RadarMadura.id - Inovasi kendaraan roda dua terus berkembang, termasuk melalui penggunaan bahan bakar alternatif yang berpotensi menekan biaya operasional.
TVS Motor Company memperkenalkan Jupiter CNG sebagai konsep skuter yang menggabungkan bahan bakar gas alam terkompresi atau CNG dengan bensin.
Kendaraan ini diperkenalkan dalam ajang Bharat Mobility Global Expo pada Januari 2025 dan disebut perusahaan sebagai skuter CNG pertama di dunia.
Meski menarik perhatian, model tersebut masih berstatus konsep sehingga belum bisa dianggap sebagai produk yang resmi dijual secara massal.
Daya tarik utama TVS Jupiter CNG terletak pada sistem bahan bakar gandanya.
Skuter ini menggunakan tabung CNG berkapasitas 1,4 kilogram yang ditempatkan di bawah jok, sementara tangki bensinnya memiliki kapasitas 2 liter.
Pengendara dapat beralih di antara kedua jenis bahan bakar sesuai kebutuhan.
Konsep tersebut menawarkan alternatif bagi pengguna yang ingin memiliki pilihan sumber energi saat berkendara.
Baca Juga: Samsung Ikut Langkah Membumi Market 2026, Pengunjung Bisa Menjajal Promo Tukar Tambah Galaxy Z Fold8
Dari sisi mesin, TVS Jupiter CNG mengandalkan unit satu silinder berkapasitas 124,8 cc.
Mesin tersebut diklaim menghasilkan tenaga 7,2 PS dan torsi 9,4 Nm ketika menggunakan konfigurasi CNG yang diperkenalkan.
Kecepatan maksimumnya diklaim mencapai sekitar 80 km/jam, sehingga konsep ini lebih diarahkan untuk mobilitas perkotaan.
Angka tersebut merupakan spesifikasi yang dilaporkan untuk model konsep, bukan jaminan performa produk produksi massal.
Efisiensi bahan bakar menjadi salah satu aspek yang paling menarik dari skuter ini.
TVS mengklaim konsumsi CNG mencapai 84 kilometer per kilogram, sedangkan jarak tempuh gabungan dengan bensin diperkirakan mencapai 226 kilometer.
Jika angka tersebut terealisasi dalam penggunaan nyata, Jupiter CNG berpotensi menarik bagi pengguna yang rutin menempuh perjalanan harian.
Namun, hasil aktual dapat berbeda tergantung kondisi jalan, gaya berkendara, beban, dan ketersediaan stasiun pengisian CNG.
Penempatan tabung gas di bawah jok membawa konsekuensi terhadap kepraktisan kendaraan.
Ruang penyimpanan di bawah jok yang menjadi salah satu keunggulan skuter konvensional tidak tersedia seperti pada Jupiter 125 bermesin bensin.
Sebagai gantinya, ruang tersebut digunakan untuk menempatkan tabung CNG beserta komponen pengisian yang diperlukan.
Hal ini menjadi kompromi yang perlu dipertimbangkan calon pengguna apabila konsep tersebut nantinya diproduksi secara komersial.
Baca Juga: Vivo Y32 Bawa Baterai 8.000 mAh untuk Pengguna Aktif, Dilengkapi Pengisian 44W dan Layar 120Hz
Mengenai harga, angka Rp17 jutaan belum dapat dipastikan sebagai harga resmi TVS Jupiter CNG.
TVS belum mengumumkan harga jual final maupun jadwal peluncuran komersial berdasarkan informasi yang tersedia, sehingga angka yang beredar perlu diperlakukan sebagai perkiraan jika tidak disertai sumber resmi.
Kepastian harga nantinya akan bergantung pada keputusan perusahaan, spesifikasi versi produksi, serta pasar tempat kendaraan dipasarkan.
Untuk saat ini, Jupiter CNG menjadi gambaran menarik mengenai kemungkinan pengembangan skuter berbahan bakar alternatif, tetapi konsumen masih perlu menunggu pengumuman resmi sebelum mempertimbangkannya sebagai pilihan pembelian.(Syarifah)
Editor : Amin Bashiri