Powerbank Makin Canggih, Ugreen MagFlow Pro Pakai Pendingin Cairan dan Pompa Mikro

Syarifatus Sabah • Dipublikasikan Senin, 7 September 2026 | 12:29 WIB
Powerbank MagFlow Pro
Powerbank MagFlow Pro

 

RadarMadura.id - Ugreen memperkenalkan MagFlow Pro, powerbank magnetik yang membawa pendekatan berbeda untuk mengatasi panas saat pengisian daya. 

Perangkat ini diperkenalkan dalam rangkaian produk baru Ugreen di ajang IFA 2026, Berlin. 

Daya tarik utamanya bukan sekadar kapasitas baterai, melainkan sistem pendingin cair yang diklaim menjadi yang pertama diterapkan pada powerbank portabel.

 Teknologi tersebut dirancang untuk membantu menjaga suhu ketika perangkat digunakan dalam pengisian nirkabel berdaya tinggi.

MagFlow Pro mempunyai kapasitas baterai 10.000 mAh dan mendukung pengisian nirkabel magnetik berbasis Qi2 hingga 25 watt.

Sementara untuk pengisian menggunakan kabel, perangkat menyediakan output maksimal 45 watt melalui kabel USB-C bawaan. 

Kombinasi tersebut membuatnya tidak hanya ditujukan bagi pengguna yang mengejar kapasitas besar. 

Ugreen juga ingin menawarkan pengisian cepat dengan pengelolaan temperatur yang lebih serius.

Sistem pendingin yang digunakan diberi nama CryoPulse dan bekerja menggunakan pompa mikro untuk mengalirkan cairan pendingin di dalam perangkat.

 Sistem tersebut dipadukan dengan struktur penyebar panas berbahan tembaga serta komponen pengisian yang dibuat terpisah.

Tujuannya adalah mengurangi penumpukan panas yang biasanya muncul ketika pengisian nirkabel berlangsung pada daya tinggi. 

Menariknya, sirkulasi cairan dapat dilihat melalui jendela transparan yang tersedia pada bodi MagFlow Pro.

Ugreen mengklaim teknologi tersebut mampu membantu menekan temperatur puncak hingga 10 derajat Celsius dibandingkan acuan industri tertentu.

Perusahaan juga menyebut sistem pendinginnya dapat mengurangi penumpukan panas hingga 44 persen berdasarkan pengujian internal. 

Klaim tersebut menunjukkan bahwa fokus utama produk bukan hanya membuat proses pengisian lebih cepat. 

Pengendalian suhu menjadi bagian penting untuk mempertahankan performa ketika perangkat bekerja dalam kondisi beban tinggi.

Selain kemampuan pendinginan, MagFlow Pro dilengkapi layar pintar yang memberikan informasi mengenai status pengisian secara langsung.

Pengguna dapat memantau kondisi baterai dan proses pengisian tanpa harus menebak-nebak sisa daya. 

Baca Juga: Menjaga Hutan dari 115 Pulau, Zainur Mengabdi Tiga Dekade lewat Beragam Inovasi

Kabel USB-C terintegrasi juga membuat pengguna tidak perlu selalu membawa kabel tambahan. 

Desain tersebut sekaligus memberikan fleksibilitas ketika perangkat digunakan untuk berbagai kebutuhan mobilitas.

Untuk pengisian nirkabel, Ugreen menyebut MagFlow Pro mampu mengisi baterai iPhone 17 Pro Max hingga 50 persen dalam waktu sekitar 40 menit.

Angka tersebut merupakan klaim berdasarkan pengujian internal perusahaan dan dapat dipengaruhi oleh kondisi perangkat maupun lingkungan penggunaan. 

Dukungan Qi2 25 watt menjadi salah satu alasan mengapa sistem pendingin aktif diperlukan. 

Semakin tinggi daya pengisian nirkabel, tantangan dalam mengendalikan panas juga semakin besar.

Ugreen juga membekali MagFlow Pro dengan sel berenergi tinggi serta sistem perlindungan Dymondcell 2.0.

Perusahaan menyatakan komponen tersebut dirancang untuk meningkatkan aspek keamanan dan ketahanan baterai. 

Kehadiran sistem ThermalGuard turut memungkinkan perangkat menyesuaikan daya secara otomatis berdasarkan kondisi temperatur. 

Dengan begitu, pengelolaan panas tidak sepenuhnya bergantung pada sistem pendingin cair saja.

Dari sisi desain, MagFlow Pro tetap dibuat sebagai perangkat portabel meski membawa sistem pendingin yang cukup kompleks.

Ketebalan bodinya dilaporkan sekitar 16,2 mm sehingga masih relatif ringkas untuk ukuran powerbank dengan teknologi tersebut.

 Jendela transparan pada bodi menjadi elemen visual yang membedakannya dari powerbank konvensional.

Pengguna bahkan dapat melihat sirkulasi cairan ketika sistem CryoPulse sedang bekerja.

Untuk pasar Amerika Serikat, MagFlow Pro diperkenalkan dengan harga normal 149,99 dolar AS, meski situs Ugreen saat ini menampilkan harga promosi yang lebih rendah.

Posisi harga tersebut memang cukup tinggi dibandingkan powerbank 10.000 mAh biasa. 

Namun, Ugreen menempatkan produk ini sebagai perangkat premium yang menggabungkan pengisian Qi2 berdaya tinggi dengan sistem pendingin aktif. 

Baca Juga: TCL P80 Ultra Resmi Jadi Smartphone Pertama dengan AMOLED NXTPAPER

Ketersediaan dan harga resminya untuk pasar Indonesia masih perlu menunggu informasi lebih lanjut.

Kehadiran MagFlow Pro menunjukkan bahwa perkembangan powerbank mulai bergerak melampaui sekadar kapasitas baterai dan kecepatan pengisian.

Ugreen mencoba menjadikan manajemen panas sebagai bagian utama dari pengalaman pengguna, terutama pada pengisian nirkabel berdaya tinggi. 

Jika teknologi CryoPulse mampu memberikan performa sesuai klaim perusahaan, pendekatan ini berpotensi menjadi tren baru di kategori aksesori pengisian daya.

 Untuk saat ini, MagFlow Pro menjadi salah satu powerbank paling unik yang diperkenalkan Ugreen pada 2026.(Syarifah)

Editor : Amin Bashiri
Ugreen MagFlow Pro powerbank liquid cooling powerbank Ugreen terbaru Ugreen MagFlow Pro 10000mAh powerbank Qi2 25W