RadarMadura.id - HUAWEI kembali membuat gebrakan di pasar laptop premium melalui kehadiran MateBook Pro S.
Perangkat terbaru ini mencuri perhatian karena membawa bobot sangat ringan, hanya 798 gram.
Dengan ketebalan sekitar 11,9 mm, laptop tersebut dirancang untuk pengguna yang membutuhkan perangkat ringkas tanpa meninggalkan kesan premium.
HUAWEI bahkan memposisikannya sebagai salah satu laptop 14 inci berbodi metal paling ringan di dunia.
Bobot ringan menjadi daya tarik utama HUAWEI MateBook Pro S di tengah kebutuhan mobilitas yang semakin tinggi.
Perangkat ini menggunakan pendekatan desain dan material khusus untuk memangkas berat bodi secara signifikan.
Meski tampil tipis, HUAWEI tetap membekali laptop tersebut dengan spesifikasi kelas atas.
Kombinasi itu membuat MateBook Pro S menyasar kalangan profesional, pelajar, hingga pengguna yang sering bekerja secara mobile.
Pada bagian layar, HUAWEI MateBook Pro S membawa panel Flexible OLED berukuran 14,2 inci.
Layarnya memiliki resolusi 3.120 x 2.080 piksel atau 3.1K dengan rasio 3:2 yang memberikan area kerja lebih luas.
Panel tersebut juga mendukung refresh rate hingga 120Hz untuk tampilan yang lebih mulus.
Berdasarkan spesifikasi resmi HUAWEI, layar MateBook Pro S mampu mencapai kecerahan puncak hingga 1.600 nit.
Salah satu fitur menarik yang dibawa perangkat ini adalah teknologi layar privasi.
HUAWEI menyediakan fitur yang memungkinkan pengguna membatasi sudut pandang layar saat berada di tempat umum.
Pengaturan privasi dapat diakses dengan lebih praktis melalui tombol khusus pada perangkat.
Fitur tersebut menjadi nilai tambah bagi pengguna yang kerap mengolah dokumen atau informasi penting di luar ruangan.
Baca Juga: Selama 17 Tahun, BRI Konsisten Beri Apresiasi Pendidikan bagi 76 Paskibraka
Dapur pacu HUAWEI MateBook Pro S mengandalkan prosesor Kirin XE90 yang dirancang untuk perangkat PC.
Laptop ini menjalankan HarmonyOS dan membawa berbagai fitur yang terintegrasi dengan ekosistem HUAWEI.
Dukungan kecerdasan buatan juga disiapkan untuk membantu sejumlah aktivitas produktivitas.
Konfigurasi memorinya tersedia hingga 24GB RAM dengan penyimpanan SSD hingga 1TB pada sejumlah varian.
Untuk mendukung mobilitas, HUAWEI membekali MateBook Pro S dengan baterai berkapasitas 54Wh.
Perusahaan mengandalkan teknologi baterai dengan material silikon tinggi untuk meningkatkan kepadatan energi.
HUAWEI mengklaim perangkat tersebut mampu digunakan untuk pemutaran video lokal hingga 18 jam dalam kondisi pengujian tertentu.
Laptop ini juga mendukung pengisian daya cepat melalui port USB-C.
Konektivitas menjadi bagian lain yang mendapat perhatian pada MateBook Pro S.
Perangkat tersebut membawa dukungan Wi-Fi 7+ dengan rancangan empat antena.
HUAWEI juga menyematkan teknologi audio Star Flash untuk mendukung koneksi nirkabel generasi baru.
Kehadiran teknologi tersebut memperlihatkan upaya perusahaan menghadirkan fitur modern dalam bodi yang sangat ringan.
Secara desain, MateBook Pro S hadir dalam beberapa pilihan warna yang memberi kesan lebih segar dibanding laptop bisnis konvensional.
Material magnesium-lithium menjadi salah satu faktor penting dalam upaya mengurangi bobot perangkat.
HUAWEI juga menggunakan rancangan struktur internal yang dikembangkan untuk menjaga keseimbangan antara kekuatan dan portabilitas.
Hasilnya, perangkat ini mampu berada di bawah angka 800 gram tanpa menghilangkan layar berukuran 14,2 inci.
Untuk pasar China, MateBook Pro S dipasarkan mulai 7.999 yuan atau sekitar Rp21 jutaan berdasarkan kurs kasar.
Harga tersebut dapat berbeda untuk setiap konfigurasi dan edisi yang tersedia.
Baca Juga: REDMI 17 Resmi Dijual di Indonesia: Harga Mulai Rp 2.899.000, Baterai 7.500mAh dan Garansi 36 Bulan
Hingga kini, HUAWEI belum memberikan kepastian mengenai jadwal pemasaran global, termasuk untuk Indonesia.
Karena itu, konsumen Tanah Air masih perlu menunggu informasi resmi terkait ketersediaan laptop tersebut.
Kehadiran HUAWEI MateBook Pro S menunjukkan bahwa laptop ultra-ringan kini tidak hanya mengandalkan desain tipis sebagai nilai jual.
Bobot 798 gram dipadukan dengan layar OLED 3.1K, refresh rate 120Hz, prosesor Kirin XE90, dan fitur privasi menjadi paket yang cukup mencolok.
Perangkat ini berpotensi menarik perhatian pengguna yang membutuhkan laptop premium dengan mobilitas tinggi.
Jika nantinya resmi masuk Indonesia, MateBook Pro S dapat menjadi salah satu penantang menarik di segmen laptop tipis kelas premium. (Syarifah)
Editor : Amin Basiri