RadarMadura.id - Amazon memperkenalkan tiga tablet terbaru yang membawa perubahan besar dalam strategi perangkat elektroniknya.
Ketiga perangkat tersebut hadir dengan nama Alexa Tablet 8, Alexa Tablet 11, dan Alexa Tablet 12 Pro.
Berbeda dari tablet Fire generasi sebelumnya, jajaran baru ini menggunakan sistem operasi Android dengan dukungan Google Play Store.
Langkah tersebut membuka peluang bagi Amazon untuk menjangkau pengguna yang menginginkan perangkat dengan pilihan aplikasi lebih luas.
Peluncuran ini sekaligus menandai pergeseran Amazon dari pasar tablet murah menuju segmen yang lebih premium.
Perusahaan menghadirkan desain berbahan aluminium unibody untuk memberikan kesan lebih modern dan kokoh.
Selain mengandalkan peningkatan perangkat keras, Amazon menempatkan asisten pintar Alexa+ sebagai salah satu fitur utama.
Integrasi kecerdasan buatan tersebut dirancang untuk membantu pengguna menjalankan berbagai aktivitas secara lebih praktis.
Baca Juga: Toyota Sprinter Trueno AE86 Keiichi Tsuchiya Jadi Casting Pertama MINI GT Diperkenalkan di IMX 2026
Tiga Model Tablet Alexa dengan Ukuran Berbeda
Alexa Tablet 8 menjadi pilihan paling ringkas dengan layar sekitar 8,7 inci.
Sementara itu, Alexa Tablet 11 menawarkan layar 11 inci yang cocok untuk hiburan maupun pekerjaan sehari-hari.
Model tertinggi, Alexa Tablet 12 Pro, mengusung layar hampir 12 inci untuk mendukung aktivitas membaca, menonton video, hingga produktivitas.
Perbedaan ukuran ini memungkinkan konsumen memilih perangkat sesuai kebutuhan dan anggaran.
Dari sisi harga, Amazon menetapkan banderol awal sekitar US 329,99, sedangkan Alexa Tablet 12 Pro dibanderol mulai sekitar US$499,99, bergantung pada konfigurasi.
Varian tertinggi tersedia dengan pilihan memori dan penyimpanan yang lebih besar.
Harga tersebut menempatkan produk baru Amazon pada kelas berbeda dibandingkan tablet Fire yang selama ini dikenal terjangkau.
Android dan Google Play Store Jadi Pembeda
Penggunaan Android menjadi salah satu perubahan paling penting pada jajaran tablet terbaru Amazon.
Pengguna kini dapat mengakses Google Play Store untuk mengunduh aplikasi populer, seperti YouTube, Netflix, Gmail, dan Google Docs.
Sebelumnya, perangkat Fire mengandalkan Fire OS serta Amazon Appstore yang memiliki pilihan aplikasi berbeda.
Perubahan ini berpotensi mengatasi salah satu keterbatasan yang kerap menjadi pertimbangan calon pembeli tablet Amazon.
Meski mengadopsi Android, Amazon tetap mempertahankan ekosistem layanannya melalui aplikasi bawaan.
Pengguna dapat menikmati Prime Video, Kindle, Audible, Amazon Music, hingga layanan hiburan lainnya.
Perpaduan aplikasi Google dan layanan Amazon membuat perangkat ini lebih fleksibel untuk kebutuhan sehari-hari.
Dengan pendekatan tersebut, Amazon berusaha menawarkan pengalaman yang lebih lengkap tanpa meninggalkan identitas produknya.
Baca Juga: Xiaomi 18 Pro dan 18 Pro Max Disiapkan untuk Pasar Global, Kemunculan di Geekbench AI Buka Petunjuk
Alexa+ Perkuat Fitur Kecerdasan Buatan
Alexa+ menjadi pusat pengalaman penggunaan pada ketiga tablet baru tersebut.
Asisten berbasis kecerdasan buatan generatif ini dirancang untuk memahami permintaan yang lebih kompleks, membantu pencarian informasi, dan mendukung pengelolaan perangkat rumah pintar.
Integrasinya juga memungkinkan pengguna berinteraksi dengan asisten melalui layar maupun perintah suara.
Namun, akses Alexa+ memerlukan keanggotaan Prime atau langganan terpisah sesuai ketentuan Amazon.
Kehadiran tablet Alexa menunjukkan bahwa Amazon tidak lagi hanya mengandalkan harga murah untuk bersaing di pasar perangkat bergerak.
Perusahaan kini menggabungkan desain premium, sistem operasi Android, akses aplikasi yang lebih luas, dan layanan kecerdasan buatan.
Sementara itu, tablet Fire yang sudah beredar tetap dapat digunakan, dan Amazon menyatakan dukungan keamanan untuk perangkat tersebut akan berlanjut.
Strategi baru ini menjadi langkah penting bagi Amazon untuk memperkuat posisi di pasar tablet yang juga diisi Apple dan Samsung.(Syarifah)
Editor : Amin Bashiri