Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Sering Pegal Saat Naik Motor Jarak Jauh? Begini Posisi Duduk yang Benar agar Tubuh Tidak Cepat Lelah

Hasan Bashri • Selasa, 9 Juni 2026 | 11:22 WIB
Ilustrasi Pengendara yang Menepi Sejenak saat Melakukan Perjalanan Jauh karena Merasa Tubuhnya Pegal-pegal.
Ilustrasi Pengendara yang Menepi Sejenak saat Melakukan Perjalanan Jauh karena Merasa Tubuhnya Pegal-pegal.

RadarMadura.id— Banyak pengendara motor menganggap rasa pegal saat berkendara jarak jauh sebagai hal yang wajar.

Padahal, kondisi tersebut sering kali disebabkan oleh posisi duduk yang kurang tepat.

Kesalahan kecil dalam menempatkan punggung, tangan, maupun kaki dapat membuat tubuh lebih cepat lelah.

Jika dibiarkan, konsentrasi berkendara juga bisa menurun dan meningkatkan risiko kecelakaan.

Salah satu kunci kenyamanan saat mengendarai motor adalah menjaga posisi punggung tetap tegak.

Meski demikian, tubuh tidak perlu dibuat terlalu kaku selama perjalanan.

Posisi tegak yang rileks membantu menjaga sirkulasi darah tetap lancar dan mengurangi tekanan pada tulang belakang.

Baca Juga: Memori HP Selalu Penuh Gara-Gara WhatsApp? Coba 4 Pengaturan Ini, Ruang Penyimpanan Langsung Lega

Selain itu, otot leher dan bahu tidak akan mudah tegang meski digunakan dalam waktu lama.

Pengendara juga disarankan duduk tepat di bagian tengah jok.

Posisi ini membuat distribusi berat badan lebih seimbang saat motor melaju.

Duduk terlalu maju atau terlalu mundur dapat mengurangi kenyamanan dan mengganggu kendali kendaraan.

Keseimbangan tubuh yang baik akan membantu pengendara lebih percaya diri saat bermanuver.

Bagian tangan juga memiliki peran penting dalam menciptakan posisi berkendara yang ergonomis.

Saat memegang setang, hindari meluruskan siku secara penuh.

Siku yang sedikit menekuk berfungsi sebagai peredam alami ketika motor melewati jalan bergelombang.

Posisi tersebut juga memberikan ruang gerak yang lebih baik saat harus melakukan manuver mendadak.

Kesalahan lain yang cukup sering terjadi adalah menggenggam grip gas terlalu kuat.

Kebiasaan ini membuat otot tangan dan pergelangan lebih cepat mengalami kelelahan.

Sebaiknya pegang setang dengan santai namun tetap mantap.

Cara ini membantu mengurangi risiko kram sekaligus menjaga kontrol kendaraan tetap optimal.

Untuk meningkatkan respons saat berkendara, dua jari tangan dapat ditempatkan di atas tuas rem.

Posisi tersebut memungkinkan pengendara melakukan pengereman lebih cepat ketika menghadapi situasi darurat.

Meski terlihat sederhana, kebiasaan ini dapat memberikan tambahan waktu reaksi yang sangat berharga.

Terutama saat berkendara di jalan padat dengan kondisi lalu lintas yang dinamis.

Posisi kaki juga tidak boleh diabaikan selama perjalanan.

Pada motor bebek dan sport, lutut sebaiknya sedikit merapat ke tangki atau bodi motor.

Posisi ini membantu menjaga keseimbangan sekaligus mengurangi tekanan angin yang mengenai tubuh.

Selain lebih stabil, kaki juga tidak mudah pegal saat digunakan dalam waktu lama.

Bagi pengguna motor matic, telapak kaki sebaiknya bertumpu rata pada alas pijakan.

Posisi tersebut membuat tubuh lebih rileks dan membantu menjaga postur tetap seimbang.

Hindari kebiasaan menggantungkan kaki atau meletakkannya pada posisi yang tidak stabil.

Cara duduk yang benar akan membuat perjalanan terasa lebih nyaman dan aman.

Saat melakukan perjalanan jauh atau touring, pengendara juga perlu mengubah posisi duduk secara berkala.

Perubahan kecil pada posisi tubuh dapat membantu mengurangi tekanan pada titik tertentu yang mulai terasa pegal.

Pergerakan sederhana ini sebaiknya dilakukan saat kondisi jalan aman dan tidak ramai.

Dengan begitu, tubuh tetap nyaman tanpa mengganggu konsentrasi berkendara.

Baca Juga: Sinyal Wi-Fi Rumah Sering Lemot? Coba Atur Posisi Antena Router Seperti Ini agar Internet Lebih Kencang

Selain memperhatikan posisi duduk, istirahat berkala tetap menjadi faktor penting untuk menjaga stamina.

Luangkan waktu sekitar 15 hingga 20 menit setiap 1,5 hingga 2 jam perjalanan.

Gunakan kesempatan tersebut untuk melakukan peregangan ringan pada leher, punggung, tangan, dan kaki.

Kebiasaan sederhana ini terbukti efektif menjaga kebugaran tubuh sehingga perjalanan jauh dapat ditempuh dengan lebih nyaman dan aman. (Hasan) 

Editor : Hasan Bashri
#posisi duduk motor #tips berkendara nyaman #touring motor #posisi berkendara yang benar #ergonomi pengendara motor