RadarMadura.id - ASUS resmi memperkenalkan ExpertBook P3 G1 sebagai laptop bisnis terbaru untuk pengguna profesional, tenaga pendidik hingga pekerja hybrid di Indonesia.
Perangkat dengan kode P3406CCAP ini mengandalkan prosesor Intel Core Ultra serta sejumlah fitur yang dirancang untuk menunjang pekerjaan harian.
ASUS juga membekalinya dengan kemampuan AI, keamanan kelas bisnis dan bodi yang telah memenuhi standar ketahanan militer.
Harga ASUS ExpertBook P3 G1 di Indonesia dibanderol mulai Rp14.699.000.
Dari sektor dapur pacu, laptop ini tersedia dengan pilihan Intel Core Ultra 5 225H hingga Intel Core Ultra 7 255H.
Prosesor tersebut memiliki Intel AI Boost NPU hingga 13 TOPS untuk menangani sejumlah tugas berbasis kecerdasan buatan secara lebih efisien.
ASUS menyediakan RAM DDR5 yang dapat ditingkatkan hingga 64 GB sehingga pengguna memiliki ruang lebih luas untuk menjalankan
banyak aplikasi. Penyimpanannya mendukung dua SSD PCIe 4.0 dengan kapasitas hingga 2 TB.
Layar ExpertBook P3 G1 menggunakan panel 14 inci beresolusi WUXGA 1.920 x 1.200 piksel dengan rasio 16:10.
Panel tersebut memiliki tingkat kecerahan 300 nits, lapisan anti-glare dan sertifikasi TUV Rheinland untuk membantu menjaga kenyamanan mata ketika digunakan dalam waktu lama.
ASUS juga memasangkan keyboard dengan jarak tekan tombol 1,5 mm yang dirancang untuk mendukung aktivitas mengetik.
Touchpad berukuran lebih luas turut menjadi bagian dari rancangan perangkat ini.
Untuk mobilitas, ExpertBook P3 G1 memiliki bobot mulai 1,43 kilogram dengan desain yang relatif ringkas.
Bagian bodinya menggunakan warna Misty Grey dan dirancang untuk memenuhi standar MIL-STD-810H melalui 24 prosedur pengujian.
Baca Juga: Tren Headphone Makin Personal, Beats 360 Meluncur dengan Bantal Telinga Warna-warni Bisa Diganti
ASUS juga menggunakan sistem pendingin ExpertCool untuk membantu menjaga temperatur ketika laptop bekerja dalam beban yang berkelanjutan.
Kombinasi tersebut membuat laptop ini diarahkan untuk penggunaan profesional yang membutuhkan perangkat ringkas sekaligus tangguh.
Fitur AI menjadi bagian lain yang ditawarkan ASUS melalui ekosistem MyExpert.
Pengguna dapat memanfaatkan sejumlah fitur produktivitas untuk membantu pekerjaan, sementara AI ExpertMeet mendukung fungsi seperti penerjemahan secara real-time, rangkuman rapat dan smart noise cancellation.
Kemampuan tersebut ditujukan untuk aktivitas kolaborasi, terutama ketika pengguna mengikuti rapat secara daring.
Dengan pendekatan ini, ASUS menempatkan AI bukan sekadar sebagai fitur tambahan, tetapi sebagai bagian dari pengalaman kerja pada ExpertBook P3 G1.
Urusan konektivitas juga cukup lengkap untuk kebutuhan perangkat kerja modern.
ASUS menyediakan satu port Thunderbolt 4 yang kompatibel dengan USB4, USB 3.2 Gen 1 Type-A, USB 3.2 Gen 2 Type-C, HDMI 2.1 TMDS serta RJ45 Gigabit Ethernet.
Laptop ini turut mendukung Wi-Fi 6 dan Bluetooth 5.4 untuk koneksi nirkabel.
Kamera depan 1080p dengan privacy shutter disiapkan untuk kebutuhan konferensi video sekaligus memberikan lapisan privasi tambahan.
Daya tahan perangkat ditopang baterai berkapasitas 70 Wh yang menggunakan konfigurasi empat sel.
ASUS menyertakan adaptor USB-C 65 watt untuk pengisian daya laptop.
Di sektor keamanan, ExpertBook P3 G1 membawa fingerprint sensor yang terintegrasi dengan tombol daya serta firmware TPM.
ASUS ExpertGuardian juga menghadirkan berbagai perlindungan seperti Intel Boot Guard, BIOS Guard dan fitur pemulihan BIOS.
Baca Juga: OPPO Enco X4 Hadir dengan Dual Driver Dynaudio, Chip 6nm, ANC Adaptif dan Daya Tahan 53 Jam
Untuk pilihan konfigurasi, ASUS ExpertBook P3 G1 tersedia dalam beberapa varian harga di pasar Indonesia.
Model Intel Core Ultra 5 225H dengan RAM 8 GB dan SSD 256 GB dibanderol Rp14.699.000, sedangkan versi 8 GB/512 GB berada di angka Rp15.799.000.
Varian Intel Core Ultra 7 255H dengan RAM 8 GB dan SSD 512 GB dijual Rp18.099.000, sementara konfigurasi 16 GB/512 GB menjadi varian tertinggi dengan harga Rp20.099.000.
Dengan kombinasi prosesor Intel Core Ultra, dukungan RAM hingga 64 GB, dual SSD, fitur AI dan keamanan berlapis, ExpertBook P3 G1 menyasar kebutuhan komputasi bisnis yang cukup beragam.
Laptop ini juga menawarkan portabilitas melalui bobot mulai 1,43 kilogram tanpa mengesampingkan ketahanan bodi berstandar MIL-STD-810H.
ASUS menempatkan perangkat tersebut sebagai solusi bagi profesional yang membutuhkan laptop untuk bekerja di kantor maupun ketika berpindah tempat.
Kehadirannya menambah pilihan laptop bisnis berbasis Intel Core Ultra di pasar Indonesia pada 2026.(Syarifah)
Editor : Amin Bashiri