, baterai berkapasitas besar, dan performa bertenaga.
Peluncurannya di delapan negara sekaligus memperluas pilihan SUV listrik bagi konsumen Eropa. Meski begitu, harga dan spesifikasi yang disebutkan berlaku untuk pasar Eropa berdasarkan informasi yang tersedia.
Belum ada informasi dalam bahan sumber mengenai rencana pemasaran Xpeng G9L di Indonesia.(Syarifah)
Editor : Amin Bashiri