iCAR V25 Akhirnya Unjuk Gigi di Tiongkok, SUV Boxy Bermesin 1.5 Turbo Ini Bisa Melaju 150 Km Tanpa Mengandalkan Bahan Bakar

Syarifatus Sabah • Dipublikasikan Minggu, 16 Agustus 2026 | 11:02 WIB
iCAR V25
iCAR V25

 

RadarMadura.id - iCAR V25 mulai membuka babak baru di pasar otomotif Tiongkok dengan membawa formula SUV tangguh dan teknologi elektrifikasi.

Model terbaru dari Chery ini diposisikan di antara iCAR V23 dan V27, sekaligus menjadi salah satu produk penting untuk memperluas keluarga SUV iCar. 

Berbeda dari V23 yang sepenuhnya listrik, V25 menggunakan sistem Extended-Range Electric Vehicle (EREV).

 Kehadirannya menarik perhatian karena menggabungkan karakter SUV petualang dengan mesin bensin yang berfungsi sebagai pembangkit listrik.

Secara tampilan, iCAR V25 mempertahankan bahasa desain boxy yang menjadi ciri khas keluarga iCar.

Bagian depan dihiasi lampu berbentuk bulat, bumper besar, serta proporsi bodi tegak yang membuatnya terlihat kokoh. 

Model ini juga menggunakan handle pintu semi-tersembunyi, overfender tebal dan pintu belakang dengan bukaan menyamping. 

Pilihan pelek 19 inci dan 21 inci tersedia untuk memperkuat karakter SUV tersebut.

Ukurannya tergolong cukup besar untuk sebuah SUV keluarga dengan panjang 4.636 mm, lebar 1.920 mm dan tinggi 1.855 mm.

 Jarak sumbu rodanya mencapai 2.820 mm sehingga kabin diperkirakan menawarkan ruang yang cukup lega untuk lima penumpang.

 Konfigurasi kursinya menggunakan susunan 2+3 dengan material pelapis berbahan kulit sintetis.

Dimensi tersebut juga membuat V25 tampak lebih berisi dibandingkan iCAR V23 yang lebih kompak.

Masuk ke kabin, iCAR V25 mengusung dashboard dengan layar infotainment horizontal berukuran besar dan panel instrumen digital.

Tuas transmisi ditempatkan di belakang setir, sementara konsol tengah menyediakan dua area pengisian daya nirkabel untuk ponsel. 

Tersedia pula sejumlah tombol fisik dan kenop yang membuat pengoperasian beberapa fungsi kendaraan tidak sepenuhnya bergantung pada layar sentuh.

 Tata letak tersebut menunjukkan pendekatan yang memadukan teknologi modern dengan kemudahan penggunaan sehari-hari.

Daya tarik utama iCAR V25 justru berada di balik sistem penggeraknya.

SUV ini memakai mesin bensin 1,5 liter turbo yang menghasilkan tenaga hingga 115 kW atau sekitar 154 hp, tetapi mesin tersebut tidak langsung menggerakkan roda. 

Tugas mesin pembakaran internal adalah memasok energi ke sistem listrik, sementara roda digerakkan oleh motor listrik. 

Konsep seperti ini membuat V25 berbeda dari SUV hybrid konvensional yang mengandalkan mesin dan motor listrik secara bersamaan untuk menggerakkan kendaraan.

Baca Juga: Konsisten Pertahankan Corak Klasik, Nyi Leha Batik Pamekasan Jaga Warisan Leluhur

Untuk penyimpanan energi, iCAR V25 dibekali baterai lithium iron phosphate atau LFP berkapasitas sekitar 33,67 kWh.

Baterai tersebut memungkinkan kendaraan melaju hingga 145–150 km menggunakan tenaga listrik berdasarkan standar WLTC, tergantung varian. 

Setelah energi baterai berkurang, mesin bensin dapat berperan sebagai range extender sehingga perjalanan tidak hanya bergantung pada pengisian baterai. 

Total jarak tempuh gabungan V25 disebut dapat menembus lebih dari 1.000 km.

Kemampuan membawa beban juga menjadi salah satu nilai jual iCAR V25.

SUV ini dapat dilengkapi paket towing dengan kapasitas menarik hingga 1.800 kg, angka yang cukup menarik untuk kendaraan bergaya lifestyle. 

Dalam konfigurasi tersebut, bobot kendaraan dapat meningkat hingga sekitar 2.240 kg. 

Kemampuan tersebut membuat V25 tidak hanya mengandalkan tampilan gagah, tetapi juga menawarkan sisi utilitas yang cukup kuat.

Dari sisi kemampuan melintasi medan, V25 memiliki sudut pendekatan sekitar 28 derajat dan sudut keberangkatan 24 derajat.

Kombinasi tersebut dipadukan dengan bodi tinggi dan desain overhang yang relatif mendukung penggunaan di jalan dengan kontur beragam. 

Meski demikian, V25 tetap menggunakan konstruksi monokok sehingga orientasinya lebih cocok sebagai SUV multifungsi dibanding kendaraan off-road ekstrem. 

Strategi ini membuat iCAR dapat menyasar konsumen yang menginginkan tampilan petualang tanpa mengorbankan kenyamanan penggunaan harian.

Baca Juga: Kamera Bisa Bergerak Sendiri, Honor Robot Phone Resmi Meluncur dengan Gimbal 200 MP, AI Tracking, Baterai 7.060mAh dan Layar OLED 120Hz

Kemunculan V25 juga menjadi langkah penting bagi iCar di tengah persaingan pasar kendaraan elektrifikasi Tiongkok yang semakin padat.

Data yang dikutip CarNewsChina menunjukkan iCaur mencatat penjualan 24.944 unit pada periode Januari hingga Juni 2026, sehingga V25 diharapkan mampu memperkuat performa merek tersebut. 

Untuk pasar internasional, nama yang digunakan adalah iCaur, sedangkan iCar tetap menjadi identitasnya di pasar domestik Tiongkok. 

Belum ada kepastian mengenai harga dan waktu pemasaran V25 di Indonesia.

Dengan desain retro-modern, teknologi EREV, baterai LFP 33,67 kWh dan kemampuan towing 1.800 kg, iCAR V25 menawarkan karakter yang cukup berbeda di kelasnya.

SUV ini bukan sekadar versi lebih besar dari V23 karena sistem penggeraknya memberikan fleksibilitas antara penggunaan listrik dan bahan bakar. 

Jika nantinya dibawa ke pasar Indonesia, V25 berpotensi menjadi pilihan menarik bagi konsumen yang menginginkan SUV bergaya tangguh dengan teknologi elektrifikasi. 

Untuk saat ini, perhatian publik masih tertuju pada jadwal penjualan dan harga resmi iCAR V25 di pasar Tiongkok maupun pasar ekspor. (Syarifah)

Editor : Amin Basiri
iCAR V25 iCAR V25 Tiongkok iCAR V25 EREV iCAR V25 towing 1.800 kg