XPeng GX Unjuk Gigi di GIIAS 2026, SUV Bongsor 6 Kursi Berotak AI Turing 3.000 TOPS

Fadila An Naila • Dipublikasikan Selasa, 22 September 2026 | 16:01 WIB
Xpeng GX (X/@GrailArchive)
Xpeng GX (X/@GrailArchive)
RadarMadura.id - Panggung pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 kedatangan tamu istimewa di segmen elektrifikasi premium lewat kemunculan perdana SUV flagship berukuran besar, XPeng GX.
 
Kendaraan yang diposisikan satu tingkat di atas XPeng G9 ini langsung mencuri perhatian berkat garis desain mengotak nan maskulin, meninggalkan siluet membulat yang jamak ditemui pada lini XPeng sebelumnya.

Langkah memboyong model termewah ini ditegaskan pabrikan sebagai pembuktian standar teknologi global kepada konsumen Tanah Air.
 
Vice President Marketing XPeng Indonesia, Hari Arifianto, mengungkapkan bahwa pihaknya ingin pengunjung melihat sekaligus berinteraksi langsung dengan kecanggihan terkini yang identik dengan unit di pasar internasional.
Baca Juga: Deretan Harga Pre-Order Redmi Note 17 Series Terbaru, Model 4G dan 5G Mulai Rp3 Jutaan

Postur tubuhnya tergolong masif dengan panjang mencapai 5.265 mm dan jarak sumbu roda 3.115 mm. Proporsi panjang ini dipadukan atap bergaya floating roof dan handel pintu rata bodi (flush door handles), menyajikan hambatan angin yang minim tanpa menanggalkan wibawa SUV premium sekelas rival Eropa.

Masuk ke area interior, kelegaan kabin dimaksimalkan lewat format enam kursi individual (captain seat) berukuran penuh di ketiga barisnya.
Fleksibilitas ruang bagasi pun terjamin berkat mekanisme pelipatan empat jok belakang yang bisa rata lantai, memudahkan akomodasi barang bawaan berukuran besar saat bepergian jarak jauh.

Sektor teknis menjadi sorotan utama berkat adopsi platform mutakhir SEPA 3.0 berbasis Physical AI. Keberadaan fitur rear-wheel steering dan sistem kendali sasis adaptif membuat manuver bodi bongsornya tetap lincah dan stabil, baik saat melibas tikungan sempit maupun bermanuver di jalan bebas hambatan.

Urusan dapur pacu terbagi ke dalam dua opsi elektrifikasi, yakni Battery Electric Vehicle (BEV) murni dan Extended Range Electric Vehicle (EREV). Opsi BEV menawarkan konfigurasi penggerak roda belakang (RWD) bertenaga 270 kW serta All-Wheel Drive (AWD) bertenaga kombinasi 430 kW, sedangkan versi EREV mengawinkan generator bensin 1.500 cc bertenaga 110 kW dengan kemasan baterai LFP racikan CALB untuk menepis kekhawatiran jarak tempuh.

Kecerdasan berkendara disempurnakan dengan kesiapan teknologi swakemudi Level 4 yang ditopang empat cip komputasi XPeng Turing berkecepatan 3.000 TOPS. Meski spesifikasi dan fiturnya telah dipamerkan secara gamblang di hadapan publik, XPeng Indonesia masih mengunci rapat banderol resmi maupun tanggal peluncuran komersialnya untuk pasar domestik. (fadila)
Editor : Fadila An Naila
GIIAS 2026 Xpeng GX XPeng Indonesia Mobil Listrik suv listrik