RadarMadura.id - Pasar mobil listrik Indonesia kembali bersiap menyambut pemain baru yang membawa pendekatan berbeda.
OMODA O4 muncul sebagai crossover EV yang tidak hanya mengandalkan desain futuristis dan tenaga listrik.
Model ini juga menempatkan teknologi kecerdasan buatan atau AI sebagai salah satu daya tarik utamanya.
Jika dipasarkan sesuai rencana, OMODA O4 berpotensi masuk ke segmen harga Rp400 jutaan pada kuartal IV 2026.
Kehadiran OMODA O4 bisa membuat persaingan crossover listrik semakin menarik.
Konsumen kini tidak hanya mempertimbangkan harga dan jarak tempuh ketika memilih kendaraan listrik.
Fitur digital, keselamatan, hingga kemudahan penggunaan mulai menjadi faktor penting.
OMODA mencoba menjawab kebutuhan tersebut melalui konsep yang disebut The First AI Car for Everyone.
Dari sisi performa, OMODA O4 dibekali motor listrik tunggal dengan tenaga 160 kW.
Angka tersebut setara sekitar 215 PS dengan torsi puncak mencapai 275 Nm.
Bekal ini membuat O4 memiliki modal untuk menawarkan karakter berkendara yang responsif.
Performanya pun dipadukan dengan klaim jarak tempuh hingga 611 kilometer berdasarkan standar pengujian CLTC.
Baca Juga: Bahlil Mini Soccer, Turnamen Mini Soccer Terbesar di Jatim, Madura Masuk Zona 8
Daya tarik utama crossover listrik ini terletak pada konsep Hacking Reality.
Konsep tersebut dibagi menjadi tiga bagian, yakni Cyber Mecha, Cyber Pilot, dan Cyber Verse.
Cyber Mecha berfokus pada tampilan dan identitas desain futuristis kendaraan.
Sementara dua elemen lainnya menyoroti teknologi berkendara serta pengalaman hiburan di dalam kabin.
Teknologi Cyber Pilot menjadi salah satu bagian penting yang membawa nuansa AI pada OMODA O4.
Sistem ini menggabungkan berbagai fitur bantuan pengemudi untuk membuat pengalaman berkendara terasa lebih praktis.
OMODA O4 juga dibekali hingga 18 fungsi ADAS untuk mendukung aspek keselamatan.
Kehadiran kamera 540 surround semakin membantu pengemudi memantau kondisi di sekitar kendaraan.
Masuk ke dalam kabin, pengemudi akan menemukan layar sentuh berukuran 13,2 inci sebagai pusat kendali sejumlah fungsi.
Tersedia pula AI Voice Assistant yang memungkinkan interaksi dengan kendaraan menjadi lebih intuitif.
Untuk mendukung kebutuhan perangkat digital, OMODA menyematkan fitur 50W wireless fast charging.
Kombinasi tersebut memperkuat kesan O4 sebagai crossover yang mengutamakan konektivitas dan teknologi.
Desain futuristis juga menjadi bagian dari strategi OMODA dalam membedakan O4 dari crossover listrik lain.
Bahasa desain Cyber Mecha memberikan karakter yang lebih agresif dan modern pada tampilan kendaraan.
Konsep tersebut diarahkan untuk menarik perhatian konsumen yang menginginkan mobil dengan identitas berbeda.
Namun, teknologi dan fitur tetap menjadi nilai utama yang ingin ditonjolkan merek ini.
Harga resmi OMODA O4 untuk pasar Indonesia sendiri belum diumumkan.
Meski demikian, kendaraan ini disebut berpotensi dipasarkan pada kisaran Rp400 jutaan.
Posisi harga tersebut akan membuat O4 masuk ke persaingan crossover EV yang semakin padat.
Karena itu, kombinasi teknologi AI, fitur keselamatan, performa, dan jarak tempuh akan menjadi modal pentingnya untuk menarik konsumen.
Baca Juga: Perbaikan Jembatan Suramadu Sisi Madura Dimulai 27 Agustus, Lalu Lintas Terapkan Buka Tutup
Jika seluruh rencana peluncuran berjalan sesuai jadwal, OMODA O4 akan menjadi salah satu model yang patut diperhatikan pada akhir 2026.
Mobil ini menawarkan pendekatan yang lebih luas daripada sekadar kendaraan listrik untuk mobilitas harian.
AI, sistem bantuan pengemudi, serta fitur digital menjadi bagian dari paket yang ingin dijual kepada konsumen.
Kini, pasar menunggu harga resmi dan spesifikasi final OMODA O4 ketika crossover listrik tersebut benar-benar diluncurkan di Indonesia. (Syarifah)
Editor : Amin Basiri