Tak Perlu Menunggu Semalaman, Begini Cara Cas Baterai Omoway OMO-X hingga Penuh dengan Pilihan Charger yang Tersedia

Syarifatus Sabah • Dipublikasikan Minggu, 9 Agustus 2026 | 20:28 WIB
Omoway OMO-X
Omoway OMO-X

 

RadarMadura.id - Omoway OMO-X menjadi salah satu motor listrik yang menarik perhatian karena menawarkan jarak tempuh panjang sekaligus teknologi pengisian daya yang cukup fleksibel.

Motor ini menggunakan baterai berkapasitas 7,68 kWh pada varian Long Range, sehingga kebutuhan waktu pengisian menjadi salah satu hal penting bagi calon pemilik. 

Menariknya, Omoway menyediakan beberapa pilihan metode charging yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. 

Dengan begitu, pengisian baterai tidak selalu harus dilakukan dalam waktu lama.

Untuk pengisian melalui stasiun pengisian Omoway, baterai OMO-X dapat diisi dari 10 persen hingga 80 persen dalam waktu sekitar 60 menit.

Metode tersebut menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang membutuhkan tambahan daya dalam waktu relatif singkat. 

Durasi sebenarnya tetap dapat dipengaruhi kondisi baterai, suhu, daya yang tersedia, dan sistem pengisian yang digunakan. Pengguna pun bisa menyesuaikan waktu pengisian dengan aktivitas sehari-hari.

Selain stasiun pengisian khusus, OMO-X juga mendukung pengisian melalui perangkat charger portabel.

Perangkat ini memberikan fleksibilitas karena pengguna tidak selalu bergantung pada lokasi charging tertentu.

Daya pengisian dapat disesuaikan sehingga pengguna mempunyai pilihan ketika ingin mengisi baterai di rumah. 

Cara tersebut cocok untuk pengisian rutin ketika motor sedang tidak digunakan.

Omoway turut menyediakan dukungan pengisian melalui SPKLU yang kompatibel dengan kebutuhan OMO-X.

Dalam informasi produknya, pengisian menggunakan metode tersebut dapat mencapai kondisi penuh dalam waktu sekitar dua jam pada kondisi pengisian yang sesuai. 

Waktu tersebut tentu bukan angka mutlak karena proses charging dapat berubah mengikuti kemampuan sumber listrik dan kondisi baterai. 

Meski begitu, durasi tersebut membuat OMO-X cukup praktis untuk kendaraan listrik yang digunakan setiap hari.

Kemampuan mengisi daya dengan relatif cepat menjadi semakin penting karena OMO-X menawarkan jarak tempuh hingga 260 kilometer dalam kondisi pengujian tertentu.

Angka tersebut merupakan klaim pada kecepatan konstan 30 km per jam, sedangkan hasil pengujian WMTC RS1 untuk baterai Long Range mencapai hingga 210 kilometer. 

Artinya, pengguna tetap perlu memperhitungkan kecepatan, kondisi jalan, beban, cuaca, serta gaya berkendara ketika memperkirakan jarak tempuh sebenarnya.

Informasi tersebut penting agar ekspektasi penggunaan tidak hanya bergantung pada angka klaim pabrikan.

Dari sisi teknologi, sistem pengisian OMO-X juga terhubung dengan ekosistem kendaraan pintarnya.

Pengguna dapat memantau berbagai informasi kendaraan melalui aplikasi, termasuk kondisi baterai dan aktivitas pengisian. 

Baca Juga: Polsek Gapura Selidiki Meninggalnya Kakek di Gapura

Integrasi semacam ini membuat pemilik lebih mudah mengetahui kapan kendaraan membutuhkan daya tambahan. 

Fitur tersebut menjadi bagian dari pendekatan Omoway yang menggabungkan kendaraan listrik dengan teknologi digital.

Bagi pengguna dengan mobilitas tinggi, kemampuan mengatur waktu charging menjadi salah satu keuntungan utama.

Pengisian sebagian baterai hingga 80 persen dapat dilakukan ketika pengguna berhenti beraktivitas dalam waktu terbatas, sementara pengisian penuh bisa dijadwalkan saat kendaraan tidak digunakan. 

Pola tersebut memungkinkan pemilik mengurangi waktu menunggu tanpa harus selalu mengisi baterai sampai penuh.

Kebiasaan charging yang tepat juga dapat membantu penggunaan kendaraan menjadi lebih efisien.

Kehadiran beberapa opsi pengisian menunjukkan bahwa Omoway tidak hanya mengejar kapasitas baterai besar pada OMO-X.

Produsen juga berupaya membuat proses pengisian lebih mudah menyesuaikan kebutuhan pengguna, mulai dari penggunaan charger portabel hingga fasilitas charging berdaya lebih tinggi. 

Kombinasi tersebut menjadi penting karena tantangan motor listrik bukan hanya soal jarak tempuh, tetapi juga bagaimana kendaraan dapat kembali digunakan dengan cepat. 

Dalam konteks itu, sistem charging menjadi salah satu bagian penting dari pengalaman memiliki OMO-X.

Baca Juga: Bencana Kekeringan Berpotensi Meluas, BPBD Bangkalan Bakal Minta Bantuan Armada ke Provinsi

Dengan baterai Long Range 7,68 kWh, jarak tempuh yang diklaim mencapai 260 kilometer pada kondisi tertentu, serta pilihan metode pengisian, OMO-X menawarkan paket yang cukup menarik di kelas motor listrik premium.

Waktu charging sekitar 60 menit untuk 10-80 persen melalui stasiun pengisian Omoway dan sekitar dua jam untuk pengisian penuh melalui metode yang sesuai menjadi gambaran kemampuan pengisian kendaraan ini. 

Namun, angka tersebut tetap dapat berbeda dalam penggunaan nyata karena dipengaruhi berbagai kondisi teknis. 

Bagi calon pembeli, memahami pilihan charger dan pola penggunaan menjadi langkah penting sebelum menentukan OMO-X sebagai kendaraan harian.(Syarifah)

Editor : Amin Basiri
Omoway OMO-X cas baterai Omoway OMO-X baterai OMO-X motor listrik Omoway OMO-X Long Range