Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu, BYD Siapkan Mobil Hybrid Super Irit yang Siap Jadi Bintang GIIAS 2026

Hasan Bashri • Jumat, 12 Juni 2026 | 20:19 WIB
BYD M6 DM-i
BYD M6 DM-i

RadarMadura.id— Lonjakan harga bahan bakar non-subsidi mulai mengubah pola pikir banyak konsumen otomotif di Indonesia.

Biaya operasional kendaraan kini menjadi pertimbangan utama sebelum memutuskan pembelian mobil baru.

Situasi tersebut membuka peluang besar bagi kendaraan elektrifikasi yang menawarkan efisiensi lebih tinggi.

BYD tampaknya melihat momentum tersebut sebagai kesempatan untuk memperluas dominasinya di pasar nasional.

Pabrikan asal China itu dikabarkan tengah menyiapkan sejumlah model Plug-in Hybrid Electric Vehicle atau PHEV untuk pasar Indonesia.

Teknologi yang dibawa mengandalkan sistem Dual Mode atau DM-i yang telah menjadi salah satu andalan BYD di berbagai negara.

Baca Juga: Harga Pertamax Naik, Mitsubishi XForce Hybrid Siap Jadi Opsi SUV Hemat untuk Harian

Sistem tersebut menggabungkan mesin bensin dan motor listrik dalam satu paket yang saling melengkapi.

Hasilnya adalah konsumsi bahan bakar yang jauh lebih efisien dibanding kendaraan konvensional.

Salah satu model yang paling menarik perhatian adalah BYD M6 DM-i.

Mobil keluarga tiga baris penumpang ini disebut akan memperoleh teknologi Super Hybrid DM-i yang telah diperbarui.

Baterai hybrid yang digunakan memungkinkan kendaraan berjalan dalam mode listrik murni hingga sekitar 105 kilometer.

Ketika dikombinasikan dengan mesin bensin, jarak tempuh totalnya diklaim mampu mencapai sekitar 1.100 kilometer.

Selain M6 DM-i, BYD juga menyiapkan SUV baru bernama Sealion 08 PHEV.

Model tersebut dijadwalkan meluncur menjelang penyelenggaraan GAIKINDO Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2026.

Sealion 08 PHEV menawarkan kemampuan jelajah gabungan hingga sekitar 900 kilometer.

Angka tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi pengguna yang sering melakukan perjalanan jarak jauh.

Langkah agresif BYD juga terlihat melalui sub-brand premiumnya, Denza.

Pabrikan ini sebelumnya memperkenalkan Denza B5 yang mengusung teknologi Dual Mode Offroad atau DMO.

Selain itu, Denza B8 juga dipersiapkan sebagai SUV tujuh penumpang dengan sistem Super Hybrid terbaru.

Kehadiran kedua model tersebut diperkirakan akan menambah tekanan bagi segmen SUV premium bermesin bensin murni.

Teknologi PHEV menawarkan pendekatan yang berbeda dibanding mobil hybrid konvensional.

Motor listrik menjadi sumber tenaga utama dalam berbagai kondisi berkendara sehari-hari.

Mesin bensin hanya bekerja ketika diperlukan untuk menjaga efisiensi dan memperpanjang jarak tempuh.

Konsep ini membuat penggunaan bahan bakar dapat ditekan secara signifikan.

Keuntungan lain yang menjadi perhatian masyarakat adalah biaya kepemilikan yang lebih rendah.

Kendaraan listrik maupun elektrifikasi umumnya memperoleh berbagai insentif yang mendukung efisiensi biaya jangka panjang.

Pajak tahunan mobil listrik bahkan jauh lebih rendah dibanding kendaraan bermesin bensin pada kelas yang sama.

Faktor tersebut semakin relevan ketika harga bahan bakar terus menunjukkan tren peningkatan.

GIIAS 2026 diperkirakan menjadi panggung penting bagi BYD untuk memperkenalkan generasi terbaru kendaraan hybridnya.

Kombinasi efisiensi bahan bakar, jarak tempuh panjang, dan teknologi modern berpotensi menarik minat konsumen dalam jumlah besar.

Baca Juga: Kamera ZEISS APO Telephoto Vivo X100 Pro Bikin Takjub, Zoom 100x Tetap Tajam dan Minim Distorsi

Masyarakat yang mencari kendaraan hemat operasional kini memiliki lebih banyak pilihan selain mobil listrik murni.

Jika seluruh model tersebut resmi meluncur sesuai rencana, BYD berpeluang memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain utama kendaraan elektrifikasi di Indonesia. (Hasan) 

Editor : Hasan Bashri
#GIIAS 2026 #mobil hemat BBM #BYD hybrid #Harga Pertamax #Pertamax Naik