RadarMadura.id — Isu mengenai sasis yang rapuh atau keropos belakangan ini tentu membuat banyak pemilik motor matik merasa khawatir saat melibas genangan air.
Saat kami membongkar sasis konsumen di bengkel, biang kerok utama masalah ini sebenarnya berasal dari hal sederhana, yaitu tersumbatnya jalur pembuangan air di rangka eSAF Honda BeAT.
Genangan air hujan maupun sisa air cuci motor yang bercampur lumpur sering kali mengendap di dek bawah tanpa disadari. Jika kotoran tersebut dibiarkan menutup lubang drainase, kelembapan yang terperangkap di dalam rongga sasis akan menggerogoti pelat besi secara perlahan hingga timbul karat.
Baca Juga: Honda BeAT Karbu Boros Bensin? Cek 3 Komponen Ini!
Mengapa Lubang Pembuangan Rangka eSAF Sering Mampet?
Posisi dek pijakan kaki bagian bawah merupakan area yang paling rentan terkena cipratan roda depan. Campuran debu tanah, pasir jalanan, dan air kotor sangat mudah masuk ke celah-celah bodi motor harian Anda.
Berdasarkan pengamatan kami di ruang servis, partikel lumpur halus yang mengering lama-kelamaan akan mengeras dan membentuk kerak tebal.
Kerak inilah yang menyumbat lubang buang berukuran kecil di titik terendah rangka, membuat air tidak memiliki jalur keluar dan terjebak di dalam rongga pelat.
5 Langkah Bersihkan Lubang Rangka eSAF Bebas Keropos
Membersihkan jalur pembuangan sasis sebenarnya bisa Anda kerjakan sendiri saat waktu luang di akhir pekan.
Baca Juga: Tips Beli Honda BeAT Bekas 8 Jutaan, Cek Komponen Wajib Ini
Berikut panduan praktis yang selalu kami terapkan agar rangka motor kembali bersih dan terlindungi:
1. Buka Cover Bodi Plastik Bagian Bawah
Untuk mendapatkan akses pandang yang leluasa ke struktur sasis, lepaskan under cowl atau dek pijakan kaki bawah menggunakan obeng dan kunci pas yang sesuai. Melepas panel pelindung ini akan memperlihatkan seluruh lekukan sasis eSAF serta letak titik lubang pembuangan secara jelas.
2. Tusuk Sumbatan Tanah dan Semprot Air
Cari lubang kecil yang berada di bagian paling bawah lekukan rangka:
-
Gunakan kawat atau lidi tebal: Tusuk lubang drainase secara perlahan untuk menghancurkan endapan tanah kering dan pasir yang menyumbat.
-
Bilas dengan semprotan air bertekanan: Arahkan selang air kompresor cuci motor ke sela-sela rangka agar butiran pasir dan lumpur yang rontok hanyut keluar sepenuhnya.
3. Bersihkan Bercak Karat di Area Sambungan Las
Jika Anda melihat bercak kekuningan atau karat tipis di sekitar bibir lubang dan lipatan pelat, segera bersihkan sebelum merambat lebih dalam. Gosok permukaan tersebut menggunakan sikat kawat halus atau amplas hingga lapisan logam aslinya terlihat bersih kembali, lalu bilas serbuk karatnya dengan air.
4. Keringkan Rongga Sasis Secara Maksimal
Tahap pengeringan adalah kunci mutlak sebelum bodi dipasang kembali. Lap seluruh permukaan sasis dengan kain mikrofiber dan biarkan motor diangin-anginkan di tempat teduh atau di bawah terik matahari. Memasang cover bodi saat sasis masih lembap justru akan mempercepat timbulnya karat baru di ruang tertutup.
5. Semprotkan Cairan Pelindung Anti-Karat
Setelah sasis benar-benar kering, berikan proteksi tambahan dengan menyemprotkan cairan rust inhibitor atau penetran khusus logam ke dalam lubang sasis dan permukaan luarnya.
Lapisan pelindung ini mencegah air bersentuhan langsung dengan pelat besi.
Untuk perlindungan yang jauh lebih awet, Anda juga bisa melapisinya dengan cat dasar epoxy primer anti-karat.
Meluangkan waktu memeriksa dan merawat jalur drainase sasis secara berkala merupakan investasi terbaik agar motor matik kesayangan tetap kokoh digunakan bertahun-tahun. Tindakan pencegahan sederhana ini jauh lebih murah dan tenang di hati daripada membiarkan karat menumpuk tanpa disadari.
Kapan terakhir kali Anda mengecek kondisi kolong dek Honda BeAT Anda? Bagikan pengalaman Anda saat merawat rangka motor di kolom komentar!
Editor : Hasan Bashri