Mana yang Paling Worth It? Inilah Daftar HP Tecno, Infinix, dan Itel Terbaru Agustus 2026

Fadila An Naila • Dipublikasikan Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:51 WIB
Smartphone tecno, infinix, itel.
Smartphone tecno, infinix, itel.

RadarMadura.id -  Harga HP Tecno, Infinix, dan Itel di Indonesia per 21 Agustus 2026 masih menawarkan banyak pilihan untuk pembeli dengan dana terbatas. Mulai dari kisaran Rp1 jutaan hingga belasan juta rupiah, ketiganya menyasar kebutuhan yang cukup berbeda, sehingga harga murah belum tentu otomatis menjadi pilihan paling menguntungkan.

Dari daftar harga yang tersedia, persaingan paling menarik justru terlihat di rentang Rp2 juta hingga Rp3,5 juta. Pada kelas tersebut, pembeli sudah bisa mendapatkan kapasitas RAM dan penyimpanan besar, bahkan beberapa model telah membawa konektivitas 5G.

Untuk pembeli yang hanya membutuhkan ponsel sederhana untuk WhatsApp, media sosial, transaksi digital, dan panggilan, pilihan di bawah Rp2 juta masih cukup beragam. Tecno Spark Go 1 dibanderol mulai Rp999.000, sedangkan Infinix Smart 9 dan Smart 8 berada di kisaran Rp1,099 juta.

Baca Juga: Tablet Baru Honor Pad 20 Pro Resmi Hadir, Kombinasi Snapdragon 8s Gen 4, Layar Paperlike dan Baterai

Itel juga bermain agresif di kelas entry-level. Seri A100C, A200, P55, P65, hingga Power 70 menawarkan harga sekitar Rp1,2 juta sampai Rp1,7 juta.

Namun, pada kelas ini pembeli sebaiknya tidak hanya melihat angka RAM. Kapasitas RAM 3 GB atau 4 GB memang cukup untuk aplikasi ringan, tetapi multitasking banyak aplikasi, penggunaan kamera berulang, dan aplikasi media sosial yang semakin berat dapat membuat pengalaman terasa lebih lambat.

Karena itu, bila anggaran memungkinkan, naik ke kelas sekitar Rp2 juta dapat memberikan ruang performa yang lebih nyaman untuk pemakaian beberapa tahun. Salah satu pilihan yang menarik dari Tecno adalah Spark 30C 8 GB/256 GB dengan harga sekitar Rp1,48 juta berdasarkan daftar harga 21 Agustus.

Di sisi Infinix, Smart 20 4 GB/256 GB berada di Rp2,039 juta. Kapasitas penyimpanan 256 GB menjadi nilai tambah karena pengguna tidak cepat dipaksa menghapus foto, video, atau aplikasi.

Meski demikian, kapasitas penyimpanan besar tidak otomatis membuat perangkat lebih cepat. Kecepatan memori internal, jenis chipset, optimasi sistem operasi, dan manajemen RAM tetap menentukan respons perangkat ketika digunakan sehari-hari.

Persaingan menjadi lebih menarik di sekitar Rp2,5 juta hingga Rp3 juta. Infinix menawarkan Hot 60 Pro 8 GB/256 GB seharga Rp2,549 juta dan Hot 60 Pro Plus 8 GB/256 GB sekitar Rp2,91 juta.

Tecno memiliki Spark 40 Pro 8 GB/128 GB dengan harga Rp2,899 juta, sementara Spark 40 Pro+ tercantum di kisaran Rp3,199 juta untuk varian 8 GB/256 GB. Camon 40 juga menarik bagi pengguna yang lebih mengutamakan kamera, dengan varian 8 GB/128 GB seharga Rp2,455 juta dan 8 GB/256 GB sekitar Rp2,639 juta.

Untuk gaming, lini Pova tetap menjadi salah satu opsi yang patut diperhatikan. Tecno Pova 7 8 GB/256 GB berada di sekitar Rp2,349 juta, sedangkan Pova 7 5G 8 GB/256 GB dibanderol Rp3,139 juta.

Perbedaan harga tersebut perlu dipertimbangkan bersama chipset dan dukungan jaringan. Versi 5G lebih menarik bagi pengguna yang tinggal di wilayah dengan jaringan 5G operator sudah tersedia, tetapi manfaatnya tidak terlalu terasa apabila jaringan yang sehari-hari digunakan masih dominan 4G.

Gaming juga menghadirkan persoalan lain yang sering luput dari daftar spesifikasi. Di Indonesia, temperatur lingkungan yang relatif tinggi dapat membuat ponsel bekerja lebih keras saat bermain game dalam waktu panjang.

Ponsel dengan performa tinggi tetap berpotensi mengalami penurunan performa atau throttling ketika suhu meningkat. Karena itu, pembeli sebaiknya tidak menjadikan angka chipset semata sebagai patokan, tetapi juga mempertimbangkan sistem pendinginan, ukuran bodi, kestabilan frame rate, dan kenyamanan perangkat ketika digunakan dalam sesi panjang.

Di sisi lain, pengguna yang lebih mengutamakan kamera dapat melirik lini Camon. Camon 50, misalnya, dibanderol mulai Rp3,659 juta untuk varian 8 GB/128 GB, sedangkan varian 8 GB/256 GB berada di Rp4,159 juta.

Namun, jumlah megapiksel atau banyaknya kamera bukan jaminan kualitas fotografi yang lebih baik. Pada pemakaian nyata, hasil kamera malam hari, dynamic range, konsistensi warna, kualitas stabilisasi, serta kemampuan pemrosesan gambar justru lebih menentukan.

Kondisi minim cahaya juga menjadi ujian yang cukup berat bagi ponsel kelas menengah. Foto yang terlihat tajam di siang hari dapat berubah menjadi lebih berisik atau kehilangan detail ketika digunakan di dalam ruangan dan malam hari.

Bagi pengguna yang mencari ponsel 5G dengan harga lebih terjangkau, Infinix juga memiliki Note 50X 5G 8 GB/256 GB seharga sekitar Rp2,869 juta. Note 50S 5G berada di Rp3,369 juta, sedangkan Note Edge 5G tersedia mulai Rp3,249 juta.

Sementara itu, Tecno Pova Curve 5G tercatat sekitar Rp3,035 juta. Dengan selisih harga yang relatif dekat, pembeli sebaiknya membandingkan bukan hanya kapasitas RAM dan storage, tetapi juga kualitas layar, kamera, kapasitas baterai, kecepatan pengisian, serta kualitas software.

Baterai besar memang menjadi salah satu kekuatan banyak smartphone Transsion. Akan tetapi, daya tahan baterai dalam kehidupan sehari-hari sangat bergantung pada kecerahan layar, aplikasi yang aktif di latar belakang, penggunaan kamera, gaming, serta kondisi jaringan operator.

Sinyal yang lemah juga bisa membuat perangkat lebih aktif mencari jaringan dan berpotensi meningkatkan konsumsi daya. Jadi, klaim daya tahan berdasarkan kapasitas baterai tidak selalu identik dengan durasi pemakaian yang sama bagi semua pengguna.

Untuk pembeli yang memiliki anggaran lebih tinggi, pilihan mulai masuk ke kelas premium. Tecno Camon 50 Pro 12 GB/256 GB berada di sekitar Rp6,059 juta, sedangkan Infinix GT 50 Pro 12 GB/256 GB tercantum Rp6,799 juta.

Infinix juga menawarkan Note 60 Ultra 12 GB/512 GB dengan harga Rp11,999 juta. Pada kisaran harga tersebut, standar yang harus dipenuhi tentu lebih tinggi, termasuk kualitas material, kamera, layar, performa berkelanjutan, dan dukungan perangkat lunak.

Aspek software layak diperhatikan karena smartphone bukan sekadar perangkat keras. Antarmuka yang stabil, minim bug, pengelolaan aplikasi bawaan, notifikasi, dan kebijakan pembaruan sistem dapat memengaruhi kenyamanan penggunaan selama bertahun-tahun.

Pembeli juga sebaiknya mengecek kebijakan update untuk model yang hendak dibeli, terutama bila berniat menggunakan ponsel lebih dari dua atau tiga tahun. Dukungan pembaruan yang panjang akan membuat perangkat tetap lebih aman dan relevan dibanding model yang cepat berhenti mendapat pembaruan.

Dari sisi penggunaan harian, keberadaan service center resmi juga tidak kalah penting. Harga murah akan terasa kurang menguntungkan apabila ketika layar rusak, baterai melemah, atau port pengisian bermasalah, konsumen kesulitan menemukan pusat layanan dan suku cadang resmi.

Untuk anggaran di bawah Rp1,5 juta, Tecno Spark 30C 8 GB/256 GB terlihat agresif dari sisi kapasitas, sementara lini Itel menawarkan banyak opsi untuk pengguna yang benar-benar membutuhkan ponsel dasar dengan biaya serendah mungkin.

Di sekitar Rp2 juta hingga Rp3 juta, pilihan mulai lebih menarik. Infinix Hot 60 Pro, Tecno Spark 40 Pro, Tecno Camon 40, serta beberapa model Pova dan Note dapat dipertimbangkan sesuai prioritas performa, kamera, atau konektivitas.

Untuk gaming dan kebutuhan performa, seri Pova serta Infinix GT lebih relevan. Untuk kamera, lini Camon lebih layak dipertimbangkan. Sedangkan pengguna yang menginginkan keseimbangan harga, storage, dan fitur harian dapat melihat Spark, Hot, atau Note.

Sebelum membeli, pembeli juga perlu memastikan harga yang terlihat benar-benar merupakan harga final. Diskon marketplace, voucher, bundling, cashback, perbedaan toko resmi dan distributor, serta perubahan stok dapat membuat harga aktual berbeda dari daftar acuan.

Harga yang tercantum pada 21 Agustus 2026 juga tidak seharusnya dianggap sebagai angka permanen. Pasar smartphone sangat dinamis, sehingga sebuah model yang hari ini terlihat mahal bisa menjadi jauh lebih menarik setelah mendapatkan potongan harga atau ketika penerusnya mulai masuk pasar.

Pada akhirnya, HP paling worth it bukan selalu model dengan RAM terbesar, kamera paling banyak, atau baterai paling besar. Pilihan yang paling masuk akal adalah perangkat yang spesifikasinya sesuai kebutuhan, memiliki dukungan layanan yang jelas, dan tidak membuat pembeli membayar fitur yang sebenarnya jarang digunakan.

Baca Juga: Kasus Dugaan Penipuan Modus Proyek Pertanian Segera Naik Penyidikan

Dengan anggaran sekitar Rp2,5 juta sampai Rp3 juta, konsumen sudah memiliki cukup banyak pilihan menarik dari Tecno dan Infinix. Namun, untuk pemakaian jangka panjang, sebaiknya sisihkan waktu untuk mengecek performa nyata, temperatur saat beban berat, kualitas kamera malam hari, stabilitas software, kondisi port dan layar, serta ketersediaan service center sebelum transaksi dilakukan.

Daftar harga ini dihimpun dari situs resmi dan toko marketplace masing-masing vendor, sehingga harga dan ketersediaan dapat berubah sewaktu-waktu. Angka tersebut sebaiknya dijadikan patokan awal untuk membandingkan value, bukan satu-satunya alasan menentukan pembelian. (fadila)

Editor : Fadila An Naila
harga terbaru smartphone itel infinix smartphone Tecno