Nothing Ear (3a) Masuk Indonesia dengan Harga Rp1 Jutaan

Syarifatus Sabah • Dipublikasikan Sabtu, 29 Agustus 2026 | 17:04 WIB
Nothing Ear (3a)
Nothing Ear (3a)

 

RadarMadura.id - Nothing Ear (3a) datang ke pasar Indonesia sebagai salah satu TWS Rp1 jutaan yang langsung mencuri perhatian berkat desain transparan khas Nothing.

Perangkat audio ini dibanderol Rp1.699.000 dan menawarkan perpaduan tampilan nyentrik, fitur modern, serta karakter suara yang bertenaga.

Nothing tidak hanya mengandalkan desain untuk menjual Ear (3a), tetapi juga membekalinya dengan driver besar dan teknologi peredam bising aktif. 

Hasilnya, TWS ini menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang ingin tampil berbeda tanpa mengorbankan pengalaman mendengarkan musik.

Dari sisi penampilan, Nothing Ear (3a) masih mempertahankan identitas transparan yang menjadi ciri kuat produk Nothing.

Bagian tangkai earbuds memperlihatkan elemen interior, sementara casing berbentuk kapsul memberikan kesan modern dan futuristis.

Tersedia pula empat pilihan warna, yaitu hitam, putih, kuning, dan merah muda untuk menjangkau selera pengguna yang berbeda. 

Namun, ukuran casing yang relatif besar membuat perangkat ini terasa cukup menonjol ketika dimasukkan ke dalam saku celana.

Untuk kenyamanan, Nothing menyediakan empat ukuran eartip yang dapat disesuaikan dengan bentuk telinga pengguna.

Earbuds juga mengantongi sertifikasi IP54 sehingga cukup terlindungi dari debu, keringat, dan cipratan air ringan. 

Hal tersebut membuat Nothing Ear (3a) cukup nyaman dijadikan teman berolahraga maupun menemani aktivitas sehari-hari.

Meski begitu, sertifikasi tersebut tentu belum berarti TWS ini aman digunakan untuk aktivitas di dalam air.

Sektor audio menjadi salah satu daya tarik utama karena Nothing Ear (3a) memakai driver dinamis berukuran 12 mm.

Nothing mengklaim peningkatan bass hingga 5 dB dibanding generasi Ear (a), sehingga dentuman musik terasa lebih kuat dan bertekstur. 

Karakter bass yang tebal membuat TWS ini cocok untuk menikmati musik pop, elektronik, hip-hop, hingga lagu dengan hentakan instrumen yang dominan. 

Menariknya, vokal dan detail instrumen tetap terdengar cukup jelas sehingga suara tidak sekadar mengandalkan dentuman bass.

Baca Juga: Harga Bersahabat, ADVAN V11 Usung Gemini AI, Layar FHD 11 Inci dan Keyboard untuk Pelajar

Nothing Ear (3a) juga mendukung codec LDAC dan sertifikasi Hi-Res Audio untuk pengalaman mendengarkan musik yang lebih detail pada perangkat kompatibel.

 Pengguna dapat mengatur karakter suara melalui aplikasi Nothing X sesuai preferensi masing-masing.

Kontrol utama menggunakan sistem pinch atau cubitan pada tangkai earbuds yang terasa praktis untuk menjalankan sejumlah perintah.

Sayangnya, pengaturan volume belum dapat dilakukan dengan gestur swipe langsung sehingga pengguna masih perlu mengandalkan ponsel.

Fitur Active Noise Cancellation atau ANC menjadi nilai tambah dengan kemampuan peredaman hingga 45 dB.

Dalam penggunaan sehari-hari, suara seperti AC, kipas, dan kebisingan ringan di kafe dapat diredam dengan cukup baik. 

Namun, performanya belum sepenuhnya maksimal ketika digunakan di lingkungan yang sangat bising seperti jalan raya ramai.

Dengan banderol Rp1 jutaan, kemampuan ANC tersebut tetap tergolong kompetitif untuk menunjang aktivitas harian.

Keunikan lain yang membuat Nothing Ear (3a) berbeda adalah kehadiran fitur Audio Snapshot dan perekaman panggilan.

 Fitur ini memungkinkan pengguna menangkap momen audio secara cepat langsung melalui earbuds dan menyimpannya sebelum disinkronkan ke aplikasi Nothing X.

Kehadirannya bisa berguna untuk mencatat ide mendadak, merekam materi, atau menyimpan percakapan penting sesuai kebutuhan pengguna.

Fitur tersebut menjadi pembeda menarik karena kebanyakan TWS di kelas harga serupa masih fokus pada fungsi musik dan panggilan biasa.

Baca Juga: Motorola Edge 70 Pro Muncul di TKDN, Sinyal HP dengan Kamera Periskop, Layar 144Hz dan Baterai Jumbo

Soal daya tahan, Nothing mengklaim setiap earbuds mampu digunakan hingga 10 jam saat ANC dimatikan.

Ketika ANC aktif, waktu pemakaian diklaim berada di kisaran enam jam, sedangkan total daya bersama casing dapat mencapai hingga 42 jam. 

Pengisian cepat juga menjadi nilai praktis karena lima menit pengisian diklaim bisa menghasilkan sekitar satu jam waktu pemutaran. 

Kapasitas tersebut membuat Ear (3a) cukup menjanjikan untuk pengguna yang memiliki mobilitas tinggi.

Secara keseluruhan, Nothing Ear (3a) menawarkan paket yang menarik di segmen TWS Rp1 jutaan dengan identitas desain yang sulit disamakan dengan kompetitor.

Bass bertenaga, driver 12 mm, ANC, dukungan LDAC, dan fitur perekaman audio menjadi kombinasi keunggulan yang cukup lengkap. 

Kekurangannya terletak pada casing yang relatif besar, ANC yang belum optimal untuk lingkungan ekstrem, serta absennya kontrol volume melalui swipe. 

Meski demikian, bagi pencinta TWS dengan desain unik dan karakter suara bass nendang, Nothing Ear (3a) layak masuk daftar perangkat yang patut dipertimbangkan. (Syarifah)

Editor : Amin Basiri
Nothing Ear (3a) harga Nothing Ear (3a) review Nothing Ear (3a) TWS Nothing terbaru TWS bass terbaik