Xpeng GX Tampil ala Range Rover, Punya Tenaga 577 HP dan Jarak 750 Km

Fadila An Naila • Dipublikasikan Sabtu, 19 September 2026 | 22:36 WIB
Xpeng GX (X/@GrailArchive)
Xpeng GX (X/@GrailArchive)

RadarMadura.id - Sebuah Xpeng GX di Tiongkok menjadi sorotan setelah pemiliknya memodifikasi SUV listrik tersebut agar tampil menyerupai Range Rover. Bukan cuma aksesori eksterior, sejumlah detail di kabin juga diubah sehingga identitas SUV Inggris itu semakin kuat.

Modifikasi yang dibagikan Sugar Design memperlihatkan sejumlah ornamen berwarna perunggu pada bodi. Elemen berbentuk U di pintu depan, aksen pada roda dan atap, hingga emblem Range Rover dipasang untuk memperkuat tampilan tersebut.

Bagian interior tidak luput dari sentuhan serupa. Setir dua palang mendapatkan logo Range Rover, melanjutkan tema modifikasi yang membuat Xpeng GX terlihat semakin dekat dengan SUV premium asal Inggris tersebut.

Baca Juga: Nissan Skyline Generasi ke-14 Meluncur Desember 2026, Dikembangkan Cuma 26 Bulan

Di luar urusan modifikasi, Xpeng GX memang memiliki dimensi yang tergolong besar. SUV ini memiliki panjang 5.265 mm, lebar 1.999 mm, tinggi 1.800 mm, dengan wheelbase mencapai 3.115 mm.

Panjangnya bahkan disebut 14 mm lebih besar dibandingkan Range Rover versi wheelbase panjang. Dimensi tersebut memberikan ruang yang cukup lega untuk konfigurasi kabin 2+2+2 dengan enam tempat duduk.

Ruang bagasinya mencapai 673 liter dalam kondisi normal. Ketika jok baris ketiga dilipat, kapasitas tersebut meningkat menjadi 1.748 liter, sehingga GX tetap bisa digunakan untuk membawa barang dalam perjalanan keluarga.

Untuk sektor penggerak, Xpeng GX tersedia dalam dua pendekatan, yakni EV murni dan EREV atau extended-range electric vehicle. Pilihan ini memberikan konsumen alternatif antara mobil listrik penuh dan kendaraan yang menggunakan mesin bensin sebagai penambah jarak tempuh.

Pada versi EREV, mesin bensin 1,5 liter berfungsi sebagai range extender dan bekerja bersama dua motor listrik. Kombinasi tersebut menghasilkan tenaga total hingga 370 kW atau sekitar 496 HP.

GX EREV menggunakan baterai berkapasitas 63,3 kWh. Dalam pengujian berdasarkan standar CLTC, jarak tempuh menggunakan tenaga listrik mencapai 430 km, sementara jarak tempuh kombinasi dengan tangki bahan bakar 60 liter diklaim mencapai 1.585 km.

Bagi pengguna yang masih membutuhkan fleksibilitas perjalanan jauh, konfigurasi EREV menawarkan pendekatan berbeda dibanding mobil listrik murni. Mesin bensin tidak menjadi sumber tenaga utama roda, melainkan membantu memperluas kemampuan jelajah ketika energi baterai mulai terbatas.

Sementara itu, versi EV tersedia dengan motor belakang berkekuatan 270 kW atau sekitar 362 HP. Baterai 91,9 kWh membuat varian ini memiliki jarak tempuh hingga 665 km berdasarkan standar CLTC.

Xpeng juga menyediakan GX EV AWD yang menjadi varian dengan performa tertinggi. Sistem penggerak tersebut menghasilkan output hingga 430 kW atau sekitar 577 HP, dipasangkan dengan baterai 110 kWh dan klaim jarak tempuh maksimal 750 km CLTC.

Tidak hanya mengandalkan tenaga besar, GX juga dibekali perangkat sasis yang cukup kompleks. Suspensi udara dual-chamber digunakan untuk menjaga kenyamanan sekaligus mendukung pengaturan karakter berkendara.

SUV ini juga memiliki rear-wheel steering dengan sudut hingga 7,5 derajat. Roda belakang yang dapat ikut membelok membantu memperkecil radius putar pada kecepatan rendah sekaligus mendukung stabilitas ketika kendaraan melaju lebih cepat.

Baca Juga: Kisah Vio Menjangkau Nasabah Ultra Mikro dari Rumah ke Rumah di Banda Neira

Teknologi steer-by-wire dan brake-by-wire dari Bosch turut digunakan. Sistem tersebut mengandalkan koneksi elektronik untuk meneruskan input pengemudi ke sistem kemudi dan pengereman, berbeda dari mekanisme konvensional yang lebih banyak menggunakan hubungan mekanis atau hidraulis.

Di sektor bantuan mengemudi, Xpeng GX menawarkan empat tingkat perangkat keras AI Touring dengan kemampuan komputasi mulai dari 750 TOPS hingga 3.000 TOPS. Versi tertinggi disebut L4 Robo dan disiapkan untuk kemampuan mengemudi otomatis Level 4.

Soal harga, Xpeng GX di pasar China dipasarkan mulai 279.800 yuan hingga 359.800 yuan, atau sekitar Rp650 juta-Rp840 jutaan berdasarkan nilai tukar yang digunakan dalam laporan. Angka tersebut jauh di bawah harga Range Rover di China yang disebut mulai sekitar 1,412 juta yuan atau lebih dari Rp3,2 miliar.

Informasi dalam laporan tersebut belum mencantumkan harga maupun jadwal resmi Xpeng GX untuk pasar Indonesia. Karena itu, angka Rp650 juta-Rp840 jutaan tersebut merupakan kisaran harga di China, bukan banderol resmi untuk konsumen Indonesia. (fadila)

Editor : Fadila An Naila
Xpeng GX 577 HP EV range rover Mobil Listrik