RadarMadura.id - Honda resmi memperluas jajaran motor premiumnya di India lewat peluncuran Honda CB500.
Motor bergaya heritage roadster tersebut hadir membawa mesin 501 cc dengan banderol awal 2,75 lakh rupee atau sekitar Rp50 jutaan.
Kehadirannya menjadi tambahan baru dalam portofolio Honda BigWing India yang selama ini dihuni sejumlah motor berkapasitas besar.
Honda CB500 juga ditawarkan dalam tiga pilihan untuk menjangkau karakter konsumen yang berbeda.
Untuk harga, Honda CB500 Alloy menjadi varian paling terjangkau dengan banderol 2,75 lakh rupee.
Berikutnya terdapat Spoke Tubeless yang dipasarkan sekitar 2,99 lakh rupee atau setara Rp55 jutaan.
Sementara varian tertinggi Spoke Tubeless With Stripes dibanderol 3,01 lakh rupee atau sekitar Rp56 jutaan.
Seluruh harga tersebut merupakan harga ex-showroom Bengaluru.
Dari sektor dapur pacu, Honda CB500 membawa mesin satu silinder berkapasitas 501 cc.
Mesin tersebut menggunakan sistem pendingin udara yang dilengkapi oil cooler dan mampu menghasilkan tenaga sekitar 28 hp serta torsi puncak 43,3 Nm.
Karakter tersebut membuat CB500 lebih menonjolkan sensasi torsi dan pengendaraan santai dibanding mengejar performa agresif.
Baca Juga: Hyundai Ioniq V Meluncur Pekan Depan di China, Harga Mulai Rp318 Jutaan dengan Baterai LFP
Tenaga mesin disalurkan melalui transmisi manual lima percepatan dengan slipper clutch.
Menariknya, mesin yang digunakan Honda CB500 untuk pasar India berbeda dari keluarga CB500 bermesin dua silinder yang dikenal di sejumlah pasar global.
Honda justru memilih konfigurasi satu silinder berkapasitas besar untuk memberikan karakter roadster klasik.
Pilihan tersebut juga menempatkan CB500 sebagai motor dengan konsep yang cukup berbeda di kelasnya.
Motor ini diposisikan di atas lini CB350 dalam jajaran produk Honda India.
Secara desain, Honda CB500 mempertahankan nuansa motor klasik melalui lampu depan berbentuk bulat dan tangki bahan bakar berlekuk.
Jok panjang bergaya klasik dipadukan dengan posisi setang yang tegak sehingga memperkuat karakter heritage roadster.
Detail seperti sepatbor tradisional dan aksen pada bagian mesin turut mempertegas identitas retro.
Namun, sistem pencahayaan LED membuat tampilannya tetap mengikuti kebutuhan motor modern.
Perbedaan utama ketiga varian terlihat pada pilihan roda dan sentuhan visualnya.
Versi Alloy menggunakan pelek alloy, sedangkan Spoke Tubeless mengandalkan pelek cross-spoke yang kompatibel dengan ban tubeless.
Varian Spoke Tubeless With Stripes mempertahankan konfigurasi tersebut tetapi mendapat tambahan grafis khusus.
Pilihan ini memberi konsumen kesempatan memilih tampilan sesuai selera tanpa mengubah karakter dasar CB500.
Fitur Honda CB500 juga tidak sepenuhnya mengandalkan nuansa klasik.
Motor ini dibekali Honda Selectable Torque Control, dual-channel ABS dan rem cakram pada roda depan maupun belakang.
Panel instrumennya menggabungkan tampilan analog-digital, sementara Honda RoadSync menyediakan konektivitas dengan smartphone.
Sistem pencahayaan LED di seluruh bagian turut menjadi perlengkapan standar yang mempertemukan gaya retro dengan teknologi modern.
Honda CB500 diproduksi di India dan pemesanannya dibuka melalui jaringan dealer Honda BigWing.
Baca Juga: Hyundai Ioniq V Meluncur Pekan Depan di China, Harga Mulai Rp318 Jutaan dengan Baterai LFP
Strategi produksi lokal tersebut menjadi salah satu faktor yang memungkinkan Honda menawarkan motor 501 cc ini dengan harga yang relatif kompetitif di pasar setempat.
Kehadiran CB500 juga mengisi celah segmen motor satu silinder berkapasitas besar yang sebelumnya pernah ditempati Royal Enfield Classic 500.
Di pasar India, model ini berhadapan dengan motor seperti Royal Enfield Interceptor 650 dan BSA Gold Star 650 dari sisi harga dan karakter.
Dengan harga awal 2,75 lakh rupee, Honda CB500 menawarkan kombinasi kapasitas mesin besar, desain klasik dan fitur modern dalam satu paket.
Varian teratas pun masih berada di kisaran 3,01 lakh rupee sehingga pilihan modelnya cukup jelas berdasarkan jenis roda dan grafis.
Honda tampaknya menyasar pengendara yang menginginkan motor berkapasitas besar dengan karakter santai dan tampilan heritage.
Untuk saat ini, peluncuran tersebut baru dikonfirmasi untuk pasar India melalui jaringan BigWing.(Syarifah)
Editor : Amin Bashiri