RadarMadura.id - ANY LUV1 mulai menarik perhatian di tengah perkembangan motor listrik yang semakin beragam, terutama karena membawa konsep modular yang tidak umum ditemukan pada kendaraan roda dua.
Model besutan startup asal Belgia, ANY Mobility, tersebut dirancang sebagai Life Utility Vehicle atau LUV yang menggabungkan karakter motor, skuter, dan kendaraan angkut ringan.
Melalui konsep ini, pengguna tidak hanya membeli kendaraan dengan bentuk dan fungsi yang sudah ditentukan sejak awal.
LUV1 justru menawarkan satu platform yang dapat disesuaikan mengikuti kebutuhan mobilitas sehari-hari.
ANY Mobility kini telah membuka konfigurator daring yang memungkinkan calon pengguna melihat berbagai kemungkinan pengaturan LUV1.
Bagian kendaraan dapat disesuaikan melalui pilihan pintu, tas, perlengkapan, serta aksesori yang mendukung kebutuhan berbeda.
Pendekatan tersebut membuat LUV1 tidak hanya ditujukan untuk perjalanan menuju kantor, tetapi juga membawa barang atau menjalankan aktivitas keluarga.
Konsep modular menjadi daya tarik utama karena satu kendaraan dapat memiliki fungsi yang berbeda tanpa harus berganti model.
Salah satu bagian yang paling mencolok adalah area penyimpanan multifungsi dengan kapasitas hingga 120 liter.
Ruang tersebut dirancang agar dapat dikonfigurasi sehingga lebih fleksibel untuk membawa berbagai kebutuhan pengguna.
ANY juga menyediakan opsi tas samping maupun tas bagian atas untuk menambah kapasitas angkut ketika dibutuhkan.
Dengan pendekatan tersebut, LUV1 mencoba menjawab salah satu keterbatasan motor listrik perkotaan yang biasanya memiliki ruang penyimpanan relatif terbatas.
Untuk urusan performa, ANY LUV1 mengandalkan motor listrik yang ditempatkan pada hub roda belakang dengan tenaga puncak 11 kW.
Motor tersebut mampu membawa LUV1 mencapai kecepatan maksimum 100 km per jam, sementara akselerasi 0-50 km per jam diklaim dapat ditempuh dalam 4,1 detik.
Kendaraan ini juga memiliki bobot kosong sekitar 160 kilogram dengan posisi berkendara dua penumpang.
Baca Juga: Resep Chicken Samba Buns yang Lembut, Gurih dan Sedikit Pedas untuk Teman Minum Teh atau Bekal Anak
Spesifikasi tersebut membuat LUV1 tidak sekadar mengejar fungsi angkut, tetapi tetap menawarkan kemampuan untuk digunakan di jalan perkotaan maupun rute yang lebih cepat.
Sistem baterainya juga dibuat mengikuti filosofi praktis yang diusung kendaraan tersebut.
LUV1 menggunakan dua baterai lithium-ion yang dapat dilepas dengan kapasitas total 6,5 kWh dan bisa diisi melalui sumber listrik 220 volt.
Waktu pengisian yang tercantum berada di kisaran 2,5 hingga 4 jam, sedangkan jarak tempuh yang diklaim mencapai sekitar 100 sampai 140 kilometer.
Mekanisme baterai yang dapat dilepas memungkinkan pengguna mengisi daya tanpa harus selalu membawa kendaraan mendekati titik pengisian.
Selain kapasitas angkut, LUV1 dibekali sejumlah fitur yang mendukung penggunaan harian.
Motor listrik ini memiliki sistem keyless start, layar LCD digital, konektivitas aplikasi ponsel, port USB, serta pencahayaan LED penuh.
Pengguna juga mendapatkan beberapa mode berkendara seperti Eco, Normal, Curb Assist, dan Reverse.
Fitur tersebut memperlihatkan bahwa ANY tidak hanya mengejar tampilan unik, tetapi mencoba membuat LUV1 tetap praktis untuk berbagai kondisi penggunaan.
Konsep modular LUV1 juga membuka peluang penggunaan yang lebih luas dibanding motor listrik konvensional.
ANY menyiapkan konfigurasi untuk komuter, keluarga, pelaku usaha hingga pengguna yang membutuhkan kendaraan untuk membawa perlengkapan.
Bahkan, konsep penyimpanan dan aksesori dapat diarahkan untuk kebutuhan tertentu tanpa mengubah platform dasarnya.
Inilah yang membuat LUV1 lebih tepat dipandang sebagai kendaraan serbaguna daripada sekadar motor listrik untuk perjalanan dari titik A ke titik B.
Baca Juga: Resep Chicken Samba Buns yang Lembut, Gurih dan Sedikit Pedas untuk Teman Minum Teh atau Bekal Anak
Meski terlihat siap digunakan, ANY LUV1 saat ini belum masuk tahap produksi massal.
Informasi yang tersedia menyebut produksi ditargetkan dimulai pada akhir 2027, sehingga spesifikasi maupun konfigurasi yang ditampilkan masih dapat berubah sebelum kendaraan benar-benar dipasarkan.
Harga perkiraan di Eropa berada di kisaran 7.000 hingga 10.000 euro, tergantung konfigurasi dan pasar yang dituju.
ANY juga telah membuka reservasi awal dengan biaya 49 euro bagi calon pengguna yang ingin mendapatkan akses lebih awal.
Kehadiran LUV1 menunjukkan bahwa perkembangan motor listrik mulai bergerak melampaui sekadar persaingan jarak tempuh dan kecepatan.
ANY Mobility mencoba menawarkan kendaraan yang dapat mengikuti perubahan kebutuhan pengguna melalui satu basis modular.
Jika konsep tersebut berhasil diwujudkan dalam versi produksi sesuai rencana, LUV1 berpotensi menjadi alternatif menarik bagi masyarakat yang membutuhkan kendaraan listrik sekaligus ruang angkut fleksibel.
Untuk pasar Indonesia sendiri, belum ada informasi resmi mengenai rencana pemasaran LUV1 sehingga calon konsumen masih harus menunggu perkembangan berikutnya.(Syarifah)
Editor : Amin Bashiri