RadarMadura.id - Memilih motor untuk touring jarak jauh tidak cukup hanya melihat kapasitas mesin atau tampilan. Ergonomi, kemampuan suspensi, kapasitas tangki, fitur keselamatan, hingga ruang penyimpanan ikut menentukan kenyamanan ketika motor dipakai melahap perjalanan antarkota.
Pilihan di pasar Indonesia pada 2026 cukup beragam. Skutik seperti Yamaha XMAX 250 dan NMAX Turbo menawarkan kepraktisan, sementara motor adventure seperti Suzuki V-Strom 250SX, Honda XL750 Transalp, hingga CFMOTO 450MT menyasar pengendara yang membutuhkan kemampuan lebih di berbagai kondisi jalan.
Yamaha XMAX 250
Yamaha XMAX 250 menjadi salah satu pilihan bagi pengendara yang mengutamakan posisi berkendara santai. Mesin 249,8 cc menghasilkan tenaga maksimum 16,8 kW dan torsi 24,3 Nm, cukup untuk mendukung perjalanan antarkota tanpa harus menggunakan kapasitas mesin terlalu besar.
Kepraktisan menjadi salah satu nilai jualnya. XMAX memiliki tangki 13 liter dan bagasi 44,9 liter, sehingga perlengkapan touring bisa dibawa tanpa terlalu bergantung pada aksesori tambahan.
Motor ini juga dibekali windshield elektrik, traction control, ABS, dan electric power socket. Harga XMAX 250 Connected berada di kisaran Rp70 jutaan OTR Jakarta, sedangkan Tech MAX sekitar Rp77 jutaan.
Yamaha NMAX Turbo
Bagi pengguna yang ingin tetap memakai skutik dengan dimensi lebih kompak, Yamaha NMAX Turbo menawarkan pendekatan berbeda. Teknologi YECVT dipadukan dengan riding mode dan Y-Shift untuk membantu pengendara mengatur karakter respons tenaga sesuai kebutuhan.
Fitur traction control dan dual-channel ABS pada varian tertentu turut menunjang perjalanan jarak jauh. Harga NMAX Turbo mulai sekitar Rp39,4 juta OTR Jakarta, sementara Tech MAX berada di kisaran Rp45 jutaan.
Baca Juga: Komitmen Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Bupati Lukman Launching Program Bola Bangkit Kumara
Honda ADV160
Honda ADV160 membawa karakter skutik dengan sentuhan motor adventure. Mesin 156,9 cc menghasilkan tenaga 16 PS dan torsi 14,7 Nm, sedangkan ground clearance 165 mm memberikan ruang lebih ketika melewati jalan yang tidak sepenuhnya mulus.
Suspensi belakang dengan tabung, windshield yang dapat disesuaikan, USB Type-C, serta bagasi yang luas mendukung kebutuhan perjalanan. Pilihan ABS juga tersedia, dengan harga sekitar Rp38 juta hingga Rp43 juta tergantung varian dan wilayah.
Suzuki V-Strom 250SX
Untuk pengendara yang menginginkan motor manual, Suzuki V-Strom 250SX menawarkan konfigurasi yang lebih dekat dengan karakter adventure touring. Mesin 249 cc dikombinasikan transmisi manual enam percepatan dan tangki 12 liter.
Roda depan berukuran 19 inci membantu ketika motor menghadapi permukaan jalan yang tidak rata. Posisi berkendara tegak, windshield, knuckle cover, dan jok terpisah membuatnya tetap relevan untuk perjalanan panjang maupun rute semi-off-road.
Harga OTR Jakarta pada September 2026 tercatat sekitar Rp61,85 juta. Suzuki juga sempat menggunakan V-Strom 250SX untuk kegiatan touring lintas Jawa-Bali pada 2026.
Honda CB500X
Honda CB500X menyasar pengendara yang membutuhkan tenaga lebih besar dari motor 250 cc. Mesin dua silinder 471 cc menghasilkan tenaga maksimum 37 kW dan torsi 44,6 Nm, sementara kapasitas tangki 17,7 liter mendukung daya jelajah perjalanan jauh.
Kombinasi roda depan 19 inci, suspensi Showa, ABS dua kanal, dan posisi berkendara yang relatif tegak membuat motor ini lebih siap untuk rute antarkota. Harga yang tercantum di laman Astra Honda berada di kisaran Rp204,5 juta.
Honda XL750 Transalp
Naik ke kelas adventure yang lebih besar, Honda XL750 Transalp menggunakan mesin parallel twin 755 cc. Kapasitas tangkinya mencapai 16,9 liter dan motor ini memiliki suspensi depan inverted serta lima pilihan riding mode.
Bobot sekitar 210 kg dan tinggi jok 850 mm menjadi faktor yang perlu diperhatikan sebelum memilihnya. Motor ini lebih ditujukan bagi pengendara yang memang membutuhkan performa dan kemampuan menjelajah di berbagai karakter jalan.
Harga yang tercantum di laman Astra Honda mencapai sekitar Rp333 juta.
Royal Enfield Himalayan 450
Royal Enfield Himalayan 450 menawarkan karakter adventure yang lebih kuat. Roda depan 21 inci, roda belakang 17 inci, ground clearance 230 mm, dan tangki 17 liter membuatnya disiapkan untuk rute yang tidak selalu berakhir di jalan aspal.
Joknya dapat disesuaikan dengan opsi ketinggian rendah mulai 805 mm. Empat riding mode juga tersedia untuk menyesuaikan karakter motor dengan kondisi perjalanan.
Harga Himalayan 450 dimulai sekitar Rp152,7 juta, tergantung pilihan warna dan varian.
BMW G 310 GS
BMW G 310 GS menjadi pilihan bagi pengendara yang ingin masuk ke kelas motor adventure premium dengan kapasitas mesin yang lebih kecil. Ergonomi tegaknya dirancang untuk perjalanan jarak jauh sekaligus eksplorasi ringan.
Karakter GS membuat motor ini tidak hanya berorientasi pada perjalanan di jalan raya. Di pasar Indonesia, harga BMW G 310 GS 2026 berada di kisaran Rp170,9 juta hingga Rp177,9 juta untuk varian yang tercantum.
CFMOTO 450MT
CFMOTO 450MT menawarkan kombinasi mesin dua silinder 449 cc dengan karakter penggunaan on-road dan off-road. Motor ini dilengkapi suspensi KYB, ground clearance tinggi, ABS, serta traction control.
Kombinasi tersebut membuat 450MT menarik bagi pengendara yang ingin membawa motor touring ke rute dengan kondisi jalan lebih beragam. Harga di Indonesia berada di kisaran Rp163 juta untuk OTR Jabodetabek berdasarkan informasi pasar 2026.
Royal Enfield Guerrilla 450
Berbeda dari Himalayan 450 yang lebih berorientasi adventure, Royal Enfield Guerrilla 450 lebih dekat dengan karakter motor jalan raya. Mesin 452 cc menghasilkan torsi 40 Nm, sementara posisi berkendara tegak dan jok yang relatif rendah mendukung penggunaan jarak jauh.
Motor ini menggunakan roda 17 inci dengan ban tubeless. Layar TFT Tripper yang mendukung navigasi Google Maps juga membantu pengendara mengikuti rute tanpa harus terlalu sering bergantung pada perangkat tambahan.
Harga Guerrilla 450 di Indonesia tercantum mulai sekitar Rp149,9 juta.
Baca Juga: Wamen Dikdasmen Apresiasi Bupati Lukman, Dianggap Kolaboratif dan Terbuka
Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Touring
Ergonomi menjadi salah satu faktor yang sering luput ketika memilih motor touring. Posisi duduk, ketinggian jok, ruang kaki, dan posisi setang akan menentukan seberapa cepat tubuh mengalami kelelahan ketika motor digunakan selama berjam-jam.
Kapasitas tangki juga perlu disesuaikan dengan rute. Motor dengan tangki lebih besar tidak otomatis lebih irit, tetapi dapat memberikan fleksibilitas lebih ketika jarak antarstasiun pengisian bahan bakar cukup jauh.
Fitur seperti ABS dan traction control juga memiliki fungsi berbeda. ABS membantu mencegah roda mengunci ketika pengereman keras, sedangkan traction control mengatur selip roda ketika traksi berkurang.
Ruang penyimpanan tidak kalah penting. Pada motor yang bagasinya terbatas, penggunaan top box, side pannier, atau tas khusus touring dapat menjadi solusi untuk membawa pakaian dan perlengkapan selama perjalanan.
Untuk pilihan harga, daftar tersebut membentang dari Honda ADV160 yang berada di kisaran Rp38 jutaan hingga Honda XL750 Transalp sekitar Rp333 juta. Sementara itu, pilihan lain seperti Yamaha XMAX 250, Suzuki V-Strom 250SX, Himalayan 450, BMW G 310 GS, dan CFMOTO 450MT berada di rentang harga yang berbeda sesuai kapasitas dan fitur masing-masing. (fadila)
Editor : Fadila An Naila