RadarMadura.id - Hyundai Ioniq V dijadwalkan meluncur di pasar China pada 29 September 2026 sebagai model perdana dari lini Ioniq di negara tersebut.
Mobil listrik ini sebelumnya telah memasuki masa prapesan dengan harga yang berada di kisaran Rp318 juta hingga Rp371 juta.
Kehadiran Ioniq V menjadi bagian dari strategi Hyundai China menghadirkan kendaraan listrik yang dikembangkan khusus untuk konsumen setempat.
Model tersebut juga disebut membawa bahasa desain yang nantinya berpotensi diterapkan ke pasar global.
Untuk harga, Hyundai Ioniq V ditawarkan dalam tiga konfigurasi dengan rentang 119.900 yuan hingga 139.900 yuan.
Jika dikonversikan, angka tersebut setara sekitar Rp318 juta sampai Rp371 juta, meski harga tersebut merupakan patokan pasar China.
Sampai informasi terbaru, belum ada pengumuman mengenai harga resmi Ioniq V untuk Indonesia.
Karena itu, angka dalam rupiah sebaiknya tidak dianggap sebagai harga jual di Tanah Air.
Dari sisi desain, Ioniq V tampil sebagai sedan listrik dengan siluet fastback yang cukup ramping.
Bagian depannya menggunakan desain tertutup tanpa grille konvensional, sedangkan lampu daytime running light dibuat horizontal di bagian atas.
Mobil ini juga mendapatkan pintu tanpa bingkai serta trim jendela berwarna hitam.
Dimensinya mencapai panjang 4.900 mm, lebar 1.890 mm, tinggi 1.470 mm dan jarak sumbu roda 2.900 mm.
Masuk ke bagian kabin, Hyundai Ioniq V membawa konsep interior Nebula Wrap-around yang mengutamakan tampilan digital.
Salah satu perangkat yang paling mencolok adalah layar kontrol tengah berukuran 27 inci dengan resolusi 4K.
Sistem tersebut menggunakan chip kokpit Qualcomm Snapdragon 8295 dan terintegrasi dengan sejumlah layanan berbasis kecerdasan buatan.
Teknologi AI yang disebut tersedia mencakup Ernie Bot dari Baidu dan Doubao dari ByteDance.
Sektor teknologi berkendara juga menjadi perhatian pada Ioniq V.
Hyundai membekali mobil ini dengan sistem head-up display Cyber Eye untuk membantu menyajikan informasi kepada pengemudi.
Selain itu, sistem bantuan berkendara Momenta memungkinkan fungsi navigasi otomatis ketika kendaraan melaju di jalan tol.
Fitur tersebut menjadi bagian dari paket teknologi yang ditawarkan pada mobil listrik terbaru Hyundai di China.
Untuk sumber tenaga, Hyundai Ioniq V menggunakan konfigurasi motor listrik tunggal dengan dua pilihan output.
Varian tertentu menghasilkan tenaga 140 kW atau sekitar 188 hp, sedangkan versi lebih tinggi mampu menghasilkan 168 kW atau sekitar 225 hp.
Pilihan tenaga tersebut dipadukan dengan baterai LFP yang dipasok CATL.
Kapasitas baterainya tersedia dalam pilihan 53,5 kWh dan 66,8 kWh.
Jarak tempuh menjadi salah satu daya tarik utama Ioniq V karena tersedia beberapa pilihan berdasarkan kapasitas baterai dan konfigurasi kendaraan.
Baca Juga: Omoda O4 Bikin Penasaran di Indonesia, Pre-Booking Sudah Dibuka Harga Masih Dirahasiakan
Berdasarkan standar CLTC, jaraknya mencapai 520 km, 540 km, 620 km hingga 650 km.
Jika menggunakan angka konversi WLTP yang dilaporkan, jaraknya berada di kisaran 421 km sampai 527 km.
Perbedaan angka tersebut terjadi karena masing-masing standar pengujian menggunakan metode dan kondisi pengukuran yang berbeda.
Hyundai juga membangun Ioniq V menggunakan teknologi elektrifikasi yang ditujukan untuk memberikan kombinasi performa dan efisiensi.
Sebelumnya, laporan mengenai model ini menyebut adanya teknologi pengisian cepat berbasis arsitektur 800V.
Namun, detail kemampuan pengisian untuk setiap konfigurasi tetap perlu mengacu pada spesifikasi resmi masing-masing varian yang dijual di China.
Informasi tersebut penting bagi calon pengguna yang mempertimbangkan mobil listrik untuk perjalanan jarak jauh.
Untuk pasar Indonesia, kehadiran Ioniq V masih belum dapat dipastikan.
PT Hyundai Motors Indonesia memang terus memperluas portofolio kendaraan elektrifikasi dan pada GIIAS 2026 telah menampilkan sejumlah model listrik, termasuk Ioniq 3 serta prototipe SUV listrik tujuh penumpang.
Namun, belum ada informasi resmi yang menyatakan Ioniq V akan dipasarkan di Indonesia.
Baca Juga: Omoda O4 Bikin Penasaran di Indonesia, Pre-Booking Sudah Dibuka Harga Masih Dirahasiakan
Dengan demikian, harga Rp318 juta hingga Rp371 juta saat ini hanya menjadi referensi dari pasar China.
Hyundai Ioniq V akan resmi meluncur di China pada 29 September 2026 dengan tiga konfigurasi dan rentang harga prapesan mulai 119.900 yuan.
Mobil listrik ini menawarkan baterai LFP hingga 66,8 kWh, jarak tempuh CLTC maksimal 650 km serta kabin dengan layar 27 inci.
Perpaduan desain fastback, teknologi AI dan fitur bantuan berkendara membuat Ioniq V membawa pendekatan baru untuk lini elektrifikasi Hyundai di China.
Untuk konsumen Indonesia, kepastian harga dan jadwal pemasarannya masih menunggu pengumuman resmi Hyundai.(Syarifah)
Editor : Amin Bashiri