RadarMadura.id - Pasar smartwatch global mencatat pertumbuhan positif pada kuartal pertama 2026.
Berdasarkan laporan Counterpoint Research yang dikutip Gizmochina, pengiriman smartwatch dunia meningkat 4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Di tengah pertumbuhan tersebut, Huawei tampil dominan di pasar China dengan menguasai sekitar 40 persen pangsa pasar.
Sementara itu, Apple masih mempertahankan posisi sebagai pemimpin pasar global dengan pangsa pasar 23 persen.
Perusahaan asal Amerika Serikat tersebut juga mencatat pertumbuhan pengiriman tercepat di antara merek-merek besar lainnya.
Pasar Smartwatch Global Tumbuh Stabil
Counterpoint Research melaporkan bahwa peningkatan pasar tidak hanya terlihat dari sisi volume pengiriman.
Harga jual rata-rata smartwatch secara global juga mengalami kenaikan.
Rata-rata harga jual perangkat naik 6 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Kenaikan tersebut didorong oleh hadirnya fitur-fitur baru yang semakin canggih.
Teknologi yang menjadi pendorong antara lain sensor kesehatan yang lebih akurat, kemampuan kecerdasan buatan (AI), dukungan konektivitas 5G RedCap, serta fitur konektivitas satelit.
Tren tersebut menunjukkan bahwa konsumen mulai beralih ke perangkat wearable premium yang menawarkan fungsi kesehatan dan konektivitas lebih lengkap.
Baca Juga: Daftar Smartphone Gaming Terbaik Juni 2026, Fokus pada Performa Stabil dan Pendinginan Canggih
Apple Masih Memimpin Pasar Dunia
Apple mempertahankan posisi teratas dengan pangsa pasar global sebesar 23 persen pada kuartal pertama 2026.
Menurut analis Counterpoint Research, Anshika Jain, salah satu pendorong utama pertumbuhan Apple berasal dari tingginya minat terhadap Apple Watch SE 3.
Produk tersebut dinilai berhasil menarik pengguna baru melalui kombinasi harga yang lebih terjangkau dan peningkatan fitur kesehatan.
Fitur yang banyak diminati mencakup pemantauan kualitas tidur.
Selain itu, tersedia pula fitur monitoring suasana hati atau mood.
Apple Watch SE 3 juga dibekali kemampuan deteksi aritmia jantung.
Secara global, pengiriman smartwatch Apple tumbuh 21 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Huawei Dominan di Pasar China
China menjadi salah satu pasar smartwatch dengan pertumbuhan tercepat pada awal 2026.
Pengiriman smartwatch di negara tersebut meningkat 15 persen secara tahunan.
Huawei menjadi pemain terbesar dengan menguasai sekitar 40 persen pasar.
Posisi berikutnya ditempati oleh Imoo dan Xiaomi.
Keberhasilan Huawei didukung oleh portofolio produk yang menjangkau berbagai segmen harga.
Perusahaan itu juga memperoleh keuntungan dari integrasi yang kuat dengan ekosistem HarmonyOS.
Selain itu, Huawei terus memperkuat fitur kesehatan dan kebugaran pada perangkat wearable miliknya.
Fitur yang ditawarkan mencakup pemantauan tidur.
Huawei juga menghadirkan fitur pemantauan kesehatan emosional.
Kemampuan deteksi aritmia jantung turut menjadi salah satu nilai tambah produk-produknya.
Program subsidi pemerintah China untuk produk elektronik juga membantu meningkatkan pembelian perangkat baru.
Kebijakan tersebut turut mendorong percepatan adopsi smartwatch di negara tersebut.
Huawei Tempati Posisi Kedua Global
Dominasi di pasar domestik turut memperkuat posisi Huawei di tingkat dunia.
Perusahaan tersebut kini menguasai sekitar 17 persen pangsa pasar smartwatch global.
Capaian itu menempatkan Huawei di posisi kedua setelah Apple.
Persaingan pasar diperkirakan akan semakin ketat seiring semakin luasnya penggunaan teknologi AI dan sensor pintar pada perangkat wearable.
Prospek Industri Smartwatch
Perkembangan teknologi kesehatan digital menjadi salah satu faktor utama yang mendorong pertumbuhan pasar smartwatch.
Produsen kini tidak lagi hanya menawarkan fungsi penunjuk waktu.
Smartwatch semakin berkembang menjadi perangkat pemantau kesehatan yang cerdas.
Meski prospeknya masih positif, pelaku industri tetap menghadapi sejumlah tantangan.
Tantangan tersebut meliputi pasokan komponen dan persaingan harga yang semakin kompetitif.
Pertumbuhan pada awal 2026 menunjukkan bahwa minat konsumen terhadap perangkat wearable masih kuat.
Terutama untuk produk yang menawarkan kombinasi fitur kesehatan, kecerdasan buatan, dan konektivitas generasi terbaru. (fadila)
Editor : Fadila An Naila