RadarMadura.id - Persaingan smartphone kelas menengah di Indonesia semakin menarik dengan hadirnya POCO X8 Pro dan iQOO Z11 5G.
Kedua perangkat ini sama-sama menyasar pengguna yang menginginkan performa tinggi tanpa harus membeli ponsel flagship.
Menariknya, keduanya dijual di rentang harga Rp 5 jutaan.
Meski demikian, masing-masing menawarkan keunggulan yang berbeda.
POCO X8 Pro lebih menonjol pada sektor performa, multimedia, dan kemampuan gaming.
Sementara iQOO Z11 hadir dengan daya tahan baterai yang menjadi salah satu yang terbesar di pasar smartphone Indonesia saat ini.
Harga POCO X8 Pro dan iQOO Z11
POCO X8 Pro tersedia dalam tiga pilihan konfigurasi memori.
Varian 8 GB/256 GB dibanderol Rp 4.999.000.
Varian 8 GB/512 GB dijual Rp 5.399.000.
Sementara model tertinggi 12 GB/512 GB dipasarkan seharga Rp 5.799.000.
Di sisi lain, iQOO Z11 juga dibuka dari harga Rp 4.999.000 untuk varian 8 GB/128 GB.
Model 8 GB/256 GB dibanderol Rp 5.699.000.
Sedangkan varian tertinggi 12 GB/256 GB dijual Rp 6.899.000.
Baca Juga: Sering Lewat Tanjakan dan Turunan? Begini Fungsi Mode Ds dan L di Mobil Mitsubishi
Performa, POCO X8 Pro Lebih Unggul
Jika performa menjadi prioritas utama, POCO X8 Pro berada selangkah di depan.
Perangkat ini ditenagai chipset MediaTek Dimensity 8500 Ultra berbasis fabrikasi 4 nanometer.
Chip tersebut dipadukan dengan RAM LPDDR5X dan penyimpanan UFS 4.1.
Kombinasi tersebut membuat proses membuka aplikasi, multitasking, hingga bermain game terasa lebih responsif.
Sementara itu, iQOO Z11 versi Indonesia menggunakan Snapdragon 7s Gen 4.
Meski masih mampu menjalankan berbagai aplikasi dan game modern dengan baik, performanya berada di bawah Dimensity 8500 Ultra.
Perbedaan juga terlihat pada teknologi memori.
iQOO Z11 masih menggunakan RAM LPDDR4X dan penyimpanan UFS 3.1.
Perbandingan Performa
|
Spesifikasi |
POCO X8 Pro |
iQOO Z11 |
|
Chipset |
Dimensity 8500 Ultra |
Snapdragon 7s Gen 4 |
|
RAM |
LPDDR5X |
LPDDR4X |
|
Storage |
UFS 4.1 |
UFS 3.1 |
|
Skor AnTuTu |
2,1–2,28 juta |
Sekitar 1,2 juta |
Layar Sama-sama Menarik
Kedua ponsel menggunakan panel AMOLED beresolusi 1,5K.
Namun masing-masing memiliki karakter berbeda.
POCO X8 Pro mengusung layar AMOLED 6,59 inci dengan refresh rate 120 Hz.
Perangkat ini juga telah mendukung Dolby Vision dan HDR10+ yang membuat kualitas warna terlihat lebih kaya saat menikmati konten video.
Di sisi lain, iQOO Z11 menawarkan layar lebih besar berukuran 6,83 inci.
Refresh rate mencapai 144 Hz sehingga animasi dan scrolling terasa lebih mulus.
Tingkat kecerahan puncaknya juga mencapai 5.000 nit.
Bagi pengguna yang lebih sering bermain game kompetitif, layar iQOO Z11 terasa lebih menarik.
Namun untuk pengalaman multimedia dan streaming, POCO X8 Pro memiliki keunggulan berkat dukungan Dolby Vision.
Baterai Jadi Senjata Utama iQOO Z11
Jika ada satu sektor yang menjadi keunggulan mutlak iQOO Z11, jawabannya adalah baterai.
Smartphone ini dibekali baterai Silicon BlueVolt berkapasitas 9.020 mAh.
Kapasitas tersebut bahkan mencatatkan rekor MURI sebagai smartphone dengan baterai terbesar yang dipasarkan di Indonesia.
Penggunaan normal diklaim mampu bertahan hingga dua hari tanpa perlu mengisi daya.
Meski kapasitasnya besar, bodinya tetap tergolong ramping dengan ketebalan sekitar 8,3 mm.
POCO X8 Pro membawa baterai 6.500 mAh yang masih tergolong besar untuk kelasnya.
Namun kapasitas tersebut tetap kalah jauh dibanding milik iQOO Z11.
Sebagai kompensasi, POCO menawarkan pengisian daya lebih cepat hingga 100 watt.
Sementara iQOO Z11 mendukung pengisian cepat 90 watt.
Kamera, POCO Lebih Lengkap
Di sektor fotografi, POCO X8 Pro menawarkan konfigurasi kamera yang lebih fleksibel.
Perangkat ini menggunakan kamera utama 50 MP dengan OIS dan kamera ultrawide 8 MP.
Kehadiran kamera ultrawide membuat pengguna lebih leluasa saat mengambil foto pemandangan atau foto kelompok.
POCO juga mendukung perekaman video hingga 4K 60 fps dan HDR10+.
Sebaliknya, iQOO Z11 hanya dibekali kamera utama 50 MP Sony IMX882 dan sensor tambahan 2 MP.
Meski demikian, kamera depan iQOO Z11 lebih unggul.
Sensor 32 MP yang digunakan sudah mendukung perekaman video 4K.
Fitur ini cocok bagi pengguna yang aktif membuat konten menggunakan kamera selfie.
Spesifikasi Ringkas
POCO X8 Pro
· Layar AMOLED 6,59 inci 1,5K 120 Hz
· Dimensity 8500 Ultra
· RAM LPDDR5X hingga 12 GB
· Storage UFS 4.1 hingga 512 GB
· Kamera 50 MP + 8 MP ultrawide
· Kamera depan 20 MP
· Baterai 6.500 mAh
· Fast charging 100 watt
· Wi-Fi 7 dan Bluetooth 6.0
iQOO Z11
· Layar AMOLED 6,83 inci 1,5K 144 Hz
· Snapdragon 7s Gen 4
· RAM LPDDR4X hingga 12 GB
· Storage UFS 3.1 hingga 256 GB
· Kamera utama 50 MP
· Kamera depan 32 MP
· Baterai 9.020 mAh
· Fast charging 90 watt
· Bypass charging
Mana yang Lebih Layak Dipilih?
POCO X8 Pro lebih cocok bagi pengguna yang mengutamakan performa tinggi, gaming, kecepatan penyimpanan, dan kemampuan multimedia.
Kombinasi Dimensity 8500 Ultra, UFS 4.1, serta dukungan Dolby Vision membuatnya unggul di banyak aspek.
Sementara itu, iQOO Z11 menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang menginginkan daya tahan baterai ekstrem.
Baterai 9.020 mAh menjadi nilai jual utama yang sulit ditandingi kompetitor di kelas harga yang sama.
POCO X8 Pro dan iQOO Z11 sama-sama menawarkan paket menarik di segmen menengah premium.
POCO X8 Pro unggul pada performa, multimedia, dan konfigurasi kamera yang lebih lengkap.
Sedangkan iQOO Z11 menonjol berkat baterai jumbo yang mampu menemani aktivitas sepanjang hari bahkan hingga dua hari penggunaan.
Pilihan terbaik pada akhirnya bergantung pada kebutuhan masing-masing pengguna. (fadila)
Editor : Fadila An Naila