RadarMadura.id - Acer memperluas keluarga laptop Swift dengan memperkenalkan Swift Blade 14 dan Swift Air 16 untuk pengguna yang membutuhkan perangkat ringkas tanpa mengorbankan kemampuan kerja.
Keduanya diperkenalkan dalam ajang Next@Acer di Berlin pada September 2026 dan menjalankan Windows 11.
Swift Blade 14 menjadi model yang paling mencuri perhatian karena bobotnya hanya 799 gram.
Acer Swift Blade 14 hadir dengan ukuran 14 inci dan ketebalan hanya 12,9 mm.
Bobot yang sangat ringan tersebut dicapai melalui kombinasi material magnesium-aluminium dan serat karbon pada bagian bodinya.
Dengan ukuran seperti itu, laptop ini ditujukan untuk pengguna yang sering berpindah tempat dan tidak ingin terbebani perangkat berat.
Acer bahkan menempatkan Swift Blade 14 sebagai laptop yang dirancang khusus untuk produktivitas mobile.
Di balik bodi mungilnya, Swift Blade 14 dapat dikonfigurasi dengan prosesor hingga Intel Core 7 350. Perangkat ini membawa memori LPDDR5 sebesar 12 GB serta penyimpanan SSD PCIe Gen 4 hingga 1 TB.
Untuk kebutuhan visual, Acer menawarkan panel OLED hingga resolusi 3K dengan cakupan warna 100 persen DCI-P3.
Spesifikasi tersebut membuatnya tidak hanya menarik untuk pekerjaan kantoran, tetapi juga aktivitas kreatif yang membutuhkan tampilan tajam dan warna lebih kaya.
Layar Swift Blade 14 memiliki rasio 16:10 dengan screen-to-body ratio mencapai 90 persen.
Bezel yang digunakan juga sangat tipis, yakni sekitar 4,3 mm, sehingga area tampilan terasa lebih luas dibandingkan ukuran fisiknya.
Acer menyediakan opsi OLED WQXGA+ 2.880 x 1.800 dengan refresh rate 90Hz, selain pilihan panel beresolusi lebih rendah.
Kombinasi tersebut menjadi salah satu nilai jual utama bagi pengguna yang mengutamakan portabilitas sekaligus kualitas layar.
Untuk mendukung aktivitas sepanjang hari, Acer membekali Swift Blade 14 dengan baterai 50 Wh.
Laptop ini juga memiliki tiga port USB Type-C, kamera FHD 2MP dan tombol fisik untuk mengaktifkan atau menonaktifkan kamera.
Fitur tersebut memberikan tambahan fleksibilitas sekaligus membantu menjaga privasi ketika laptop digunakan untuk rapat daring.
Pilihan warnanya terdiri dari Marshmallow White dan Marshmallow Blue.
Baca Juga: GAC Raih Sertifikasi Wind Tunnel yang Memperkuat Akurasi Pengujian Angin, Suara, dan Efisiensi Mobil
Sementara itu, Acer Swift Air 16 mengambil pendekatan berbeda dengan menawarkan layar yang lebih besar untuk pengguna yang membutuhkan ruang kerja luas.
Laptop 16 inci ini memiliki ketebalan 13,3 mm dan bobot sekitar 1,5 kg dengan konstruksi berbahan aluminium.
Prosesornya dapat menggunakan Intel Core 7 350 dengan NPU yang menawarkan kemampuan pemrosesan hingga 40 TOPS untuk berbagai fitur berbasis AI.
Kapasitas memorinya mencapai 16 GB LPDDR5x dengan penyimpanan hingga 512 GB.
Bagian layar menjadi salah satu keunggulan Swift Air 16 karena Acer menyediakan opsi panel OLED hingga resolusi WQXGA+ 2.880 x 1.800.
Panel tersebut memiliki tingkat kecerahan hingga 500 nits, cakupan warna 100 persen DCI-P3 dan refresh rate sampai 120Hz.
Ada pula pilihan panel IPS 100 persen sRGB yang mendukung fitur layar sentuh.
Dengan ukuran 16 inci dan rasio 16:10, laptop ini lebih cocok bagi pengguna yang mengutamakan ruang kerja visual.
Swift Air 16 juga membawa baterai 70 Wh yang mendukung pengisian cepat melalui adaptor 100W. Acer mengklaim baterainya dapat terisi hingga 50 persen hanya dalam waktu 30 menit.
Untuk hiburan, perangkat tersebut menggunakan empat speaker dengan dukungan DTS Virtual:X yang menghadirkan efek audio spasial.
Konektivitasnya turut diperkuat dua port Thunderbolt 4 untuk kebutuhan transfer data dan perangkat eksternal berkecepatan tinggi.
Dari dua model tersebut, Swift Blade 14 jelas lebih menonjol jika prioritas pengguna adalah bobot seringan mungkin.
Sebaliknya, Swift Air 16 menawarkan kompromi berupa bobot 1,5 kg demi layar lebih besar, baterai lebih besar dan pilihan fitur yang lebih lengkap.
Baca Juga: ASUS TUF Gaming 16 Punya RTX 5070, DLSS 4 dan Standar MIL-STD-810H di Kelas Rp35 Jutaan
Acer Indonesia telah mencantumkan kedua perangkat tersebut dalam lini Swift, tetapi harga dan ketersediaan dapat berbeda menurut wilayah dan konfigurasi.
Untuk pasar tertentu, Acer menyebut Swift Blade 14 dan Swift Air 16 mulai tersedia secara bertahap pada akhir 2026.
Kehadiran Swift Blade 14 dan Swift Air 16 menunjukkan bahwa Acer semakin serius menggarap laptop yang mengutamakan mobilitas tanpa meninggalkan performa untuk kebutuhan harian.
Swift Blade 14 menawarkan daya tarik paling kuat lewat bobot 799 gram, sedangkan Swift Air 16 mengedepankan layar besar dan kemampuan AI.
Keduanya bisa menjadi pilihan menarik bagi pekerja mobile, mahasiswa maupun kreator yang membutuhkan laptop ringan untuk dibawa bepergian.
Tinggal menunggu detail harga dan konfigurasi resmi di masing-masing pasar sebelum menentukan model yang paling sesuai.(Syarifah)
Editor : Amin Bashiri