Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Chery Klaim Biaya Mobilitas Harian Mulai Rp13 Ribuan dengan Teknologi Super Hybrid

Fadila An Naila • Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:06 WIB
Chery TIGGO 9 CSH
Chery TIGGO 9 CSH

RadarMadura.id - Chery Indonesia memperkenalkan teknologi Chery Super Hybrid (CSH) yang diklaim mampu menghadirkan efisiensi biaya mobilitas harian mulai dari Rp13 ribuan.

Teknologi tersebut diterapkan pada sejumlah model, yakni TIGGO C5 CSH, TIGGO Cross CSH, TIGGO 8 CSH, dan TIGGO 9 CSH.

Melalui pendekatan elektrifikasi yang disesuaikan dengan kebutuhan konsumen Indonesia, Chery mengusung dua konsep utama, yaitu “Weekday EV, Weekend Hybrid” dan “Save Everyday”.

Kedua konsep tersebut dirancang untuk memberikan efisiensi energi tanpa mengurangi kenyamanan maupun fleksibilitas perjalanan.

Baca Juga: Perbandingan Kamera iPhone 17 Pro Max dan Vivo X300 Ultra, Unggul Mana untuk Foto dan Video?

Daya Jelajah Lebih dari 1.200 Kilometer

Vice Country Director Chery Business Unit, Budi Darmawan Jantania, mengatakan Chery ingin menghadirkan solusi mobilitas yang lebih efisien di tengah meningkatnya perhatian masyarakat terhadap biaya transportasi.

Menurutnya, teknologi Chery Super Hybrid memberikan manfaat elektrifikasi berupa efisiensi energi, pengalaman berkendara yang halus, serta daya jelajah panjang.

Teknologi tersebut diklaim mampu menghadirkan jarak tempuh lebih dari 1.200 kilometer dalam satu siklus penggunaan.

"Melalui pilihan lini kendaraan Chery Super Hybrid, kami menghadirkan manfaat elektrifikasi seperti efisiensi energi terukur, pengalaman berkendara halus, serta daya jelajah lebih panjang untuk memberikan rasa tenang di perjalanan," ujar Budi Darmawan Jantania.

Konsep Weekday EV, Weekend Hybrid

Pada model TIGGO 8 CSH dan TIGGO 9 CSH yang menggunakan teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), Chery menerapkan konsep “Weekday EV, Weekend Hybrid”.

Melalui konsep tersebut, kendaraan dapat digunakan layaknya mobil listrik untuk kebutuhan mobilitas harian.

Sementara untuk perjalanan jarak jauh pada akhir pekan, sistem hybrid memberikan fleksibilitas tambahan melalui dukungan mesin bensin.

Berdasarkan simulasi Chery dengan asumsi harga BBM Rp16.250 per liter dan tarif listrik rumah tangga Rp1.700 per kWh, perjalanan harian sejauh 40 kilometer dalam mode listrik membutuhkan biaya sekitar Rp13.878 per hari untuk TIGGO 8 CSH.

Sementara itu, TIGGO 9 CSH diperkirakan memerlukan biaya energi sekitar Rp13.073 per hari untuk jarak yang sama.

Perjalanan Luar Kota Tetap Efisien

Untuk perjalanan akhir pekan sejauh 240 kilometer, TIGGO 8 CSH diperkirakan membutuhkan biaya energi sekitar Rp159.513.

Sementara pada TIGGO 9 CSH, perjalanan dengan pengisian daya berkala setiap 120 kilometer diklaim dapat dilakukan sepenuhnya menggunakan mode listrik.

Dalam skenario tersebut, biaya energi yang dibutuhkan hanya sekitar Rp78.462 tanpa konsumsi bahan bakar bensin.

Jika digunakan sejauh 1.200 kilometer per bulan, biaya energi TIGGO 8 CSH diperkirakan mencapai Rp568.909.

Adapun TIGGO 9 CSH membutuhkan sekitar Rp392.199 per bulan.

Menurut simulasi Chery, angka tersebut lebih rendah dibandingkan kendaraan bensin konvensional yang diperkirakan memerlukan biaya sekitar Rp1.397.500 per bulan.

TIGGO Cross CSH dan C5 CSH Fokus Efisiensi Harian

Selain model PHEV, Chery juga menawarkan TIGGO Cross CSH dan C5 CSH yang menggunakan teknologi Hybrid Electric Vehicle (HEV).

TIGGO Cross CSH mengusung konsep “Save Everyday” dengan konsumsi bahan bakar sekitar 20 kilometer per liter.

Biaya penggunaan diperkirakan berada di angka Rp812,5 per kilometer.

Untuk perjalanan harian sejauh 40 kilometer, biaya energi yang dibutuhkan sekitar Rp32.500 per hari.

Sedangkan untuk jarak 60 kilometer, estimasinya sekitar Rp48.750 per hari.

Dalam penggunaan 1.200 kilometer per bulan, biaya bahan bakar TIGGO Cross CSH diperkirakan mencapai Rp975.000.

Angka tersebut diklaim lebih hemat sekitar Rp422.500 dibandingkan kendaraan bensin konvensional.

Sementara itu, C5 CSH menawarkan konsumsi bahan bakar hingga 20,4 kilometer per liter.

Biaya perjalanan harian 40 kilometer diperkirakan sekitar Rp31.863.

Untuk penggunaan 60 kilometer per hari, biaya operasionalnya sekitar Rp47.794.

Jika digunakan sejauh 1.200 kilometer per bulan, biaya bahan bakarnya diperkirakan mencapai Rp955.882.

Baca Juga: Mitsubishi eK X EV 2026 Segera Masuk Dealer Jepang, Mobil Listrik Mungil Dibanderol Mulai Rp270 Jutaan

Dorong Transisi Menuju Mobilitas Elektrifikasi

Budi menegaskan bahwa Chery ingin menghadirkan teknologi yang mampu menggabungkan efisiensi dan fleksibilitas dalam satu kendaraan.

Menurutnya, konsumen dapat memilih kendaraan yang hemat untuk penggunaan harian sekaligus tetap mampu mendukung perjalanan jarak jauh.

Kehadiran lini Chery Super Hybrid menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam memperluas akses terhadap teknologi elektrifikasi di Indonesia.

Melalui kombinasi teknologi PHEV dan HEV, Chery berharap semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat kendaraan elektrifikasi dalam aktivitas sehari-hari tanpa harus mengubah pola mobilitas secara drastis. (fadila)

Editor : Fadila An Naila
#Chery Indonesia #Chery Super Hybrid #TIGGO 8 CSH #TIGGO 9 CSH #mobil hybrid Chery