Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Review Pemilik Changan Lumin Setelah 4.000 Km, Irit Setara Motor tapi Ada Catatan Soal Stabilitas

Fadila An Naila • Minggu, 21 Juni 2026 | 18:27 WIB
Changan Lumin
Changan Lumin

RadarMadura.id - Mobil listrik mungil semakin diminati masyarakat Indonesia sebagai kendaraan harian yang efisien.

Salah satu model yang mulai menarik perhatian adalah Changan Lumin.

Pengalaman penggunaan mobil ini dibagikan oleh Oham Dunggio, seorang karyawan di Tangerang yang telah menggunakan Changan Lumin selama lima bulan.

Dalam periode tersebut, mobil listrik mungil itu telah menempuh jarak sekitar 4.000 kilometer.

Sebelum menggunakan Lumin, Oham merupakan pengguna Honda Brio.

Ia memutuskan beralih ke kendaraan listrik untuk mendukung mobilitas hariannya.

"So far so good," ujar Oham kepada Kompas.com.

Meski demikian, ia mengakui terdapat sejumlah perbedaan dibanding mobil sebelumnya.

Menurutnya, kenyamanan posisi duduk dan kelapangan kabin Honda Brio masih lebih unggul dibanding Changan Lumin.

Baca Juga: Hitungan Pajak BYD M6 DM per Tahun, Ini Rinciannya Berdasarkan NJKB

Biaya Operasional Jadi Daya Tarik Utama

Salah satu keunggulan terbesar Changan Lumin menurut Oham adalah efisiensi biaya operasional.

Dengan kebutuhan perjalanan harian sekitar 50 kilometer pulang-pergi, biaya pengisian daya dinilai sangat hemat.

Menurutnya, pengisian listrik sebesar Rp50 ribu cukup digunakan selama satu minggu.

Nilai ekonomi tersebut menjadi alasan utama dirinya puas menggunakan mobil listrik.

Bahkan, biaya operasionalnya disebut bisa lebih murah dibanding penggunaan sepeda motor untuk aktivitas harian.

Secara teknis, Changan Lumin memiliki daya jelajah hingga sekitar 300 kilometer dalam kondisi baterai penuh.

Jarak tersebut dinilai cukup untuk kebutuhan mobilitas perkotaan selama beberapa hari tanpa perlu pengisian ulang.

Perlu Investasi Home Charging

Untuk mendukung pengisian daya di rumah, Oham mengaku harus melakukan peningkatan kapasitas listrik.

Biaya yang dikeluarkan mencapai sekitar Rp15 juta.

Dana tersebut digunakan untuk penambahan daya listrik rumah menjadi 5.500 VA sekaligus pemasangan perangkat home charging.

Meski membutuhkan investasi awal, menurutnya biaya tersebut sebanding dengan penghematan yang diperoleh selama penggunaan kendaraan listrik.

Desain Unik Sering Dikira Mobil Eropa

Selain irit, desain Changan Lumin juga menjadi daya tarik tersendiri.

Bentuk bodi yang membulat dan tampil berbeda membuat mobil ini kerap menarik perhatian pengguna jalan lain.

Tidak sedikit orang yang mengira mobil tersebut merupakan produk asal Eropa.

Bahkan, beberapa orang menyangka Lumin sebagai varian tertentu dari Mini Cooper.

Saat mengetahui harga mobil ini jauh lebih terjangkau, banyak yang mengaku terkejut.

Stabilitas Jadi Salah Satu Kekurangan

Di balik efisiensinya, Oham mengungkap beberapa kekurangan yang ditemui selama penggunaan.

Salah satunya terkait stabilitas kendaraan saat melaju pada kecepatan tinggi.

Menurutnya, karakter bodi yang kurang aerodinamis membuat mobil mulai terasa kurang stabil ketika melaju di atas 60 kilometer per jam.

Saat kecepatan mencapai lebih dari 80 kilometer per jam di jalan tol, gejala limbung mulai terasa.

Kondisi tersebut membuat pengemudi perlu lebih berhati-hati saat berkendara di kecepatan tinggi.

Selain itu, setir mobil juga dinilai terlalu ringan.

Hal tersebut membuat pengemudi harus lebih fokus menjaga arah kendaraan.

Karakter Mundur Dinilai Kurang Halus

Kekurangan lain yang dirasakan terdapat pada saat kendaraan bergerak mundur.

Menurut Oham, respons akselerasi saat posisi gigi mundur terasa cukup agresif.

Pergerakannya tidak sehalus saat mobil bergerak maju.

Kondisi tersebut membuat proses parkir di area sempit membutuhkan perhatian lebih.

Terutama ketika diperlukan manuver yang presisi.

Kabin dan Bagasi Perlu Kompromi

Sebagai city car berukuran kompak, ruang kabin Changan Lumin memang tidak terlalu besar.

Kondisi ini memengaruhi kapasitas bagasi saat seluruh kursi digunakan penumpang.

Jika mobil diisi empat orang, ruang bagasi menjadi sangat terbatas.

Untuk membawa barang berukuran besar seperti koper, kursi belakang perlu dilipat terlebih dahulu.

Hal ini menjadi salah satu kompromi yang harus diterima pemilik kendaraan.

Kelebihan Changan Lumin

Berdasarkan pengalaman penggunaan selama lima bulan, berikut beberapa kelebihan Changan Lumin:

·       Biaya operasional sangat hemat

·       Pengisian daya sekitar Rp50 ribu cukup untuk satu minggu

·       Performa menanjak dinilai baik

·       Dilengkapi fitur hill assist

·       Akselerasi maju halus dan responsif

·       Desain unik dan menarik perhatian

·       Daya jelajah sekitar 300 kilometer cukup untuk kebutuhan perkotaan

Kekurangan Changan Lumin

Selain kelebihan, terdapat beberapa catatan dari pemilik:

·       Respons mundur terasa mengentak

·       Stabilitas berkurang pada kecepatan tinggi

·       Setir terlalu ringan

·       Kabin dan bagasi terbatas

·       Sistem hiburan dinilai masih standar

Baca Juga: Hasil pertandingan Jepang VS Tunisia:  Samurai Biru Bantai Tunisia 4-0  di Piala Dunia 2026

Changan Lumin menawarkan efisiensi biaya operasional yang menjadi daya tarik utama bagi pengguna perkotaan.

Dengan biaya pengisian daya yang sangat rendah dan daya jelajah yang cukup untuk kebutuhan harian, mobil listrik ini cocok digunakan sebagai kendaraan komuter.

Namun, pengguna tetap perlu mempertimbangkan beberapa keterbatasan seperti stabilitas di kecepatan tinggi, ruang kabin yang kompak, serta karakter akselerasi saat mundur sebelum memutuskan untuk memilikinya. (fadila)

Editor : Fadila An Naila
#Changan Lumin #review Changan Lumin #kelebihan Changan Lumin #kekurangan Changan Lumin #Mobil listrik Murah