RadarMadura.id - Nissan menyiapkan Pixo sebagai mobil listrik mungil baru yang ditujukan untuk pasar Eropa.
Model ini langsung mencuri perhatian karena memiliki tampilan yang sekilas mengingatkan pada Renault Twingo E-Tech.
Kemiripan tersebut cukup terlihat dari bentuk bodi dan sejumlah elemen yang digunakan pada kendaraan.
Namun Nissan memberikan beberapa perubahan agar Pixo tetap memiliki identitas visualnya sendiri.
Mengutip InsideEVs, Nissan Pixo menggunakan banyak komponen yang juga ditemukan pada Renault Twingo E-Tech.
Kesamaan tersebut mencakup bagian bodi serta teknologi yang berada di dalam mobil.
Penggunaan komponen bersama membuat tampilan dasar Pixo tidak terlalu jauh dari Twingo E-Tech.
Meski demikian, Nissan tidak membiarkan mobil listrik mungil ini hadir dengan desain yang sepenuhnya sama.
Perbedaan paling jelas antara Nissan Pixo dan Renault Twingo E-Tech berada di bagian depan.
Nissan memberikan desain dengan bentuk yang lebih tebal dan memiliki sudut lebih tegas.
Ubahan tersebut membuat wajah Pixo terlihat berbeda ketika dibandingkan langsung dengan Twingo E-Tech.
Bagian depan akhirnya menjadi elemen utama yang membedakan karakter kedua mobil listrik tersebut.
Dari samping, hubungan antara Pixo dan Twingo E-Tech masih cukup mudah terlihat.
Proporsi bodi yang kompak memberikan kesan bahwa kedua kendaraan tersebut berasal dari basis yang memiliki banyak kesamaan.
Pendekatan seperti ini memungkinkan Nissan menghadirkan model baru tanpa harus mengembangkan seluruh komponen kendaraan dari awal.
Pada saat yang sama, perubahan eksterior tetap memberikan ruang bagi Nissan untuk membangun identitas Pixo.
Kehadiran Pixo juga memperlihatkan arah Nissan dalam menghadapi perkembangan mobil listrik berukuran kecil di Eropa.
Kendaraan mungil memiliki keunggulan tersendiri untuk mobilitas perkotaan yang membutuhkan dimensi ringkas.
Bentuknya yang kompak dapat menjadi salah satu daya tarik bagi konsumen yang mengutamakan kepraktisan dalam penggunaan sehari-hari.
Nissan mencoba memadukan karakter tersebut dengan teknologi kendaraan listrik.
Strategi berbagi komponen dengan Renault Twingo E-Tech bukan hal yang mengejutkan dalam pengembangan kendaraan modern.
Penggunaan basis dan teknologi yang sama dapat membantu produsen mengembangkan produk dengan pendekatan yang lebih efisien.
Baca Juga: Honda Vario Evo 160 Hadir dengan Tiga Varian, Ini yang Berubah dari CBS ke ABS
Nissan kemudian memberikan sentuhan berbeda melalui desain eksterior agar Pixo tidak sekadar terlihat sebagai salinan Twingo.
Hasilnya adalah mobil listrik dengan hubungan teknis yang kuat tetapi memiliki wajah berbeda.
Bagian depan Pixo menjadi bukti paling jelas dari strategi tersebut.
Bentuk yang lebih tebal membuat mobil terlihat memiliki karakter yang lebih kuat dibandingkan tampilan Twingo E-Tech.
Sementara garis desain yang lebih bersudut memberikan pembeda yang mudah dikenali dari kejauhan.
Nissan tampaknya menjadikan area tersebut sebagai kunci utama dalam membangun identitas visual Pixo.
Untuk saat ini, informasi yang tersedia mengenai Pixo lebih banyak memperlihatkan hubungan desain dan komponen dengan Renault Twingo E-Tech.
Detail mengenai spesifikasi teknis, kapasitas baterai, jarak tempuh, serta fitur lengkapnya menjadi informasi yang masih menarik untuk ditunggu.
Begitu pula dengan rincian mengenai waktu peluncuran dan ketersediaannya di berbagai negara Eropa.
Kehadiran Pixo diperkirakan menjadi bagian dari semakin beragamnya pilihan mobil listrik berukuran kompak.
Jika melihat desain yang ditawarkan, Nissan Pixo membawa pendekatan yang cukup sederhana tetapi mudah dikenali.
Baca Juga: Honda Vario Evo 160 Hadir dengan Tiga Varian, Ini yang Berubah dari CBS ke ABS
Basis yang memiliki banyak kesamaan dengan Twingo E-Tech dipadukan dengan perubahan visual pada bagian yang paling mudah terlihat.
Cara tersebut membuat Pixo tetap memiliki hubungan erat dengan mobil listrik Renault tanpa kehilangan ciri khas Nissan.
Model ini pun menjadi salah satu kendaraan listrik mungil yang menarik untuk diperhatikan di pasar Eropa.
Nissan Pixo pada akhirnya hadir dengan konsep yang memadukan basis bersama dan identitas desain tersendiri.
Kemiripannya dengan Renault Twingo E-Tech terlihat dari sejumlah komponen, termasuk bodi dan teknologi di dalamnya.
Namun desain depan yang lebih tebal dan bersudut memberikan pembeda yang cukup kuat. Mobil listrik mungil ini pun siap menambah pilihan kendaraan elektrifikasi bagi pasar Eropa.(Syarifah)
Editor : Amin Bashiri