RadarMadura.id - Lenovo Googlebook 15 resmi menjadi salah satu laptop yang menarik perhatian dalam gelombang awal perangkat Googlebook.
Laptop ini membawa layar OLED 15,3 inci beresolusi 2,8K yang dirancang untuk memberikan ruang kerja lebih luas. Di balik bodinya, perangkat mengandalkan Intel Core Ultra 5 dan NPU dengan kemampuan hingga 47 TOPS.
Kombinasi tersebut membuat Lenovo Googlebook 15 tidak hanya mengandalkan performa prosesor, tetapi juga kemampuan pemrosesan kecerdasan buatan secara lokal.
Dari sisi tampilan, Lenovo Googlebook 15 menggunakan panel OLED touchscreen berukuran 15,3 inci dengan resolusi 2.880 x 1.800 piksel.
Layar tersebut memiliki refresh rate 120Hz dan mendukung cakupan warna DCI-P3 penuh dengan tingkat kecerahan hingga 500 nit.
Spesifikasi ini membuatnya cocok untuk pekerjaan multitasking, menikmati konten multimedia, maupun aktivitas kreatif yang membutuhkan tampilan detail.
Ukuran 15,3 inci juga memberikan area kerja lebih lega dibandingkan sejumlah Googlebook lain yang mengusung layar 14 inci.
Sektor performa menjadi salah satu bagian yang paling menarik dari Lenovo Googlebook 15.
Google mencantumkan prosesor Intel Core Ultra 5 yang dipadukan dengan NPU hingga 47 TOPS untuk menangani beban kerja AI.
Kemampuan NPU tersebut dirancang untuk mendukung berbagai fitur kecerdasan buatan tanpa harus sepenuhnya mengandalkan pemrosesan berbasis cloud.
Pendekatan ini sekaligus menunjukkan arah Googlebook sebagai laptop yang mengintegrasikan AI lebih dalam ke pengalaman penggunaan sehari-hari.
Untuk kapasitas memori, Lenovo Googlebook 15 hadir dengan RAM 16 GB dan penyimpanan internal SSD 512 GB pada konfigurasi yang ditampilkan Google.
Kombinasi tersebut memberikan ruang yang cukup untuk berbagai kebutuhan kerja, mulai dari menjalankan banyak aplikasi hingga menyimpan dokumen dan file berukuran besar.
Keyboard perangkat juga sudah menggunakan lampu latar untuk membantu aktivitas mengetik dalam kondisi minim cahaya.
Google turut menyematkan modul keamanan Titan C2 serta pemindai sidik jari dan fitur pengenalan wajah.
Menariknya, Lenovo Googlebook 15 tetap membawa bodi yang relatif ringan untuk laptop dengan layar lebih besar.
Bobotnya tercatat sekitar 2,84 pound atau 1,29 kilogram, sehingga masih cukup portabel untuk perangkat berukuran 15,3 inci.
Google mengklaim baterainya mampu bertahan hingga 13 jam berdasarkan pengujian penjelajahan web dalam kondisi terkontrol.
Angka penggunaan nyata tentu dapat berbeda bergantung pada tingkat kecerahan layar, aplikasi, koneksi jaringan, dan pola pemakaian.
Googlebook 15 juga dirancang sebagai bagian dari ekosistem perangkat baru yang menghubungkan pengalaman laptop dengan layanan Google.
Integrasi Gemini menjadi salah satu elemen penting dalam platform tersebut, termasuk berbagai kemampuan AI yang dapat membantu pekerjaan pengguna.
Lenovo juga memberikan fitur keamanan biometrik ganda agar proses masuk perangkat dapat dilakukan dengan sidik jari maupun pengenalan wajah.
Kehadiran fitur tersebut memperlihatkan bahwa Googlebook tidak sekadar menawarkan perangkat keras baru, tetapi juga pengalaman komputasi yang lebih terintegrasi.
Baca Juga: Imelda Gihan, Duta Kampus STKIP PGRI Bangkalan, Ikhtiar dan Ikhlas Membawanya Tampil di Layar TV
Pada bagian fisik, Lenovo Googlebook 15 menggunakan keyboard backlit dan layar sentuh untuk memberikan pilihan interaksi yang lebih fleksibel.
Perangkat ini juga memiliki Google Titan C2 Security Module sebagai salah satu lapisan perlindungan perangkat keras.
Konfigurasi tersebut dipadukan dengan kamera dan sistem autentikasi biometrik untuk menjaga akses ke laptop.
Dengan spesifikasi seperti ini, Lenovo menempatkan Googlebook 15 pada segmen laptop premium sejak awal kemunculannya.
Soal harga, Google mencantumkan Lenovo Googlebook 15 mulai US$1.099 untuk konfigurasi 16 GB RAM dan 512 GB penyimpanan.
Jika dikonversikan secara kasar menggunakan kurs sekitar Rp16.000 per dolar AS, nilainya berada di kisaran Rp17,5 juta sebelum pajak, biaya distribusi, dan faktor harga regional.
Perlu dicatat, harga tersebut merupakan harga yang tercantum untuk pasar Amerika Serikat dan belum dapat dijadikan patokan harga resmi Indonesia.
Google juga mencantumkan perangkat ini dalam daftar Googlebook yang tersedia untuk pemesanan awal.
Selain perangkat keras, pembeli Lenovo Googlebook 15 juga mendapatkan sejumlah bonus layanan dalam penawaran awal.
Google mencantumkan satu tahun Google AI Pro tanpa biaya tambahan, termasuk penyimpanan cloud 5 TB serta berbagai layanan berbasis Gemini.
Beberapa aplikasi seperti Adobe Photoshop, Luminar, CapCut, YouTube Premium, dan GeForce NOW juga tercantum sebagai bagian dari penawaran terbatas.
Nilai sebenarnya dari paket tersebut tetap bergantung pada syarat, periode, dan wilayah tempat perangkat dibeli.
Baca Juga: Imelda Gihan, Duta Kampus STKIP PGRI Bangkalan, Ikhtiar dan Ikhlas Membawanya Tampil di Layar TV
Lenovo Googlebook 15 pada akhirnya menawarkan kombinasi yang cukup lengkap untuk sebuah laptop generasi awal Googlebook.
Layar OLED 2,8K 120Hz, Intel Core Ultra 5, NPU hingga 47 TOPS, RAM 16 GB, serta SSD 512 GB menjadi fondasi utama perangkat ini.
Harga mulai US$1.099 menempatkannya di kelas premium, sementara integrasi Gemini dan fitur AI menjadi pembeda dari laptop konvensional.
Untuk pasar Indonesia, informasi mengenai harga serta jadwal ketersediaan resmi masih perlu menunggu pengumuman lebih lanjut.(Syarifah)
Editor : Amin Bashiri