RadarMadura.id - Microsoft menghadirkan inovasi baru pada lini laptop premiumnya melalui teknologi Magnetic Connect di Surface Laptop Ultra.
Fitur ini memungkinkan kabel pengisi daya menempel secara magnetis pada port USB-C, menghadirkan pengalaman yang mengingatkan pengguna pada MagSafe milik Apple.
Teknologi tersebut diperkenalkan dalam acara Microsoft pada 7 Oktober 2026 di San Francisco, Amerika Serikat.
Kehadirannya menjadi sorotan karena menggabungkan kemudahan konektor magnetis dengan fleksibilitas port USB-C yang sudah banyak digunakan.
Berbeda dari konektor pengisian daya konvensional, Magnetic Connect dirancang agar kabel dapat terpasang hanya dengan mendekatkannya ke bagian port yang sesuai.
Magnet akan membantu mengarahkan konektor ke posisi yang tepat tanpa pengguna harus memasukkannya secara presisi.
Cara kerja ini membuat proses mengisi daya terasa lebih praktis, terutama ketika laptop digunakan di meja kerja yang penuh perangkat.
Microsoft menyebut teknologi tersebut sebagai solusi pengisian daya USB-C magnetis bawaan pertama di dunia pada laptop.
Manfaat lainnya berkaitan dengan keamanan saat laptop sedang terhubung ke sumber listrik.
Jika kabel tersenggol atau tertarik secara tidak sengaja, sambungan magnetis dapat terlepas sehingga mengurangi risiko laptop ikut terseret dari meja.
Mekanisme ini serupa dengan konsep MagSafe yang telah lama dikenal pada perangkat Apple.
Meski demikian, fitur tersebut tidak menghilangkan seluruh risiko kecelakaan karena hasilnya tetap bergantung pada posisi kabel dan situasi penggunaan.
Baca Juga: TVS Jupiter CNG dengan Dua Pilihan Bahan Bakar, Punya Tangki Gas 1,4 Kg dan Bensin 2 Liter
Menariknya, Magnetic Connect tidak mengubah USB-C menjadi konektor tertutup dengan fungsi terbatas.
Port yang digunakan tetap mendukung konektivitas USB-C untuk kebutuhan data, video, dan perangkat kompatibel lainnya.
Pengguna masih dapat memanfaatkan port tersebut untuk berbagai aktivitas, tidak hanya mengisi daya melalui kabel magnetis bawaan.
Pendekatan ini memungkinkan Microsoft mempertahankan fleksibilitas USB-C sekaligus menghadirkan kenyamanan koneksi magnetis.
Surface Laptop Ultra sendiri diposisikan sebagai laptop kelas atas untuk pekerjaan berat, termasuk pengolahan video, grafis tiga dimensi, dan komputasi kecerdasan buatan.
Perangkat ini menggunakan NVIDIA RTX Spark Superchip, dengan pilihan memori mulai 24 GB hingga 128 GB.
Layarnya berukuran 15 inci dengan teknologi PixelSense Ultra dan refresh rate hingga 120 Hz.
Microsoft juga menyediakan sejumlah port tambahan, termasuk USB-C, USB-A, HDMI, pembaca kartu SD, serta jack audio 3,5 mm.
Dari sisi harga, Surface Laptop Ultra dibanderol mulai US$`2.599,99 untuk konfigurasi awal di pasar Amerika Serikat.
Perangkat tersebut sudah memasuki tahap pre-order dan dijadwalkan mulai dikirimkan pada 16 Oktober 2026.
Harga akhirnya dapat berbeda menurut konfigurasi memori, penyimpanan, pajak, dan pasar penjualan.
Konsumen di Indonesia perlu menunggu atau memeriksa informasi distributor resmi untuk mengetahui ketersediaan serta harga lokalnya.
Kehadiran Magnetic Connect juga menarik karena Microsoft sebelumnya telah mengurangi penggunaan konektor Surface Connect pada sejumlah perangkat Surface berukuran lebih kecil.
Kali ini, perusahaan memilih pendekatan berbeda dengan menambahkan mekanisme magnetis pada port USB-C, bukan memperkenalkan port baru yang sepenuhnya terpisah.
Strategi tersebut dapat memberi keuntungan bagi pengguna yang menginginkan konektor serbaguna tanpa kehilangan kemudahan saat mengisi daya.
Namun, kabel magnetis khususnya tetap perlu diperhatikan agar pengguna memahami aksesori yang disertakan dan kompatibilitasnya.
Baca Juga: TVS Jupiter CNG dengan Dua Pilihan Bahan Bakar, Punya Tangki Gas 1,4 Kg dan Bensin 2 Liter
Melalui Surface Laptop Ultra, Microsoft menunjukkan bahwa inovasi laptop tidak selalu harus berfokus pada prosesor atau layar.
Perubahan kecil pada konektor dapat memengaruhi kenyamanan penggunaan sehari-hari, terutama bagi pekerja yang sering berpindah tempat atau menggunakan laptop dalam waktu lama.
Magnetic Connect menjadi salah satu pembeda perangkat ini di tengah persaingan laptop premium yang semakin ketat.
Apakah teknologi tersebut akan hadir di lebih banyak perangkat Surface berikutnya masih perlu menunggu pengumuman resmi Microsoft.
Rincian Magnetic Connect, spesifikasi, harga, dan jadwal pengiriman merujuk pada pengumuman resmi Microsoft serta laporan teknologi terbaru.(Syarifah)
Editor : Amin Bashiri