RadarMadura.id - Hyundai resmi membuka pre order Ioniq 5 Facelift 2026 untuk pasar Indonesia dan global dengan pembaruan besar pada baterai yang kini berkapasitas 84 kWh serta estimasi jarak tempuh hingga sekitar 530 sampai 690 km tergantung metode pengujian.
Mobil listrik ini dipasarkan di Indonesia dengan kisaran harga sekitar Rp 800 juta hingga Rp 900 juta dan mulai tersedia melalui sistem inden pada Mei 2026.
Hyundai Perkuat Posisi di Pasar EV Indonesia
Hyundai kembali mempertegas dominasinya di segmen mobil listrik Indonesia melalui penyegaran Ioniq 5 Facelift 2026 yang kini hadir dengan peningkatan signifikan pada performa dan teknologi.
Berdasarkan pantauan kami, langkah ini menunjukkan bahwa Hyundai tidak hanya fokus pada penjualan awal tetapi juga menjaga relevansi produk di tengah persaingan EV yang semakin ketat.
Hal ini menjadi kabar baik bagi konsumen Indonesia yang menginginkan mobil listrik dengan teknologi matang dan dukungan infrastruktur fast charging yang sudah cukup berkembang.
Baterai Lebih Besar dan Jarak Tempuh Lebih Jauh
Pembaruan paling signifikan pada Ioniq 5 Facelift 2026 terletak pada kapasitas baterai Long Range yang kini meningkat menjadi 84 kWh.
Sebelumnya model ini menggunakan baterai 72,6 kWh sehingga peningkatan ini memberikan dampak langsung pada efisiensi jarak tempuh.
Dengan baterai baru tersebut, Ioniq 5 mampu menempuh jarak sekitar 530 hingga 690 km tergantung standar pengujian.
Peningkatan ini membuatnya semakin kompetitif untuk penggunaan harian maupun perjalanan jarak jauh di Indonesia.
Performa Lebih Bertenaga dan Tetap Efisien
Hyundai juga meningkatkan performa motor listrik pada varian tertentu yang kini mencapai 228 PS dari sebelumnya 217 PS.
Kenaikan tenaga ini membuat akselerasi terasa lebih responsif tanpa mengorbankan efisiensi energi.
Bagi pengguna di Indonesia, karakter ini cocok untuk kondisi jalan perkotaan maupun tol antarkota yang semakin berkembang.
Menurut kami, peningkatan performa ini cukup terasa terutama bagi pengemudi yang mengutamakan kenyamanan sekaligus tenaga.
Desain Lebih Segar dan Fitur Tambahan
Dari sisi eksterior, Ioniq 5 Facelift 2026 mendapatkan revisi ringan pada bumper depan dan belakang serta desain pelek baru.
Perubahan ini membuat tampilannya terlihat lebih agresif namun tetap mempertahankan identitas futuristik khas Ioniq 5.
Salah satu fitur yang akhirnya hadir adalah rear wiper yang sebelumnya banyak diminta oleh konsumen global.
Penambahan ini menunjukkan bahwa Hyundai cukup responsif terhadap masukan pengguna.
Interior Lebih Praktis dan Modern
Interior Ioniq 5 juga mengalami penyegaran terutama pada konsol tengah yang kini lebih fungsional.
Sistem infotainment sudah mendukung wireless Apple CarPlay dan Android Auto untuk kemudahan konektivitas.
Tersedia juga tombol fisik untuk kontrol pemanas kursi dan setir yang meningkatkan ergonomi penggunaan.
Indikator baterai pada tombol klakson menjadi detail kecil yang menambah kesan futuristik.
Teknologi Charging Super Cepat 800 Volt
Ioniq 5 tetap mempertahankan keunggulan utama berupa arsitektur 800 volt yang memungkinkan pengisian daya sangat cepat.
Dengan teknologi ini, baterai dapat terisi dari 10 persen hingga 80 persen hanya dalam waktu sekitar 18 menit.
Bagi pasar Indonesia, ini menjadi salah satu keunggulan paling relevan karena mengurangi waktu tunggu pengisian daya secara signifikan.
Hal ini membuat mobil listrik ini semakin praktis untuk mobilitas harian maupun perjalanan luar kota.
Harga dan Varian di Indonesia
Hyundai membuka pre order Ioniq 5 Facelift 2026 dengan harga di kisaran Rp 800 juta hingga Rp 900 juta.
Varian yang tersedia mencakup Signature Long Range dengan baterai 84 kWh dan Prime Long Range 84 kWh.
Tersedia juga Signature Standard Range dengan baterai 58 kWh untuk pilihan yang lebih terjangkau.
Model ini diposisikan sebagai salah satu EV premium yang tetap menyasar pasar luas di Indonesia.
Hyundai Ioniq 5 Facelift 2026 memperlihatkan evolusi penting pada mobil listrik dengan fokus pada jarak tempuh lebih jauh, pengisian lebih cepat, dan fitur yang lebih matang.
Berdasarkan pengamatan kami, langkah ini memperkuat posisi Hyundai sebagai salah satu pemimpin pasar EV di Indonesia yang tidak hanya menjual inovasi tetapi juga konsistensi produk.
Menurut Anda, apakah peningkatan jarak tempuh hingga hampir 700 km ini sudah cukup untuk membuat mobil listrik benar benar menggantikan mobil bensin di Indonesia. (fadila)
Editor : Fadila An Naila