RadarMadura.id - Rencana Zeekr kembali meramaikan pasar mobil listrik Indonesia harus mengalami sedikit perubahan jadwal.
Geely Auto Indonesia memastikan pemasaran dua model yang disiapkan untuk Tanah Air, Zeekr 009 dan Zeekr 7X, ditunda hingga awal 2027.
Keputusan tersebut berkaitan dengan perubahan teknologi baterai Zeekr secara global yang sedang berlangsung di China.
Penyesuaian ini membuat waktu peluncuran di Indonesia ikut bergeser dari rencana sebelumnya.
Sales and Channel Development Director Geely Auto Indonesia, Constantinus Herlijoso, menjelaskan bahwa Zeekr tengah melakukan transisi platform baterai dari sistem 400 volt menuju 800 volt.
Proses tersebut masih berjalan di China sehingga perusahaan perlu menyesuaikan strategi peluncuran untuk sejumlah pasar.
Menurutnya, perubahan teknologi menjadi salah satu alasan utama penjualan Zeekr di Indonesia tidak dilakukan sesuai jadwal awal.
Dengan begitu, penundaan bukan berarti rencana kehadiran Zeekr di Indonesia dihentikan.
Dua mobil listrik yang menjadi fokus awal adalah Zeekr 009 dan Zeekr 7X.
Keduanya sebelumnya telah diperkenalkan kepada konsumen Indonesia dan menjadi bagian dari rencana ekspansi merek tersebut di bawah Geely Auto Indonesia.
Zeekr 009 merupakan MPV listrik premium, sedangkan 7X hadir sebagai SUV listrik yang menyasar segmen berbeda.
Baca Juga: Tak Lagi Butuh OCuLink atau Thunderbolt, RTX 5090 Dibawa ke eGPU Wireless Wi-Fi 7 Tembus 110 FPS
Kedua model tersebut diproyeksikan menjadi ujung tombak Zeekr ketika kembali dipasarkan secara resmi.
Untuk tahap awal, Zeekr masih akan membawa kedua kendaraan tersebut dalam bentuk Completely Built Up atau CBU.
Artinya, mobil didatangkan dalam kondisi utuh sebelum dipasarkan kepada konsumen Indonesia.
Setelah tahap awal berjalan, perusahaan membuka kemungkinan melakukan perakitan kendaraan di dalam negeri.
Strategi tersebut sebelumnya memang sudah menjadi bagian dari rencana Zeekr untuk membangun bisnis yang lebih panjang di Indonesia.
Dari sisi waktu, Zeekr 009 diperkirakan meluncur sedikit lebih dahulu dibandingkan 7X.
Meski demikian, keduanya masih berada dalam rentang kuartal pertama 2027 sehingga jarak peluncurannya diperkirakan tidak terlalu jauh.
Perubahan jadwal ini membuat calon konsumen harus menunggu beberapa bulan lebih lama.
Detail tanggal peluncuran masing-masing model masih menunggu pengumuman berikutnya dari perusahaan.
Penundaan tersebut juga menarik jika melihat perjalanan Zeekr di Indonesia.
Merek mobil listrik asal China ini sebelumnya sempat diperkenalkan pada 2024 melalui distributor berbeda, tetapi rencana penjualannya kemudian tidak berlanjut.
Salah satu persoalan yang pernah disampaikan perusahaan adalah harga kendaraan CBU yang menjadi kurang kompetitif akibat beban impor.
Pada 2026, Zeekr kembali dengan strategi bisnis yang berada di bawah Geely Auto Indonesia.
Kali ini, Zeekr juga menyiapkan pendekatan berbeda untuk urusan produksi dan distribusi.
Sebelumnya perusahaan menyampaikan rencana perakitan lokal dengan menggandeng Handal Indonesia Motor, sehingga kendaraan nantinya tidak selalu bergantung pada skema CBU.
Strategi tersebut diharapkan mendukung struktur harga yang lebih kompetitif sekaligus memperkuat jaringan layanan.
Geely juga sebelumnya menargetkan pengembangan jaringan showroom Zeekr di Indonesia hingga 2027.
Baca Juga: Tak Lagi Butuh OCuLink atau Thunderbolt, RTX 5090 Dibawa ke eGPU Wireless Wi-Fi 7 Tembus 110 FPS
Dari sisi harga, angka final untuk Zeekr 009 dan 7X versi peluncuran 2027 belum diumumkan.
Saat diperkenalkan pada IIMS 2026, keduanya sempat disebut memiliki harga estimasi masing-masing sekitar Rp1,6 miliar untuk 009 dan Rp1,1 miliar untuk 7X.
Namun angka tersebut tidak dapat dianggap sebagai harga resmi final karena konfigurasi, teknologi, serta strategi impor dan perakitan dapat berubah.
Konsumen perlu menunggu pengumuman resmi ketika peluncuran semakin dekat.
Perubahan dari baterai 400 volt menuju 800 volt menjadi bagian penting dari cerita Zeekr menjelang masuk kembali ke Indonesia.
Platform 800 volt secara umum memungkinkan arsitektur pengisian berdaya tinggi dan menjadi salah satu arah pengembangan kendaraan listrik modern.
Namun penerapan akhirnya pada model yang dijual di Indonesia tetap perlu menunggu spesifikasi resmi dari Zeekr.
Karena itu, detail mengenai kapasitas baterai, kemampuan pengisian, jarak tempuh, serta fitur kendaraan versi Indonesia masih perlu dikonfirmasi.
Dengan penundaan tersebut, Zeekr kini mengarahkan debut 009 dan 7X di Indonesia ke awal 2027.
Perusahaan masih mempertahankan rencana kehadirannya dan melakukan penyesuaian mengikuti perkembangan teknologi global.
Bagi calon konsumen, masa tunggu ini sekaligus menjadi kesempatan untuk melihat spesifikasi final dan strategi harga yang akan diterapkan.
Jika seluruh persiapan berjalan sesuai rencana, dua mobil listrik tersebut akan kembali menjadi bagian dari persaingan kendaraan listrik premium di Indonesia pada 2027.(Syarifah)
Editor : Amin Bashiri