RadarMadura.id - Vivo resmi memperkenalkan OriginOS 7 pada 21 September 2026 dalam acara global di Shanghai, China.
Sistem operasi terbaru ini dibangun di atas Android 17 dan membawa sejumlah perubahan pada performa, antarmuka, kecerdasan buatan atau AI, hingga konektivitas lintas perangkat.
Vivo menempatkan kemampuan AI dan integrasi ekosistem sebagai bagian penting dari pengalaman baru tersebut.
Salah satu fitur yang menjadi perhatian adalah Jovi, agen AI personal yang dirancang untuk membantu pengguna menyelesaikan berbagai pekerjaan.
Jovi dapat membantu mengambil dokumen, merangkum informasi, hingga mengirimkan hasil pekerjaan ke perangkat Vivo lain yang menjalankan OriginOS 7.
Konsep tersebut membuat fungsi AI tidak hanya berhenti pada perintah sederhana di dalam smartphone.
Vivo juga mengarahkan Jovi untuk membantu alur kerja yang melibatkan lebih dari satu perangkat.
OriginOS 7 turut membawa sejumlah fitur AI lain untuk aktivitas sehari-hari.
Ada AI Recorder, Smart Call Assistant, AI Search, AI Reader Mode, serta Snap Note yang dapat mengubah tulisan yang dipotret menjadi catatan digital.
Fitur-fitur tersebut menyasar kebutuhan pengguna ketika merekam percakapan, mencari informasi, membaca konten, hingga mengubah tulisan fisik menjadi dokumen.
Ketersediaan beberapa fitur dapat bergantung pada model perangkat dan dukungan wilayah.
Dari sisi produktivitas, OriginOS 7 memperkenalkan Origin Workbench yang memungkinkan hingga lima aplikasi digunakan dalam satu ruang kerja.
Kemampuan tersebut ditujukan untuk pengguna yang sering berpindah antara aplikasi komunikasi, catatan, browser, maupun pekerjaan kreatif.
Vivo juga menyebut sistem ini dirancang mempertahankan kelancaran penggunaan dalam jangka panjang hingga enam tahun berdasarkan pengujian internal selama 72 bulan.
Sejumlah klaim performa tersebut berasal dari pengujian laboratorium Vivo sehingga hasil pemakaian nyata dapat berbeda.
Perubahan lain terlihat pada tampilan antarmuka yang dibuat lebih dinamis dan interaktif.
Baca Juga: Mazda MX-5 Berubah Jadi Makin Eksklusif dengan Sunflower Yellow, Cuma Enam Unit di Dunia
OriginOS 7 membawa efek seperti Fluid Motion, Spring Animation, serta Seamless Interaction agar gerakan pada layar terasa lebih natural saat disentuh dan digeser.
Vivo juga menyediakan personalisasi seperti Wiggle Theme, Glint Theme, Stick It, dan Pet Pals.
Pendekatan ini membuat layar utama tidak hanya berfungsi sebagai tempat ikon aplikasi, tetapi juga menjadi ruang personalisasi pengguna.
Hal yang cukup menarik adalah langkah Vivo memperluas koneksi dengan perangkat di luar ekosistemnya sendiri.
Melalui Office Kit 2.0, perangkat Vivo dengan OriginOS 7 dapat terhubung dengan sejumlah produk Apple, termasuk Apple Watch, AirPods, iPad, dan Mac.
Apple Watch dapat digunakan untuk menampilkan notifikasi serta menyinkronkan data olahraga dan kesehatan ke Origin Health.
Sementara itu, AirPods mendapatkan dukungan informasi baterai dan Spatial Audio sesuai perangkat serta fitur yang didukung.
Konektivitas tersebut juga mencakup pengelolaan file dan pekerjaan lintas perangkat.
Pengguna iPad, Mac, atau Windows dapat memindahkan pekerjaan, menyinkronkan catatan secara real time, hingga melakukan drag-and-drop file antarlayar melalui vivo Office Kit.
Foto dan dokumen yang tersimpan di iCloud juga dapat diakses melalui vivo File Manager tanpa harus meninggalkan sistem Vivo.
Langkah ini menunjukkan fokus OriginOS 7 pada penggunaan perangkat yang lebih beragam dalam satu aktivitas digital.
Untuk perangkat yang mendapatkan pembaruan, Vivo telah menyiapkan jadwal distribusi secara bertahap.
Berdasarkan informasi resmi Vivo, sejumlah perangkat seperti X300 Series dan beberapa perangkat iQOO dijadwalkan mulai menerima OriginOS 7 pada 9 Oktober 2026.
Tahap berikutnya mencakup lebih banyak model pada akhir Oktober, November, Desember 2026 hingga Januari 2027.
Jadwal tersebut dapat berbeda menurut model dan pasar sehingga pengguna perlu memperhatikan informasi pembaruan untuk perangkat masing-masing.
Kehadiran OriginOS 7 memperlihatkan bahwa Vivo tidak hanya mengejar peningkatan tampilan dan kelancaran sistem.
AI Jovi ditempatkan sebagai asisten yang dapat membantu pekerjaan, sementara Office Kit memperluas hubungan antara smartphone Vivo dan perangkat dari ekosistem lain.
Kombinasi tersebut membuat smartphone semakin diarahkan menjadi pusat aktivitas digital yang melibatkan banyak perangkat.
Baca Juga: Mazda MX-5 Berubah Jadi Makin Eksklusif dengan Sunflower Yellow, Cuma Enam Unit di Dunia
Bagi pengguna Vivo, pembaruan ini membawa perubahan pada cara bekerja, mengelola informasi, dan berinteraksi dengan perangkat sehari-hari.
Pada akhirnya, OriginOS 7 menjadi salah satu pembaruan besar Vivo pada 2026 dengan fokus pada AI, produktivitas, personalisasi, dan konektivitas.
Basis Android 17, agen AI Jovi, Origin Workbench, serta dukungan perangkat Apple menjadi beberapa fitur utama yang ditawarkan.
Namun, tidak seluruh kemampuan akan tersedia secara seragam karena dukungan fitur bergantung pada model, wilayah, bahasa, dan perangkat yang digunakan.
Pengguna dapat menunggu jadwal pembaruan resmi untuk mengetahui fitur OriginOS 7 yang tersedia pada perangkat masing-masing.(Syarifah)
Editor : Amin Bashiri